Peringati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Pemkab Morowali Gelar Festival Maulid

  Tuesday 05 November 2019   helman kaimu     1868

PPID - moroalikab.go.id - Bungku - Peringati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar Festival Maulid pertama Tingkat Kabupaten, di Lapangan Sepak Bola Sangiang Kinambuka, Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Senin (4/11/19) malam.

Festival Maulid pertama Tingkat Kabupaten Morowali, 1441 H/2019 M, bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW bagi masyarakat agar dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, menjalin silaturahmi 9 Kecamatan, Instansi, Ormas dan Lembaga Pendidikan sehingga semakin memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa, mengembangkan promosi wisata religi, potensi sumber daya ekonomi serta hasil industri kerajinan dan produk islami setiap Kecamatan se-Kabupaten Morowali. Hal ini dikatakan Ketua Panitia, Afridin, SH., M.SA, saat membacakan laporannya.

Ditambahkannya, peserta pada kegiatan Festival Maulid ini diikuti Kontingen 9 Kecamatan, OPD, Instansi Vertikal, Ormas-ormas dan Masyarakat Umum, serta Siswa-siswi tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Morowali.

Lebih lanjut, Afridin mengungkapkan bahwa Kegiatan yang akan berlangsung selama  enam hari terhitung sejak tanggal 4 s/d 9 November 2019, memperlombakan,  Pameran Produk Islami, Lomba Bunga Male, Lomba Baca Barsanji, Lomba Busana Muslim, Lomba Qosidah, Rebana, Jepeng, dan Hadrah, serta Pasar rakyat.

Acara yang dibuka Bupati Morowali, Drs. Taslim, mengusung tema ‘’Dengan Festival Maulid Kita Wujudkan Masyarakat yang Religius dan Berbudaya Menuju Morowali Sejahtera Bersama, Berkeadilan, dan Bertaqwa’’.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, Ketua DPRD Kabupaten Morowali, Kuswandi, Wakil Ketua I DPRD Morowali, H. Syarifudin Hafid, SH, Sekretaris Daerah, H. Moh. Jafar Hamid, SH., M.M, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali, Ny. Asnoni Taslim dan Dr. Hj. Marwany, M.Pd, Kepala OPD, para Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta staf ASN maupun PHL lingkup Pemkab Morowali.

Wakil Bupati Morowali, H. Najamudin, dalam sambutannya mengatakan, budaya dan adat istiadat yang bernuansa islami sengaja kami rancang pada pelaksanaan Festival Maulid pertama ini, karena memiliki makna bagi kehidupan masyarakat. Dimana makna tersebut sebagai perekat, pemersatu, dan sebagai pegangan falsafah hidup, baik agama maupun kehidupan strata sosial. ‘’Festifal Maulid tidak hanya dilakukan saat ini akan tetapi akan menjadi sebuah program setiap tahunnya untuk dilaksanakan, karena dapat memberikan makna bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Morowali,’’ Ucap Najamudin.

Lebih lanjut, Najamudin menguraikan makna setiap lomba  pada pelaksanaan Festival Maulid, 1441 H/019 M, seperti, Lomba Baca Kitab Barazanji, Lomba Bunga Male, Lomba Rebana, Lomba Hadra, Lomba Jepeng, Lomba Peragaan Busana Muslim dan Muslimah, serta Lomba Pameran Produk Islami.

‘’Barzanji merupaka kitab yang berizikan tentang kisah perjalanan Rasulullah, puji-pujian kepadanya serta doa-doa. Bagi masyarakat Bungku Barzanji tidak hanya dibaca ketika perayaan hari lahir nabi saja, tetapi juga dijadikan rutinan setiap malam jumat. Bunga Male atau Bunga Maulid merupakan lambang kesuburan dan kemakmuran, dimana dalam kitab barzanji dijelaskan bahwa, pada detik-detik kelahiran Nabi SAW, bumi yang tandus berubah menjadi bumi yang subur. Rebana adalah alat kesenian masyarakat Morowali untuk mengantar dan menyambut pengantin dikala seseorang melangsungkan acara pernikahan. Hadra merupakan seni Islam yang akan dikembangkan menjadi sebuah kesenian di Kabupaten Morowali. Jepeng adalah tarian khas padang pasir. Tarian ini biasa dilakukan untuk menyambut tamu undangan dan mempererat hubungan silaturrahim antar warga. Peragaan Busana Muslim dan Muslimah dapat diartikan sebagai pakaian Wanita Islam yang dapat menutup aurat. Pameran Produk Islami adalah menjual dan menampilkan produk-produk halal, dan produk karya seni seperti Rebana, Beduk dan beberapa produk lainnya,’’ Urai Mantan Kandepag Kabupaten Morowali tersebut.

