TERBUKTI, TERLIBAT POLITIK PRAKTIS, BUPATI TIDAK SEGAN TINDAKI OKNUM ASN

  Monday 04 June 2018   helman kaimu     1951

morowalikab.go.id: Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Morowali, Senin (4/6/18), Bupati Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, SH., CES, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Drs. Harsono Lamusa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria Sia, S.IP, menggelar rapat koordinasi bersama Camat, Lurah dan Kades se Kabupaten Morowali.

Di hadapan peserta rapat Bupati  Bartholomeus Tandigala mengatakan agenda pertemuan diharapkan Pemerintah paling bawah dalam hal ini Kepala Desa terlibat langsung mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 27 Juni 2018 yang akan datang, secara aman, tertib dan lancar. Untuk itu lanjut Bartho sapaan akrab Bupati Morowali menghimbau seluruh ASN dan Kepala Desa selaku bagian dari penyelenggara Pemerintah untuk tidak terlibat langsung dalam politik praktis.

Menanggapi adanya laporan masyarakat terkait keterlibatan ASN dalam politik praktis, Bupati menegaskan bahwa dirinya tidak akan segan-segan menindak ASN maupun Kepala Desa yang terlibat langsung apabila ada bukti otentik yang menguatkan tentang keterlibatan oknum ASN itu sendiri, karena hal ini bagian dari Tugas saya, begitu sebaliknya jika saya mengabaikan laporan masyarakat berarti saya tidak menjalankan amanat peraturan perundang undangan yang berlaku. Tegas mantan Kepala BPBD Provinsi Sulteng.

‘’Terkait adanya problem penambahan jumlah penduduk yang signifikan, Bupati mengingatkan Camat, Lurah dan Kades untuk tetap berpegang pada jumlah penduduk yang di tetapkan KPU  di Daftar Pemilih Tetap (DPT), jika ada penduduk yang memiliki KTP Elektronik namun tidak terdaftar di DPT, maka tidak diwajibkan menylurkan suaranya meskipun memiliki KTP. Hal ini di katakan Bupati, blanko surat suara yang dicetak oleh KPU berdasarkan DPT. Olehnya mari kita laksanakan pilkada yang aman dan damai tanpa merugikan wajib pilih yang terdaftar di DPT masing-masing. Kemudian untuk Dana Desa yang 40%, 4 Kabupaten seperti Kabupaten Poso, Tojo Una-una, Morowali dan Morut, menurut informasi SP2D sudah di proses di Kabupaten Poso, sementara untuk ADD masih harus dibicarakan dengan pihak keuangan’’ ujar PJS Bupati Morowali. (Kominfo/hk).

Berita Terkait

35-jamaah-haji-kab-morowali-tiba-dengan-selamat-di-kampung-halaman

35 Jamaah Haji Kab. Morowali, Tiba Dengan Selamat di Kampung Halaman

Morowalikab.go.id-BumiRaya- Sebanyak 35 orang Jamaah Haji Kabupaten Morowali, akhirnya tiba dengan selamat di Kampung Halaman, Senin (08/08/22). Mewakili Bupati Morowali, sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Drs.Yusman Mahbub, M.Si, serta Para&nbs

bpkad-morowali-bersama-kpknl-gelar-penilaian-aset-milik-daerah

BPKAD Morowali Bersama KPKNL Gelar Penilaian Aset Milik Daerah

Morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, melalui Badan Pengelolaan Keungan dan Aset Daerah (BPKAD) melakukan penataan Barang Milik Daerah (BMD). Melibatkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Pal

bupati-iksan-komitmen-dukung-penuh-pengembangan-perguruan-tinggi-di-morowali

Bupati Iksan Komitmen Dukung Penuh Pengembangan Perguruan Tinggi di Morowali

Morowalikab.go.id -Bungku- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan komitmennya untuk mendukung segala kebutuhan perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Morowali, khususnya Universitas Tadulako (Untad). “Kami siap berkolabor

bupati-masjid-pusat-perbaikan-ahlak

BUPATI: MASJID PUSAT PERBAIKAN AHLAK

Morowalikab.go.id: Didampingi presiden direktur PT. Indonesia Morowali Industrial Park (PT.IMIP) Halim Mina, Bupati Morowali Drs. H. Anwar Hafid, M.Si, resmikan penggunaan Masjid Ass-Salaam di Kompleks pabrik Perusahaan Desa Fatufia, Kecamatan Bahodo

tingkatkan-pemahaman-anti-korupsi-sekda-morowali-membuka-sosialisasi-upaya-pencegahan-korupsi

Tingkatkan Pemahaman Anti Korupsi, Sekda Morowali Membuka Sosialisasi Upaya Pencegahan Korupsi

Morowalikab.go.id - Bungku - Untuk meningkatkan pemahaman anti korupsi di Kabupaten Morowali, Bupati Morowali yang diwakili Sekretaris Daerah, Drs. Yusman Mahbub, M.Si, membuka Sosialisasi Upaya Pencegahan Korupsi melalui kegiatan consulting khusu