RSUD Morowali Akan Segera Memiliki Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi

  Tuesday 02 July 2024   helman kaimu     1391

WhatsApp Image 2024-02-21 at 16-28-51

Morowalikab.go.id – Bungku - Rumah Sakit Umum Daerah Morowali (RSMW) menerima Tim Visitasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK-UH) pada Rabu (21/02/24). Visitasi ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan RSMW menyelenggarakan pelayanan kesehatan spesialistik Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (KFR). Tim ini dipimpin oleh Kepala Pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) FK-UH,  Dr. dr. Andi Muhammad Takdir Musba, Sp.An-KMN. Turut serta dalam tim Sekretaris Program Studi Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi FK-UH, Dr. dr. Nuralam Sam, Sp.KFR., M.S. (K)., AIFOK., FEMG  dan Pengelola Administrasi PPDS FK-UH, Asdaqu, S.KM.

Sebelumnya, RSMW telah mengembangkan berbagai pelayanan dokter spesialis, seperti Spesialis Bedah, Penyakit Dalam, Obstetri dan Ginekologi, Spesialis Anak, Paru, dan  masih ada beberapa lagi spesialis penunjang dan spesialis lainnya. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pelayanan medis spesialistik kepada masyarakat Morowali. Komitmen untuk memberikan pelayanan yang semakin baik terus dilakukan, hal ini sejalan dengan penyampaian Direktur RSMW, dr. Agus AS. Partang, Sp.B, dalam sambutannya bahwa, “RSUD Morowali merupakan rumah sakit yang terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Visitasi ini diharapkan dapat meyakinkan FK Unhas bahwa kita dapat menyelenggarakan pelayanan spesialistik Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, ditunjang dengan fasilitas gedung dan ruangan, peralatan medis yang memadai dan tenaga ahli madya yang memiliki kompetensi. Dengan demikian, kita akan menjalin kerjasama untuk menerima Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi.”

Pelayanan kesehatan di RSMW, bidang rehabilitasi medik diselenggarakan oleh Instalasi Fisioterapi. Namun, pelayanan tersebut dijalankan oleh tenaga fisioterapis, tanpa dokter Spesialis KFR. Sementara pelayanan rehabilitasi medik yang tidak memiliki dokter Spesialis KFR sebagai penanggung jawab, tidak dapat dilakukan klaim pembiayaan melalui BPJS Kesehatan. Dengan adanya kerjasama dengan FK-UH untuk menyedikan Dokter Spesialis KFR, maka klaim tersebut sudah dapat dilakukan.

 

Berita Terkait

bupati-morowali-pimpin-rapat-evaluasi-dan-penanganan-covid-19

Bupati Morowali Pimpin Rapat Evaluasi dan Penanganan Covid-19

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim pimpin rapat evaluasi dan penanganan Covid-19 di Ruang Pola Kantor Bupati, kompleks perkantoran Fonuasingku, Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah, Senin (9/11/20). Didampingi Kaban Kesbangpol

tesssss

Puskesmas Tanjung Harapan Raih Juara Umum Lomba Peringatan HKN Ke-60 Tingkat Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id, Bungku - Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si.,secara resmi menutup rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang Ke-60 Tingkat Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Tahun 2024. Penutupan rang

pemkab-morowali-sosialisasikan-perbup-stunting-tahun-2020

Pemkab Morowali Sosialisasikan Perbup Stunting Tahun 2020

Morowali, IKP Kominfo, Untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Morowali, Pemerintah Daerah mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 24 Tahun 2020, tentang perubahan Peraturan Bupati Morowali Nomor 6 Tahun 2020, tentang percepatan

bupati-morowali-resmi-kukuhkan-kerukunan-keluarga-menui-kepulauan-kkmk-wil-sulawesi-tenggara-periode-2022-2025

Bupati Morowali Resmi, Kukuhkan KKMK Wil. Sulawesi Tenggara Periode 2022-2025

Morowalikab.go.id-Kendari- Bupati Morowali Drs. Taslim menghadiri sekaligus resmi mengukuhkan Kerukunan Keluarga Menui Kepulauan (KKMK) Sulawesi Tenggara Periode 2022-2025, Bertempat di Same Hotel Kendari, Sabtu (10/09/22).   Kegiatan mengusun

menangkal-isu-hoax-bupati-morowali-rangkul-media

MENANGKAL ISU HOAX, BUPATI MOROWALI RANGKUL MEDIA

morowalikab.go.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, menggelar konferensi pers di Ruangan kerja Bupati, Senin (20/10/18). Hal ini dilakukan untuk menangkal isu hoax yang saat ini berkembang dimasyarakat, utamanya terkait kasus pertikaian antar w