Ini Tanggapan Pemkab atas Ranperda DPRD Kabupaten Morowali tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup

  Rabu 08 Juli 2020   Octaviana Latong     1300

Morowalikab.go.id-Bungku- Rabu (8/07), Wakil Bupati Morowali, Dr.H.Najamudin,S.Ag, S.Pd, M.Pd sampaikan Tanggapan Pemda atas penyampaian rancangan perda yang berasal dari DPRD Kabupaten Morowali tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup, bertempat di Gedung Paripurna DPRD Morowali pada rapat paripurna ke-11 masa sidang III. 

Turut hadir, Ketua DPRD Kuswandi dan Anggota DPRD Kab. Morowali, serta unsur forkompimda Kab. Morowali.

Dalam pidatonya, Najamudin mengatakan bahwa Berbagai upaya dalam pelestarian lingkungan pada lahan kritis telah dilakukan, namun mengingat permasalahan lingkungan semakin kompleks, sehingga diperlukan adanya upaya yang lebih intensif dan terpadu melalui penerapan kompensasi/imbal jasa lingkungan (Payment For Environmental Service/Pes).

“Konsep tersebut didasarkan pada pemahaman bahwa lingkungan beserta komponen didalamnya memiliki peran dalam mendukung kehidupan yang selama ini belum dipertimbangkan dalam sistem ekonomi di daerah.” Ujar Najamudin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah telah menerapkan kompensasi/imbal jasa lingkungan hidup melalui regulasi peraturan daerah. Oleh karena pemerintah daerah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas usaha dan kerja keras pimpinan, anggota dan seluruh alat kelengkapan DPRD Morowali.

Setelah mencermati substansi rancangan perda tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup, berikut tanggapan pemerintah daerah:

Pertama,  Kabupaten Morowali telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2015 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Perda tersebut dibentuk berdasarkan kewenangan atribusi yang dimiliki daerah dalam rangka pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Morowali sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Kedua, Materi muatan yang diatur dalam batang tubuh serta Teknik penyusunan rancangan perda tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup telah sesuai peraturan daerah Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 5 Tahun 2014 tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup dan peraturan perundang-undangan lainnya dibidang perlindungan  dan pengelolaan lingkungan hidup.

Ketiga, Rancangan perda tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup memuat 14 Pasal delegasi yang memerintahkan pembentukan peraturan bupati dan keputusan bupati sebagai pelaksanaan lebih lanjut setelah ditetapkan menjadi peraturan daerah. “Pemda berharap agar dinas terkair untuk segera Menyusun peraturan bupati sebagai pelaksanaan perda tersebut setelah ditetapkan menjadi peraturan daerah.”

Keempat, Pembentukan peraturan daerah baik yang berasal dari pemerintah daerah maupun DPRD wajib disusun secara terencana, terpadu dan sistematis dnegan berpedoman pada ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut, ia katakan bahwa Pengharmonisasian, pembulatan dan pemantapan konspesi rancangan perda merupakan salah satu ketentuan wajib yang perlu dilaksanakan bertujuan menyelaraskan substansi rancangan perda dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan Teknik penyusunan peraturan perundang-undangan serta menghasilkan kesepakatan terhadap substansi pengaturan dalam rancangan perda.

Menutup pidatonya, pemda berharap dalam proses penyusunan tetap memperhatikan landasan penyusunan perundang-undangan sehingga rancangan perda menjadi sempurna dan implementatif untuk selanjutnya digunakan sebagai payung hukum didaerah.

Berita Terkait

bupati-morowali-ikuti-rakor-penanganan-covid-19-di-sulawesi-tengah-berikut-arahan-gubernur

Bupati Morowali Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 di Sulawesi Tengah, Berikut Arahan Gubernur

Morowalikab.go.id - Bungku - Bertempat di ruang Media Center Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, Bupati Morowali, Drs. Taslim mengikuti rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Sulawesi Tengah secara virtual Jumat, (10/12/2021). Rakor dipimpin lan

safari-ramadhan-di-masjid-as-syuhadaa-wabup-sebut-iman-penyempurna-agama

Safari Ramadhan di Masjid As-Syuhadaa, Wabup Sebut ''Iman'' Penyempurna Agama

Morowalikab.go.id, Bungku, Memasuki malam kedua pelaksanaan Safari Ramadhan 1442 H/2021, Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ir. Rizal Badudin melaksanakan safari Ra

14-mahasiswa-uin-makassar-kelas-kerjasama-morowali-resmi-sandang-gelar-magister-pendidikan

14 Mahasiswa UIN Makassar Kelas Kerjasama Morowali Resmi Sandang Gelar Magister Pendidikan

Morowalikab.go.id - Bungku - Yudisium Magister Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascarsarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Kelas Kerjasama Kabupaten Morowali, resmi digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (10/01/20

pejabat-pembina-kepegawaian-asn-morowali-jalin-kesepahaman-dengan-panwaslu

PEMBINA KEPEGAWAIAN ASN MOROWALI JALIN KESEPAHAMAN DENGAN PANWASLU

 morowalikab.go.id: Dalam rangka menyamakan persepsi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah tahun 2018, Pejabat Pembina Kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Morowali Drs. H. Anwar Hafid, M.Si menandatangani Nota Kesepahaman dengan Ketua Pa

kafilah-morowali-siap-berkompetisi-pada-mtq-ke-28-tkt-prov-sulteng-di-salakan-bangkep

Kafilah Morowali Siap Berkompetisi pada MTQ ke-28 Tkt Prov Sulteng di Salakan Bangkep

Isnawati Badwi, S.Pdi Kasubag fasilitasi pengembangan kesejahteraan sosial Bagian Kesra Setkab. Morowali Salakan - morowalikab.go.id - Jelang pelaksanaan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Prov Sult