TERBUKTI, TERLIBAT POLITIK PRAKTIS, BUPATI TIDAK SEGAN TINDAKI OKNUM ASN

  Monday 04 June 2018   helman kaimu     2195

morowalikab.go.id: Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Morowali, Senin (4/6/18), Bupati Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, SH., CES, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Drs. Harsono Lamusa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria Sia, S.IP, menggelar rapat koordinasi bersama Camat, Lurah dan Kades se Kabupaten Morowali.

Di hadapan peserta rapat Bupati  Bartholomeus Tandigala mengatakan agenda pertemuan diharapkan Pemerintah paling bawah dalam hal ini Kepala Desa terlibat langsung mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 27 Juni 2018 yang akan datang, secara aman, tertib dan lancar. Untuk itu lanjut Bartho sapaan akrab Bupati Morowali menghimbau seluruh ASN dan Kepala Desa selaku bagian dari penyelenggara Pemerintah untuk tidak terlibat langsung dalam politik praktis.

Menanggapi adanya laporan masyarakat terkait keterlibatan ASN dalam politik praktis, Bupati menegaskan bahwa dirinya tidak akan segan-segan menindak ASN maupun Kepala Desa yang terlibat langsung apabila ada bukti otentik yang menguatkan tentang keterlibatan oknum ASN itu sendiri, karena hal ini bagian dari Tugas saya, begitu sebaliknya jika saya mengabaikan laporan masyarakat berarti saya tidak menjalankan amanat peraturan perundang undangan yang berlaku. Tegas mantan Kepala BPBD Provinsi Sulteng.

‘’Terkait adanya problem penambahan jumlah penduduk yang signifikan, Bupati mengingatkan Camat, Lurah dan Kades untuk tetap berpegang pada jumlah penduduk yang di tetapkan KPU  di Daftar Pemilih Tetap (DPT), jika ada penduduk yang memiliki KTP Elektronik namun tidak terdaftar di DPT, maka tidak diwajibkan menylurkan suaranya meskipun memiliki KTP. Hal ini di katakan Bupati, blanko surat suara yang dicetak oleh KPU berdasarkan DPT. Olehnya mari kita laksanakan pilkada yang aman dan damai tanpa merugikan wajib pilih yang terdaftar di DPT masing-masing. Kemudian untuk Dana Desa yang 40%, 4 Kabupaten seperti Kabupaten Poso, Tojo Una-una, Morowali dan Morut, menurut informasi SP2D sudah di proses di Kabupaten Poso, sementara untuk ADD masih harus dibicarakan dengan pihak keuangan’’ ujar PJS Bupati Morowali. (Kominfo/hk).

Berita Terkait

hut-morowali-ke-21-dprd-gelar-sidang-paripurna

HUT Morowali ke 21, DPRD Gelar Sidang Paripurna

morowalikab.go.id - Bungku - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar Rapat Paripurna ke - 22 masa persidangan ke - 1 dengan agenda memperingati hari jadi Kabupaten Morowali Ke - 21 tahun. Sidang berlangsung di Ruang Rapat

bupati-morowali-sampaikan-pidato-laporan-realisasi-semester-i-apbd-2021-dan-prognosis-6-bulan-berikutnya

Bupati Morowali sampaikan Pidato Laporan Realisasi Semester I APBD 2021 dan Prognosis 6 Bulan berikutnya

Morowalikab.go.id-Bungku- DPRD Kabupaten Morowali, menggelar rapat paripurna penyampaian laporan realisasi Semester I APBD 2021 dan Prognosis 6 bulan berikutnya, yang disampaikan Bupati Morowali Drs. Taslim. Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua I

temui-massa-aksi-asisten-pemerintahan-dan-kesra-moh-rizal-badudin-ungkapkan-hal-ini

Temui Massa Aksi, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Moh. Rizal Badudin Ungkapkan Hal Ini

Morowalikab.go.id, Bungku, Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Morowali, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ir. Moh. Rizal Badudin menemui massa aksi unjuk rasa terkait persoalan kelistrikan di Kabupaten Morowali pada Senin (15/11/21). Aksi demonstarsi

pemkab-morowali-komitmen-atasi-masalah-listrik-berikut-hasil-kesepakatan-dengan-pihak-pln

Pemkab Morowali Komitmen Atasi Masalah Listrik, Berikut Hasil Kesepakatan dengan Pihak PLN.

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Husban Laonu, SP, M.Si, dan Kepala Bappeda Morowali Ramli Sanudin, SE, M.Si menerima kunjungan silatuhrahmi dari Vice president PLN Pusat Fauzi, bes

sosialisasi-p2ktd-dan-rakor-tik-morowali-solusi-penyelesaian-masalah

SOSIALISASI P2KTD DAN RAKOR TIK MOROWALI, SOLUSI PENYELESAIAN MASALAH

morowalikab.go.id: Kondisi Desa menyelenggarakan pembangun dalam perspektif ‘’Desa Membangun’’ disadari masih memiliki keterbatasan dalam hal kapasitas aparat Pemerintah Desa dan masyarakat, kualitas tata kelola Desa, maupun system pendukung