TERBUKTI, TERLIBAT POLITIK PRAKTIS, BUPATI TIDAK SEGAN TINDAKI OKNUM ASN

  Monday 04 June 2018   helman kaimu     2166

morowalikab.go.id: Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Morowali, Senin (4/6/18), Bupati Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, SH., CES, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Drs. Harsono Lamusa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria Sia, S.IP, menggelar rapat koordinasi bersama Camat, Lurah dan Kades se Kabupaten Morowali.

Di hadapan peserta rapat Bupati  Bartholomeus Tandigala mengatakan agenda pertemuan diharapkan Pemerintah paling bawah dalam hal ini Kepala Desa terlibat langsung mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 27 Juni 2018 yang akan datang, secara aman, tertib dan lancar. Untuk itu lanjut Bartho sapaan akrab Bupati Morowali menghimbau seluruh ASN dan Kepala Desa selaku bagian dari penyelenggara Pemerintah untuk tidak terlibat langsung dalam politik praktis.

Menanggapi adanya laporan masyarakat terkait keterlibatan ASN dalam politik praktis, Bupati menegaskan bahwa dirinya tidak akan segan-segan menindak ASN maupun Kepala Desa yang terlibat langsung apabila ada bukti otentik yang menguatkan tentang keterlibatan oknum ASN itu sendiri, karena hal ini bagian dari Tugas saya, begitu sebaliknya jika saya mengabaikan laporan masyarakat berarti saya tidak menjalankan amanat peraturan perundang undangan yang berlaku. Tegas mantan Kepala BPBD Provinsi Sulteng.

‘’Terkait adanya problem penambahan jumlah penduduk yang signifikan, Bupati mengingatkan Camat, Lurah dan Kades untuk tetap berpegang pada jumlah penduduk yang di tetapkan KPU  di Daftar Pemilih Tetap (DPT), jika ada penduduk yang memiliki KTP Elektronik namun tidak terdaftar di DPT, maka tidak diwajibkan menylurkan suaranya meskipun memiliki KTP. Hal ini di katakan Bupati, blanko surat suara yang dicetak oleh KPU berdasarkan DPT. Olehnya mari kita laksanakan pilkada yang aman dan damai tanpa merugikan wajib pilih yang terdaftar di DPT masing-masing. Kemudian untuk Dana Desa yang 40%, 4 Kabupaten seperti Kabupaten Poso, Tojo Una-una, Morowali dan Morut, menurut informasi SP2D sudah di proses di Kabupaten Poso, sementara untuk ADD masih harus dibicarakan dengan pihak keuangan’’ ujar PJS Bupati Morowali. (Kominfo/hk).

Berita Terkait

bupati-morowali-lantik-penjabat-dan-paw-kades

BUPATI MOROWALI LANTIK PENJABAT DAN PAW KADES

morowalikab.go.id: Bungku - Dalam rangka upaya mengisi kekosongan jabatan tingkat Kepala Desa yang telah memasuki purna bakti pada wilayah Kecamatan Bungku Tengah, Bungku Timur dan Kecamatan Witaponda, Bupati Morowali, Drs. Taslim, melantik Penjabat

sekda-morowali-buka-sosialisasi-rencana-pembangunan-saluran-udara-tegangan-ekstra-tinggi-sutet-275-kv-bungku-andowia-pt-pln-uip-sulawesi

Sekda Morowali Buka Sosialisasi Rencana Pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Bungku - Andowia PT. PLN UIP Sulawesi

Morowalikab.go.id -Bungku- Sekda Morowali, Drs.Yusman Mahbub, M.Si buka Sosialisasi Rencana Pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Bungku-Andowia, Kamis (30/05/2024). Sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam mendukung rencana

bagian-hukum-setkab-morowali-gelar-konsultasi-publik-bahas-4-buah-ranperda

Bagian Hukum Setkab Morowali Gelar Konsultasi Publik Bahas 4 Buah Ranperda

Morowalikab.go.id-Bungku- Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah bekerjasama dengan Lembaga Penelitian Kajian Hukum dan Perundang-undangan Sulawesi Tengah (Sulteng) menyelenggarakan Konsultasi Publik Rancangan Peratur

ketua-dprd-morowali-bangun-desa-dengan-kerjasama

Ketua DPRD Morowali: Bangun Desa, Dengan Kerjasama.

BUNGKU - morowalikab.go.id - Sebanyak 150 orang Perangkat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tergabung dari 3 Kecamatan yakni Kecamatan Bungku Pesisir, Kecamatan Bahodopi dan Kecamatan Bungku Timur, mengikuti kegiatan pembahasan ''Tugas P

sosialisasi-p2ktd-dan-rakor-tik-morowali-solusi-penyelesaian-masalah

SOSIALISASI P2KTD DAN RAKOR TIK MOROWALI, SOLUSI PENYELESAIAN MASALAH

morowalikab.go.id: Kondisi Desa menyelenggarakan pembangun dalam perspektif ‘’Desa Membangun’’ disadari masih memiliki keterbatasan dalam hal kapasitas aparat Pemerintah Desa dan masyarakat, kualitas tata kelola Desa, maupun system pendukung