Wabup Najamudin, "Jumlah Rakaat Tarwih Tidak Perlu diperdebatkan"

  Wednesday 15 May 2019   Winda Bestari     1198

PPID - morowalikab.go.id - Menui Kepulauan - Ketua rombongan Tim II Safari Ramadhan 1440 H, Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag, S.Pd, M.Pd, beri ceramah di mesjid Al Jami, Desa Ulunambo, Kec. Menui Kepulauan pada Minggu, (12/05/19). Tidak hanya menjadi penceramah, ia juga sekaligus mengimami Salat Isya dan Tarwih para jemaah mesjid.

Wabup Najamudin mengangkat tema ceramah mengenai Salat Tarwih 8 dan 20 Rakaat. Tema tersebut ia bahas karena menurutnya, jumlah rakaat dalam salat tarwih kadang sangat sering diperdebatkan oleh publik.

Dalam ceramahnya, Wabup Najamudin menjelaskan secara historis, Nabi Muhammad SAW, saat bulan suci Ramadhan melakukan Salat Sunnah dan membaca 1 juz pada masing-masing Rakaat. Salat tersebut Beliau laksanakan setelah Salat Isya hingga berhenti di waktu subuh. Muhammad menyebutnya Salatulail yaitu salat malam 2 rakaat. Aisyah RA lalu menghitung keseluruhan jumlahnya hingga mencapai 8 rakaat.

Hal tersebut membuat para sahabat bermusyawarah kemudian menciptakan salat sendiri yang mereka sebut sebagai Salat Tarwih yang berjumlah 20 Rakaat. Tetapi salat tersebut masing-masing berjumlah 2 rakaat. Berhenti di rakaat kedua, lalu melanjutkannya lagi hingga seterusnya sampai pada 20 rakaat.

Nabi Muhammad SAW bersabda; "Sunnahku yang saya buat, dan sunnah yg dibuat para sahabat sama saja".

Najamudin dalam ceramahnya mengatakan, 8 Rakaat merupakan hadist dari Aisyah RA dan 20 rakaat berasal dari hadist para sahabat. Ia juga menambahkan, jumlah rakaat bukanlah hal yang urgent untuk dipersoalkan. Yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana meningkatkan banyak pahala di bulan suci ramadhan agar ia berlipat ganda. "Bukan persoalan 8 atau 20, tidak ada batasnya, bahkan lebih banyak lebih baik. Ini bukanlah hal yang perlu diperdebatkan" Pungkasnya menutup ceramah. (IKP / Winda Bestari)

  •    Dibuat oleh Winda Bestari
  •   Dipublish oleh kary marunduh

Berita Terkait

harkitnas-ke-116-pemkab-morowali-peringati-dengan-semangat-kebangsaan

Harkitnas ke-116, Pemkab Morowali Peringati Dengan Semangat Kebangsaan

Morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-166 Tahun 2024. Upacara yang dilaksanakan dengan semangat kebangsaan berlangsung di Pelataran Kantor Bu

pemda-morowali-terima-lhp-penanganan-pandemi-covid-19-tahun-2020-dari-bpk-perwakilan-sulteng

Pemda Morowali Terima LHP Penanganan Pandemi Covid-19 Tahun 2020 dari BPK Perwakilan Sulteng

BUNGKU, morowalikab.go.id, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepatuhan atas penanganan pandemi Covid-19 Tahun 2020, dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah. Rapat yang

jalin-silaturahmi-dan-sinergitas-pemda-kabupaten-morowali-vs-pemda-kabupaten-tojo-una-una-gelar-friendly-match

Jalin silaturahmi dan Sinergitas Pemda Kabupaten Morowali VS Pemda Kabupaten Tojo Una-una Gelar Laga Persahabatan

Morowalikab.go.id-Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una menggelar Exhibiton Football atau Laga Pertandingan Persahabatan Sepak Bola di Lapangan Sangiang Kinambuka,Marsaoleh, pada Jumat sore. 03/01/

susun-rencana-kerja-berkelanjutan-tkprd-morowali-gelar-rapat-koordinasi

Susun Rencana Kerja Berkelanjutan, TKPRD Morowali Gelar Rapat Koordinasi

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Tim Koordinasi Pokja Perencanaan Tata Ruang dan Pokja Pemanfaatan Ruang Daerah (TKPRD) Kabupaten Morowali, menggelar rapat koordinasi dalam rangka menyusun rencana kerja secara berkelanjutan, di Ruang Pola Kantor B

morowali-grate-smart-pbb-inovasi-bidang-pbb-dan-bphtb-dalam-mengembangkan-layanan-digitalisasi-berbasis-aplikasi

Morowali Grate Smart PBB, Inovasi Bidang PBB dan BPHTB dalam Mengembangkan Layanan Digitalisasi Berbasis Aplikasi.

Morowalikab.go.id-Bungku- Morowali Grate Smart PBB, Inovasi dari Kepala Bidang PBB-P2 serta BPHTP, Badan Pengelolaan Pendapatan daerah Kabupaten Morowali, Muhammad Harahap. PBB dan BPHTB dalam Mengembangkan Layanan Digitalisasi Berbasis Aplikasi Ka