Wednesday 08 April 2026
Octaviana Latong
27

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali kembali melakukan penyesuaian struktur organisasi melalui perubahan nomenklatur pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dilakukan guna menyelaraskan fungsi dan tugas perangkat daerah dengan kebijakan pemerintah pusat serta kebutuhan pembangunan daerah.
Adapun OPD yang mengalami perubahan nomenklatur yakni Dinas Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Morowali, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah Kabupaten Morowali, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Kabupaten Morowali.
Selain itu, terdapat penyesuaian pada struktur perangkat daerah lainnya, di mana bidang kebudayaan yang sebelumnya berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beralih menjadi bagian dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga. Sementara itu, urusan pengendalian penduduk dan keluarga berencana kini berada dalam lingkup Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Perubahan nomenklatur tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Morowali, Selasa malam (07/04/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf.
Dalam pelantikan tersebut, tiga pejabat yang dikukuhkan pada OPD dengan nomenklatur baru masing-masing adalah:
-
Sudarmin Moonai, SE., M.Si sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Morowali
-
Amirullah, S.Ag sebagai Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah Kabupaten Morowali
-
Nursia, SH., MM sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Kabupaten Morowali
Dalam sambutannya, Bupati Morowali menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan tersebut sebagai bagian dari upaya pembenahan struktur pemerintahan agar lebih efektif dan responsif.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami sebagai kepala daerah bersama Wakil Bupati untuk memastikan struktur pemerintahan berjalan optimal. Evaluasi terus kami lakukan agar organisasi perangkat daerah dapat bekerja maksimal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Jabatan adalah amanah. Tunjukkan kinerja, bangun kolaborasi, dan berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Morowali,” tegasnya.
Dengan adanya perubahan nomenklatur ini, diharapkan kinerja OPD di lingkungan Pemkab Morowali semakin efektif dalam memberikan pelayanan publik serta mendukung percepatan pembangunan daerah