Ini Tanggapan Pemkab atas Ranperda DPRD Kabupaten Morowali tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup

  Thursday 09 July 2020   Octaviana Latong     1931

Morowalikab.go.id-Bungku- Rabu (8/07), Wakil Bupati Morowali, Dr.H.Najamudin,S.Ag, S.Pd, M.Pd sampaikan Tanggapan Pemda atas penyampaian rancangan perda yang berasal dari DPRD Kabupaten Morowali tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup, bertempat di Gedung Paripurna DPRD Morowali pada rapat paripurna ke-11 masa sidang III. 

Turut hadir, Ketua DPRD Kuswandi dan Anggota DPRD Kab. Morowali, serta unsur forkompimda Kab. Morowali.

Dalam pidatonya, Najamudin mengatakan bahwa Berbagai upaya dalam pelestarian lingkungan pada lahan kritis telah dilakukan, namun mengingat permasalahan lingkungan semakin kompleks, sehingga diperlukan adanya upaya yang lebih intensif dan terpadu melalui penerapan kompensasi/imbal jasa lingkungan (Payment For Environmental Service/Pes).

“Konsep tersebut didasarkan pada pemahaman bahwa lingkungan beserta komponen didalamnya memiliki peran dalam mendukung kehidupan yang selama ini belum dipertimbangkan dalam sistem ekonomi di daerah.” Ujar Najamudin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah telah menerapkan kompensasi/imbal jasa lingkungan hidup melalui regulasi peraturan daerah. Oleh karena pemerintah daerah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas usaha dan kerja keras pimpinan, anggota dan seluruh alat kelengkapan DPRD Morowali.

Setelah mencermati substansi rancangan perda tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup, berikut tanggapan pemerintah daerah:

Pertama,  Kabupaten Morowali telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2015 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Perda tersebut dibentuk berdasarkan kewenangan atribusi yang dimiliki daerah dalam rangka pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Morowali sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Kedua, Materi muatan yang diatur dalam batang tubuh serta Teknik penyusunan rancangan perda tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup telah sesuai peraturan daerah Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 5 Tahun 2014 tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup dan peraturan perundang-undangan lainnya dibidang perlindungan  dan pengelolaan lingkungan hidup.

Ketiga, Rancangan perda tentang pengelolaan jasa lingkungan hidup memuat 14 Pasal delegasi yang memerintahkan pembentukan peraturan bupati dan keputusan bupati sebagai pelaksanaan lebih lanjut setelah ditetapkan menjadi peraturan daerah. “Pemda berharap agar dinas terkair untuk segera Menyusun peraturan bupati sebagai pelaksanaan perda tersebut setelah ditetapkan menjadi peraturan daerah.”

Keempat, Pembentukan peraturan daerah baik yang berasal dari pemerintah daerah maupun DPRD wajib disusun secara terencana, terpadu dan sistematis dnegan berpedoman pada ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut, ia katakan bahwa Pengharmonisasian, pembulatan dan pemantapan konspesi rancangan perda merupakan salah satu ketentuan wajib yang perlu dilaksanakan bertujuan menyelaraskan substansi rancangan perda dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan Teknik penyusunan peraturan perundang-undangan serta menghasilkan kesepakatan terhadap substansi pengaturan dalam rancangan perda.

Menutup pidatonya, pemda berharap dalam proses penyusunan tetap memperhatikan landasan penyusunan perundang-undangan sehingga rancangan perda menjadi sempurna dan implementatif untuk selanjutnya digunakan sebagai payung hukum didaerah.

Berita Terkait

bupati-morowali-tekankan-stabilitas-politik-dan-percepatan-pembangunan-di-witaponda

Bupati Morowali Tekankan Stabilitas Politik dan Percepatan Pembangunan di Witaponda

Morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Situasi Politik Dalam Daerah digelar di Aula Kantor Kecamatan Witaponda, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini diinisiasi Bad

pemkab-morowali-resmi-me-launching-aplikasi-patrol-taru

Pemkab Morowali, Resmi Me-Launching Aplikasi Patrol Taru

Morowalikab.go.id-Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, Resmi Me-Launching Aplikasi Pantau dan Kontrol Penataan Ruang (Patrol Taru), Bertempat di Gedung Serbaguna Ahmad Hadie, Kelurahan Matano, Kec. Bungku Tengah, Morowali Sulawesi Tengah. S

pemeriksaan-lkpd-ta-2021-pemkab-morowali-entry-meeting-dengan-bpk-ri-perwakilan-sulteng

Pemeriksaan LKPD TA 2021, Pemkab Morowali Entry Meeting dengan BPK RI Perwakilan Sulteng

Morowalikab.go.id - Bungku - Dalam rangka memulai pelaksanaan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Morowali Tahun Anggaran 2021, Entry Meeting pemeriksaan pendahuluan LKPD Kabupaten Morowali bersama tim Badan Pemeriksa K

safari-ramadan-di-masjid-al-hidayah-moahino-ustad-jasmudin-rone-tekankan-pentingnya-saling-menasihati

Safari Ramadan di Masjid Al-Hidayah Moahino, Ustad Jasmudin Rone Tekankan Pentingnya Saling Menasihati

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali kembali melanjutkan agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah. Memasuki hari kedua, kegiatan dipusatkan di Masjid Al-Hidayah Moahino, Kecamatan Witaponda, Minggu malam (22/02/2026).

semarakkan-hari-jadi-ke-23-morowali-issi-helat-jelajah-limbo-tobungku-fun-adventure-bike-season-ii

Semarakkan Hari Jadi Ke 23 Morowali, ISSI Helat "Jelajah Limbo Tobungku Fun & Adventure Bike Season II"

Morowalikab.go.id-Bungku-  Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Morowali Ke 23 Tahun, Ikatan Sport Indonesia (ISSI) Kabupaten Morowali bekerjasama dengan Sangiang cycling Community (SCC) Kabupaten Morowali bertajuk " Jelajah Limbo Tobun