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim, berharap kegiatan Festival Maulid ini tidak hanya dipandang dari sisi seremonial biasa, akan tetapi mari kita maknai apa yang terkandung dalam pelaksanaan maulid ini. ‘’Kegiatan ini tidak hanya sebagai seremonial saja, tetapi ini bagian dari cara kami selaku Pemerintah Daerah mensosialisasikan kemasyarakatan. Makna seni dan budaya bernuansa islam yang kita miliki saat ini. Olehnya dengan adanya kegiatan seperti ini generasi muda tetap memelihara adat istiadat dan budaya lokal yang ada,’’ Kata Taslim

 Selain itu, mantan Wakil Ketua II DPRD Morowali tersebut, menambahkan bahwa, Festival Maulid pertama ini adalah sebuah momentum untuk membangkitkan perekonomian masyarakat . olehnya itu diharapkan dukungan seluruh masyarakat Morowali dalam mewujudkan masyarakat religi dan berbudaya menuju Sejahtera Bersama.

Seusai menyampaikan sambutannya,  Bupati, Taslim yang didampingi Wakil Bupati, Ketua dan Wakil Ketua I DPRD, serta Sekretaris Daerah, langsung memukul beduk pertanda dimulainya Festifal Maulid pertama Tingkat Kabupaten Morowali, 1441 H/2019 M.  (Foto/Reporter IKP Kominfo: HK).

Berita Terkait

lagi-a-rachmansyah-umumkan-naiknya-insentif-petugas-rumah-ibadah-di-kecamatan-bungku-tengah

Lagi - A. Rachmansyah Umumkan Naiknya Insentif Petugas Rumah Ibadah di Kecamatan Bungku Tengah

Morowalikab.go.id -Bungku- Penjabat Bupati Morowali, Ir.H.A.Rachmansyah Ismail, M.Agr.,MP melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam rangka evaluasi kinerja petugas rumah ibadah yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bungku Tengah, Kelurahan Marsaoleh,

bupati-iksan-baharudin-abdul-rauf-dan-gubernur-sulteng-anwar-hafid-ikuti-jalan-santai-dan-resmikan-wisata-air-terjun-pofuaa-bente

Bupati, Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Gubernur Sulteng, Anwar Hafid Ikuti Jalan Santai dan Resmikan Wisata Air Terjun Pofua’a Bente

Morowalikab.go.id – Bungku - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengikuti kegiatan jalan santai dan tadabur alam dalam rangka peresmian objek wisata baru, Air Terjun Pofua’a di D

pemkab-morowali-uji-publik-publik-4-buah-ranperda

Bentuk Produk Hukum Daerah, Pemkab Morowali Gelar Konsultasi Publik Terhadap 4 Buah Ranperda

BUNGKU, morowalikab.go.id, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar kegiatan Konsultasi Publik terhadap 4 buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Aula Lantai I Kantor Bupati Morowali, Kamis (01/04/21). Acara yang dilaksanakan oleh Per

silaturahim-kerukunan-se-kecamatan-bahodopi-bupati-morowali-tekankan-jaga-stabilitas-keamanan-dan-ketertiban-umum

Silaturahim Kerukunan se-Kecamatan Bahodopi, Bupati Morowali Tekankan Jaga Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Umum

BAHODOPI, morowalikab.go.id, Jelang pelaksanaan ibadah puasa bulan suci Ramdhan 1442 H/2021 M, Kerukunan se-Kecamatan Bahodopi yang dikoordinir Kerukunan Keluarga Masyarakat Kecamatan (KKMK) Bahodopi  menggelar kegiatan silaturahim di Wisata

dprd-morowali-gelar-sidang-paripurna-tentang-hari-jadi-morowali-ke-20

DPRD Morowali Gelar Sidang Paripurna Tentang Hari Jadi Morowali ke - 20

PPID-Morowalikab.go.id-Bungku- DPRD Kabupaten Morowali menggelar sidang paripurna  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Morowali Ke XX (20) dengan tema “Membangun Sumber Daya Manusia Yang Unggul Men