TERBUKTI, TERLIBAT POLITIK PRAKTIS, BUPATI TIDAK SEGAN TINDAKI OKNUM ASN

  Monday 04 June 2018   helman kaimu     2192

morowalikab.go.id: Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Morowali, Senin (4/6/18), Bupati Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, SH., CES, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Drs. Harsono Lamusa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria Sia, S.IP, menggelar rapat koordinasi bersama Camat, Lurah dan Kades se Kabupaten Morowali.

Di hadapan peserta rapat Bupati  Bartholomeus Tandigala mengatakan agenda pertemuan diharapkan Pemerintah paling bawah dalam hal ini Kepala Desa terlibat langsung mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 27 Juni 2018 yang akan datang, secara aman, tertib dan lancar. Untuk itu lanjut Bartho sapaan akrab Bupati Morowali menghimbau seluruh ASN dan Kepala Desa selaku bagian dari penyelenggara Pemerintah untuk tidak terlibat langsung dalam politik praktis.

Menanggapi adanya laporan masyarakat terkait keterlibatan ASN dalam politik praktis, Bupati menegaskan bahwa dirinya tidak akan segan-segan menindak ASN maupun Kepala Desa yang terlibat langsung apabila ada bukti otentik yang menguatkan tentang keterlibatan oknum ASN itu sendiri, karena hal ini bagian dari Tugas saya, begitu sebaliknya jika saya mengabaikan laporan masyarakat berarti saya tidak menjalankan amanat peraturan perundang undangan yang berlaku. Tegas mantan Kepala BPBD Provinsi Sulteng.

‘’Terkait adanya problem penambahan jumlah penduduk yang signifikan, Bupati mengingatkan Camat, Lurah dan Kades untuk tetap berpegang pada jumlah penduduk yang di tetapkan KPU  di Daftar Pemilih Tetap (DPT), jika ada penduduk yang memiliki KTP Elektronik namun tidak terdaftar di DPT, maka tidak diwajibkan menylurkan suaranya meskipun memiliki KTP. Hal ini di katakan Bupati, blanko surat suara yang dicetak oleh KPU berdasarkan DPT. Olehnya mari kita laksanakan pilkada yang aman dan damai tanpa merugikan wajib pilih yang terdaftar di DPT masing-masing. Kemudian untuk Dana Desa yang 40%, 4 Kabupaten seperti Kabupaten Poso, Tojo Una-una, Morowali dan Morut, menurut informasi SP2D sudah di proses di Kabupaten Poso, sementara untuk ADD masih harus dibicarakan dengan pihak keuangan’’ ujar PJS Bupati Morowali. (Kominfo/hk).

Berita Terkait

imbauan-pemerintah-daerah-kabupaten-morowali-untuk-menggunakan-sosial-media-secara-bijak

Imbauan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali untuk menggunakan sosial media secara bijak

Morowalikab.go.id- Morowali- Di era keterbukaan informasi hari ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) khususnya berbasis sosial media memberi dampak negatif bagi akhlak dan moral masyarakat. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah Kabu

kesbangpol-morowali-gelar-rapat-tim-pemantau-situasi-politik-daerah

Kesbangpol Morowali Gelar Rapat Tim Pemantau Situasi Politik Daerah

Morowalikab.go.id, Bungku - Bidang Poldagri Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Daerah  Kabupaten Morowali menggelar rapat tim pemantau situasi politik Daerah Kabupaten Morowali, bertempat di WIB Cafe & Eatry, Desa Bente, Kecamat

hadiri-pengukuhan-pbsi-morowali-wabup-ucapkan-selamat-kepada-ketua-terpilih-periode-2020-2024

Hadiri Pengukuhan PBSI Morowali, Wabup Ucapkan Selamat Kepada Ketua Terpilih Periode 2020-2024

Morowalikab.go.id, Bungku, Wakil Bupati (Wabup) Morowali, DR. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, menghadiri pengukuhan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Morowali masa bhakti 2020-2024. Pengukuhan yang berl

cegah-kondisi-gagal-tumbuh-anak-bupati-morowali-buka-kegiatan-penilaian-kinerja-stunting

Apresiasi Kinerja DKPPKB, Bupati Morowali Buka Kegiatan Penilaian Kinerja Stunting

Morowalikab.go.id, Bungku, Untuk mendukung strategi percepatan pencegahan stunting atau kondisi gagal tumbuh anak, Bupati Morowali, Drs. Taslim membuka kegiatan Penilaian Kinerja Stunting di Kabupaten Morowali. Kegiatan yang dilaksanakan Badan Pe

zakat-asn-sebuah-polemik

Zakat ASN ,Sebuah Polemik.

oleh : Iqbal Mirza Nawawi Jangan ragukan semangat kebersamaan masyarakat Indonesia. Jangan ragukan pula semangat umat Islam dalam berbagi. Inilah catatan yang perlu diperhatikan sebelum kita berpolemik. Begitulah gaya bertutur penguasa mengomentar