TERBUKTI, TERLIBAT POLITIK PRAKTIS, BUPATI TIDAK SEGAN TINDAKI OKNUM ASN

  Monday 04 June 2018   helman kaimu     2169

morowalikab.go.id: Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Morowali, Senin (4/6/18), Bupati Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, SH., CES, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Drs. Harsono Lamusa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria Sia, S.IP, menggelar rapat koordinasi bersama Camat, Lurah dan Kades se Kabupaten Morowali.

Di hadapan peserta rapat Bupati  Bartholomeus Tandigala mengatakan agenda pertemuan diharapkan Pemerintah paling bawah dalam hal ini Kepala Desa terlibat langsung mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 27 Juni 2018 yang akan datang, secara aman, tertib dan lancar. Untuk itu lanjut Bartho sapaan akrab Bupati Morowali menghimbau seluruh ASN dan Kepala Desa selaku bagian dari penyelenggara Pemerintah untuk tidak terlibat langsung dalam politik praktis.

Menanggapi adanya laporan masyarakat terkait keterlibatan ASN dalam politik praktis, Bupati menegaskan bahwa dirinya tidak akan segan-segan menindak ASN maupun Kepala Desa yang terlibat langsung apabila ada bukti otentik yang menguatkan tentang keterlibatan oknum ASN itu sendiri, karena hal ini bagian dari Tugas saya, begitu sebaliknya jika saya mengabaikan laporan masyarakat berarti saya tidak menjalankan amanat peraturan perundang undangan yang berlaku. Tegas mantan Kepala BPBD Provinsi Sulteng.

‘’Terkait adanya problem penambahan jumlah penduduk yang signifikan, Bupati mengingatkan Camat, Lurah dan Kades untuk tetap berpegang pada jumlah penduduk yang di tetapkan KPU  di Daftar Pemilih Tetap (DPT), jika ada penduduk yang memiliki KTP Elektronik namun tidak terdaftar di DPT, maka tidak diwajibkan menylurkan suaranya meskipun memiliki KTP. Hal ini di katakan Bupati, blanko surat suara yang dicetak oleh KPU berdasarkan DPT. Olehnya mari kita laksanakan pilkada yang aman dan damai tanpa merugikan wajib pilih yang terdaftar di DPT masing-masing. Kemudian untuk Dana Desa yang 40%, 4 Kabupaten seperti Kabupaten Poso, Tojo Una-una, Morowali dan Morut, menurut informasi SP2D sudah di proses di Kabupaten Poso, sementara untuk ADD masih harus dibicarakan dengan pihak keuangan’’ ujar PJS Bupati Morowali. (Kominfo/hk).

Berita Terkait

wabub-najamudin-gelar-rapat-ke-iii-tentang-penanganan-corona-covid-19

Wabub Najamudin Gelar Rapat ke III tentang Penanganan Corona ( Covid 19 )

Morowalikab.go.id. Bungku Bertempat di ruang Kerja  Wakil Bupati telah dilaksanakan rapat ke III untuk pencengahan dampak Virus Corona (Covid 19) yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Morowali ,Dr H Najamudin.S,Ag,S,Pd,M,Pd yang di hadiri

ketua-dan-pengurus-dwp-kabupaten-morowali-resmi-dikukuhkan

Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Morowali Resmi diKukuhkan

Morowalikab.go.id- Bungku- Wakil Ketua IV Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Tengah Ny Ernawati Arnold resmi mengukuhkan Kepengurusan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Morowali Masa Bakti 2019 – 2024, Rabu (28/09/22).  

bupati-tegaskan-kawal-penyaluran-pupuk-bersubsidi-di-morowali

Bupati Tegaskan Kawal Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Morowali

Morowalikab.go.id - Bungku - Dalam rangka memaksimalkan suplai stok pupuk bersubsidi bagi para petani di Kabupaten Morowali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Morowali melaksanakan Rapat Verifikasi dan Validasi Pupuk Bersubsidi

pemkab-morowali-sambut-hangat-kunjungan-kerja-menteri-p2mibp2mi-ri

Pemkab Morowali Sambut Hangat Kunjungan Kerja Menteri P2MI/BP2MI RI

Morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Kabupaten Morowali menyambut hangat kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Republik Indonesia, A

pemkab-morowali-raih-penghargaan-dari-kemenkum-ham-ri-sebagai-kabupaten-peduli-ham

Pemkab Morowali Raih Penghargaan dari Kementerian HAM RI sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia

Morowalikab.go.id – Jakarta -  Pemerintah Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menorehkan prestasi gemilang dengan menerima piagam penghargaan dari Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kementerian HAM RI).