Apresiasi Kinerja DKPPKB, Bupati Morowali Buka Kegiatan Penilaian Kinerja Stunting

  Monday 28 September 2020   helman kaimu     2301

2

Morowalikab.go.id, Bungku, Untuk mendukung strategi percepatan pencegahan stunting atau kondisi gagal tumbuh anak, Bupati Morowali, Drs. Taslim membuka kegiatan Penilaian Kinerja Stunting di Kabupaten Morowali.

Kegiatan yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung di Gedung Serba Guna Achmad Hadie, Kelurahan Matano Kecamatan Bungku Tengah, Senin (28/09/20) pagi.

3

Hadir dalam Kegiatan diantaranya, Kepala Bappeda Prov Sulteng diwakili Kasubbid Perencanaan Ekonomi, Dr. Moh. Saleh N Lubis, S.Pi., M.Si, Kepala BP3D Morowali, Drs. Emil Ponto, M.Si, Kadis KPPKB Kabupaten Morowali, Ashar Ma’aruf, SE., M.Si, Camat se-Kabupaten Morowali dan Perwakilan OPD lingkup Pemkab Morowali. Selain itu, hadir pula Tim Peninjau dari perwakilan Kabupaten Poso, Kabupaten Morowali Utara dan Kabupaten Tojo Una-Una.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 hari pertama kehidupan  dengan ciri keadaan tinggi badan anak tidak sesuai umurnya. Permasalahan stunting ada dua faktor yakni faktor kurangnya asupan gizi dan infeksi berulang.

5

Selain itu, Pelaksanaan aksi penurunan stunting merupakan komitmen bagi kita semua untuk pencegahan stunting. Hal ini dikatakan Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah diwakili Kasubbid Perencanaan Ekonomi, Dr. Moh. Saleh N Lubis, S.Pi., M.Si,  saat meyampaikan laporannya.

Ia menambahkan, tujuan Penilaian kinerja adalah untuk memberikan informasi mengenai aspek kinerja tentang apa yang sudah baik dan apa yang perlu ditingkatkan yang merupakan perbandingan kinerja dari setiap Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi merupakan proses penilaian kinerja kabupaten dan kota dalam upaya untuk memperbaiki konvergensi interfensi fisik baik spesifik maupun sensitif.

‘’Penilaian kinerja pencegahan stunting untuk memberikan informasi serta menginterfensi sejauh mana upaya Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penanganan pencegahan stunting dan melakukan Interfensi sensitif seperti meninjau ketersediaan air bersih, sanitasi, kesehatan lingkungan, pola maka, asupan gizi dan sebagainya. Penurunan stunting penting dilakukan melalui multi sektor seperti Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas PUPR dan OPD terkait lainnya,’’  lanjut Moh Saleh N Lubis.

1

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim mengungkapkan, jika pemberi kontribusi terbesar dalam pertumbuhan stunting adalah faktor kemiskinan, harus secepatnya diantisipasi oleh seluruh elemen termasuk OPD. Olehnya, mari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait membuat Program yang berkorelasi dengan penanganan Stunting di Kabupaten Morowali.

‘’Jika faktor Kemiskinan yang menimbulkan tingginya angka stunting di Kabupaten Morowali maka, saya menghimbau semua OPD terkait, membuat program yang bersinergi atau memiliki korelasi dengan penuntasan Stunting, yakni memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan perumahan, permodalan, bantuan biaya pendidikan mulai dari SD hingga perguruan tinggi dan bantuan lainnya.  Hal ini untuk mengatasi penurunan angka Stunting secara bersama-sama di Kabupaten Morowali,’’ terang Taslim.

Bupati Taslim juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran Dinas KPPKB dan OPD terkait yang telah bekerja keras sehingga Kabupaten Morowali dapat menurunkan angka Stunting. Beliau juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada kabupaten peninjau, dengan harapan pengalaman yang didapat di Kabupaten Morowali dapat dijadikan bahan evaluasi, syukur jika dapat dijadikan percontohan bagi daerah lain dalam penanggulangan stunting di daerah masing-masing.

Diakhir sambutannya, Mantan anggota DPRD Morowali tersebut berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Morowali dengan membuat program yang berkorelasi dengan penanganan stunting.

‘’Pemda Kabupaten Morowali berkomitmen menurunkan angka stunting dengan mendesak seluruh OPD terkait membuat program yang bersinergi dalam mengentaskan Stunting di Kabupaten Morowali. Olehnya dengan ucapan bismillahirrahmanirahim, Penilaian kinerja Stunting di Kabupaten Morowali saya nyatakan resmi dibuka,’’ kuncinya.

Berita Terkait

bupati-morowali-hadiri-khatmil-quran-tpa-nurul-gafur-desa-ipi

Bupati Morowali Hadiri Khatmil Qur’an TPA Nurul Gafur Desa Ipi

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali, Ny. Asnoni Taslim dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Morowali, menghadiri Khatmil Qur’an Taman Pengajian Al-Qur’an (TPA) Nurul Gafur

wabup-morowali-launching-dua-inovasi-daerah

Wabup Morowali Launching Dua Inovasi Daerah

  Morowali, IKP Kominfo, Inovasi Daerah yang digagas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali merupakan perwujudan dari Visi dan Misi Pemerintah Daerah. Hadirnya sejumlah Inovasi bertujuan

peduli-covid-19-istri-anggota-dprd-morowali-salurkan-bantuan-ke-sejumlah-masyarakat

Peduli Covid-19, Istri Anggota DPRD Morowali Salurkan Bantuan Ke Sejumlah Masyarakat

Penyerahan Bantuan Sembako dari Istri Anggota DPRD Morowali    Bungku, morowalikab.go.id - Istri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali salurkan bantuan ke sejumlah masyarakat pada Senin (18/05/20) pagi. Pen

wakili-pj-bupati-morowali-asisten-ii-buka-acara-peringatan-hpn-2024

Wakili PJ Bupati Morowali, Asisten II Buka Acara Peringatan HPN 2024

  Morowalikab.go.id-Bungku- Penjabat (PJ) Bupati Morowali Ir.H.A.Rachmansyah Ismail, M.Agr.,MP, diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Abd. Muttaqin Sonaru, SP., resmi membuka Acara Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 menga

jaring-isu-publik-diskominfo-provinsi-sulteng-gelar-temu-wicara-di-morowali

Bupati Taslim Membuka "Temu Wicara, Monitoring Isu Publik"

PPID Morowalikab.go.id. Bungku Tengah - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Morowali mengelar "Temu Wicara" dengan topik "Monitoring Isu Publ