RAPAT PARIPURNA DPRD, PEMDA MOROWALI AJUKAN 7 BUAH RAPERDA

  Thursday 08 March 2018   helman kaimu     1946

Morowalikab.go.id: Guna menunjang penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah serta mencegah permasalahan-permasalahan hukum sebagai akibat dari pelaksanaan pelayanan terhadap masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali mengajukan 7 buah Rancangan Peraturan Daerah yang dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali pada pelaksanaan rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang wakil rakyat Morowali, Rabu (7/3/18).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Morowali, Irwan Arya, S.Sos, dihadiri Bupati Morowali yang di wakili Sekretaris Daerah H. Moh. Jafar Hamid, SH.,MM, sejumlah Pejabat Eselon II dan III lingkup Pemda Morowali.

‘’Pemerintah Daerah mengajukan 7 (Tujuh) buah Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) untuk dibahas bersama dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah’’, ujar sekda H. Moh. Jafar Hamid, SH.,MM, saat membacakan laporan Bupati Morowali.

‘’Adapun rancangan peraturan daerah diantaranya: pertama, Raperda Kabupaten Morowali tentang pedoman pemberian hibah dan bansos yang bersumber dari APBD, kedua, Raperda tentang penyelenggaraan pendidikan pondok pesantren, ketiga, Raperda tentang pemantauan warga negara asing, ke empat, Raperda tentang urusan pemerintahan daerah, kelima, Raperda tentang penataan organisasi dan kelembagaan RSUD kelas D Pratama Kabupaten Morowali, ke enam, Raperda tentang perlindungan fakir miskin, dan ketujuh, Raperda tentang fasilitas pencegahan penyalahgunaan narkotika’’, Lanjut Sekda Morowali.

Dalam pembahasan Raperda, putra kelahiran Menui Kepulauan tersebut menambahkan ‘’semua perangkat daerah yang terkait maupun yang teknis untuk selalu hadir bersama dalam pembahasan, baik ditingkat komisi maupun pansus Dewan Perwakilan Daerah dan Tingkat Provinsi, sehingga raperda tersebut menjadi lebih sempurna dan implementatif’’, ujar mantan Kadis Kelautan mengakhiri laporannya. (Kominfo/HK).

Berita Terkait

wujudkan-akses-kesehatan-tanpa-sekat-bupati-morowali-iksan-kunjungi-puskesmas-wosu

Wujudkan Akses Kesehatan Tanpa Sekat, Bupati Morowali Iksan Kunjungi Puskesmas Wosu

Morowalikab.go.id – Bungku Barat – Usai memimpin langsung Apel Umum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aparatur desa se-Kecamatan Bungku Barat di halaman Kantor Camat Bungku Barat, Jumat (20/06/2025), Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abd

focus-group-discussion-tim-lemhannas-wujudkan-ketahanan-nasional-sektor-pertambangan

Focus Group Discussion Tim Lemhannas, Wujudkan Ketahanan Nasional Sektor Pertambangan

Morowalikab.go.id - BUNGKU - Tim Lemhannas Republik Indonesia bersama Pemerintah Daerah, menggelar Diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD), di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali, Rabu (20/2/19). Focus Group Discussion adalah suatu

bupati-morowali-iksan-tanggapi-kritik-masyarakat-di-media-sosial-saya-justru-senang-itu-tanda-saya-harus-berbenah

Bupati Morowali Iksan Tanggapi Kritik Masyarakat di Media Sosial: "Saya Justru Senang, Itu Tanda Saya Harus Berbenah"

Morowalikab.go.id – Bungku, 18 Juli 2025, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menunjukkan sikap terbuka terhadap berbagai kritik yang dilontarkan masyarakat, termasuk melalui media sosial. Menurutnya, kritik yang membangun merupakan

morowali-segera-terbitkan-ska-ekspor-proses-administrasi-dipusatkan-di-daerah

Morowali Segera Terbitkan SKA Ekspor, Proses Administrasi Dipusatkan di Daerah

Morowalikab.go.id – Bungku - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali, Amir Aminudin menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia  dan Bupati Morowali atas dukungan terhadap penguatan lay

klarifikasi-kekecewaan-mahasiswa-ini-penjelasan-kadis-pendidikan-daerah-kabupaten-morowali

Klarifikasi Kekecewaan Mahasiswa, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Daerah Kabupaten Morowali

Amir Aminudin, S.Pd., M.M Kadis Pendidikan Daerah Kabupaten Morowali   Morowalikab.go.id, Bungku, Kepala Dinas Pendidikan Daerah, Amir Aminudin, S.Pd., M.Pd mengklarifikasi terkait kekecewaan Mahasiswa atas ketidak hadiran Pemkab Morowali