Ini Tanggapan Pemkab atas Ranperda DPRD Kabupaten Morowali tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup

  Thursday 09 July 2020   Octaviana Latong     1840

Morowalikab.go.id-Bungku- Rabu (8/07), Wakil Bupati Morowali, Dr.H.Najamudin,S.Ag, S.Pd, M.Pd sampaikan Tanggapan Pemda atas penyampaian rancangan perda yang berasal dari DPRD Kabupaten Morowali tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup, bertempat di Gedung Paripurna DPRD Morowali pada rapat paripurna ke-11 masa sidang III. 

Turut hadir, Ketua DPRD Kuswandi dan Anggota DPRD Kab. Morowali, serta unsur forkompimda Kab. Morowali.

Dalam pidatonya, Najamudin mengatakan bahwa Berbagai upaya dalam pelestarian lingkungan pada lahan kritis telah dilakukan, namun mengingat permasalahan lingkungan semakin kompleks, sehingga diperlukan adanya upaya yang lebih intensif dan terpadu melalui penerapan kompensasi/imbal jasa lingkungan (Payment For Environmental Service/Pes).

“Konsep tersebut didasarkan pada pemahaman bahwa lingkungan beserta komponen didalamnya memiliki peran dalam mendukung kehidupan yang selama ini belum dipertimbangkan dalam sistem ekonomi di daerah.” Ujar Najamudin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah telah menerapkan kompensasi/imbal jasa lingkungan hidup melalui regulasi peraturan daerah. Oleh karena pemerintah daerah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas usaha dan kerja keras pimpinan, anggota dan seluruh alat kelengkapan DPRD Morowali.

Setelah mencermati substansi rancangan perda tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup, berikut tanggapan pemerintah daerah:

Pertama,  Kabupaten Morowali telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2015 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Perda tersebut dibentuk berdasarkan kewenangan atribusi yang dimiliki daerah dalam rangka pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Morowali sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Kedua, Materi muatan yang diatur dalam batang tubuh serta Teknik penyusunan rancangan perda tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup telah sesuai peraturan daerah Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 5 Tahun 2014 tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup dan peraturan perundang-undangan lainnya dibidang perlindungan  dan pengelolaan lingkungan hidup.

Ketiga, Rancangan perda tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup memuat 14 Pasal delegasi yang memerintahkan pembentukan peraturan bupati dan keputusan bupati sebagai pelaksanaan lebih lanjut setelah ditetapkan menjadi peraturan daerah. “Pemda berharap agar dinas terkair untuk segera Menyusun peraturan bupati sebagai pelaksanaan perda tersebut setelah ditetapkan menjadi peraturan daerah.”

Keempat, Pembentukan peraturan daerah baik yang berasal dari pemerintah daerah maupun DPRD wajib disusun secara terencana, terpadu dan sistematis dnegan berpedoman pada ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut, ia katakan bahwa Pengharmonisasian, pembulatan dan pemantapan konspesi rancangan perda merupakan salah satu ketentuan wajib yang perlu dilaksanakan bertujuan menyelaraskan substansi rancangan perda dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan Teknik penyusunan peraturan perundang-undangan serta menghasilkan kesepakatan terhadap substansi pengaturan dalam rancangan perda.

Menutup pidatonya, pemda berharap dalam proses penyusunan tetap memperhatikan landasan penyusunan perundang-undangan sehingga rancangan perda menjadi sempurna dan implementatif untuk selanjutnya digunakan sebagai payung hukum didaerah.

Berita Terkait

pemkab-morowali-gelar-rakor-bkd-komitmen-beri-sanksi-tegas-bagi-phl-malas

Pemkab Morowali Gelar Rakor, BKD Komitmen Beri Sanksi Tegas Bagi PHL Malas

morowalikab.go.id - Bungku - Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor 188.4.45/Kep0022/BKPSDMD/2021 tentang pengangkatan dan penempatan tenaga Honorer daerah Tahun Anggaran 2021, Pemerintah Kabupaten Morowali, dalam hal ini Badan Kepegawai

pemda-dan-dprd-morowali-setujui-pengesahan-perubahan-propemperda-ta-2021

Pemda dan DPRD Morowali Setujui Pengesahan Perubahan Propemperda T.A. 2021

Morowalikab.go.id, BUNGKU, Pemerintah daerah Kabupaten Morowali bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menyetujui pengesahan perubahan Propemperda Tahun Anggaran (T.A) 2021. Pengesahan dilakukan saat pelaksanaan Rapat Par

kunker-perdana-di-morowali-danrem-132tdl-sebut-kondusifitas-daerah-pengaruhi-iklim-investasi

Kunker Perdana di Morowali, Danrem 132/TDL, Kondusifitas Daerah Pengaruhi Iklim Investasi

Morowalikab.go.id - Bungku - Komandan Korem 132/TDL, Brigjen TNI Toto Nurwanto, S.I.P., M.Si., dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 132 PD XIII/Merdeka  Ny. Ros Andini Toto Nurwanto beserta rombongan melakukan kunjungan ke

sekda-yusman-mahbub-buka-fgd-penjaringan-isu-strategis-kewilayahan-dan-isu-pembangunan-berkelanjutan-di-wilayah-perencanaan-dalam-penyusunan-revisi-rtrw

Sekda Yusman Mahbub Buka FGD Penjaringan Isu Strategis Kewilayahan dan Isu Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Perencanaan dalam Penyusunan Revisi RTRW

Morowalikab.go.id -Bungku- Atas nama Bupati Morowali, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs.Yusman Mahbub, M.Si resmi membuka kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) Penjaringan Isu Strategis Kewilayahan dan Isu Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Perencanaan

tni-ad-dan-pemerintah-morowali-bersinergi-program-manunggal-air-2024-resmi-beroperasi-di-desa-buleleng

TNI AD dan Pemerintah Morowali Bersinergi: Program Manunggal Air 2024 Resmi Beroperasi di Desa Buleleng

Morowalikab.go.id – Bungku - TNI Angkatan Darat (TNI AD) dengan bangga meresmikan Program Manunggal Air Tahun 2024, yang berada di Desa Buleleng, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu (14/9/2024).Acara