PENYUSUNAN RENCANA KONTINJENSI BENCANA, BPBD MOROWALI BERSIAP KUMPULKAN DATA

  Tuesday 18 September 2018   helman kaimu     3180

morowalikab.go.id: Kontinjensi bencana merupakan keadaan dalam menyusun skenario penanganan darurat ketika terjadi bencana berdasarkan kajian teknis dari instansi yang berwenang dengan tujuan agar sarana prasarana vital serta kegiatan sosial ekonomi masyarakat segera berfungsi, dimana ini dilakukan sejak berlangsungnya tanggap darurat sampai dengan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Dengan dasar tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali menggelar rapat persiapan dan pengumpulan data dalam rangka penyusunan rencana kontijensi bencana banjir bandang dan uji lapangan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula BPBD Kabupaten Morowali, Selasa (18/9/18) di hadiri 22 komposisi peserta rapat penyusunan rencana kontijensi diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan Rakyat, Dinas Pendidikan, Bappeda, Sat Pol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Badan Lingkungan Hidup, Komandan Kodim, Polres Morowali, Puskesmas Bahodopi, Camat Bahodopi, RSUD Morowali, Dinas Kominfo, Untad II, BPS, PDAM, PLN, Basarnas, PT. Wanxiang Group, dan PT. Bintang Delapan Mineral Group.

Kepala BPBD, Drs. H. Napsahu Salili, M.Si, dalam mengawali kegiatan mengatakan kegiatan ini membutuhkan peran dan partisipasi kita semua, guna untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang sewaktu-waktu terjadi, untuk itu melalui pertemuan ini marilah kita satukan persepsi untuk membuat prosedur tetap dalam menyusun perencanaan sebelum terjadi bencana. Ujar mantan camat Menui Kepulauan.

Sekretaris Daerah, H. Moh. Jafar Hamid, SH.,MM, saat membuka kegiatan rapat mengatakan pada dasarnya Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi yang dilakukan Badan Penanggulanagan Bencana yang begitu getol dalam memperjuangkan dana di kementerian terkait penanggulanagan bencana dimana dari sekian banyak daerah di Indonesia, Kabupaten Morowali merupakan salah satu penerima dana dari pemerintah pusat. Lanjutnya

‘’dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan seluruh organisasi ataupun instansi terkait, untuk dapat bekerja sama dan terlibat aktif dalam menyusun kontinjensi bencana dengan sebaik-baiknya, karena ini merupakan kegiatan lintas sector, semua OPD harus berperan sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing’’ terang sekda, mengakhirinya. Kominfo/HK

Berita Terkait

bendera-pebotoa-adati-tobungku

BENDERA PEBOTOA ADATI TOBUNGKU

BENDERA PEBOTOA ADATI TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI   Arti: 1. Warna kuning merupakan warna kebesaran Kerajaan dan Adat Tobungku; 2. Lambang ditengah adalah Lambang Pebotoa Adati Tobungku.   Ukuran: 1. Bendera Umum 100 cm x 150 cm

tingkatkan-disiplin-dan-etos-kerja-diskominfo-gelar-rapat-staf

TINGKATKAN DISIPLIN DAN ETOS KERJA, DISKOMINFO GELAR RAPAT STAF

Kinerja aparatur Sipil Negara maupun Tenaga Honorer lingkup Dinas Kominfo Kabupaten Morowali sudah tidak diragukan lagi, hal ini terlihat pada saat jam kerja disibukkan dengan berbagai pekerjaan di bidangnya masing-masing. Meskipun demikian, ada bebe

jaga-kerukunan-antar-umat-fkub-sulteng-gelar-dialog-lintas-agama-di-morowali

Jaga Kerukunan Antar Umat, FKUB Sulteng Gelar Dialog Lintas Agama di Morowali

Morowalikab.go.id, Bungku - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Dialog Lintas Agama di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku T

tinjau-pengelolaan-lingkungan

TINJAU PENGELOLAAN LINGKUNGAN

KOMISI VII DPR RI SAMBANGI KAWASAN INDUSTRI MOROWALI Morowalikab.go.id: Didampingi Pjs. Bupati Morowali DR. Ir. Bartholomeus Tandigala, SH.,CES, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bidang Energi Sumber Daya Mineral

bupati-hadiri-halal-bi-halal-pwri-kabupaten-morowali

Bupati Hadiri Halal Bi Halal dan Silaturahim PWRI Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim didampingi sejumlah Pejabat Eselon II dan III lingkup Pemkab Morowali menghadiri halal bi halal dan silaturahim Persatuan Weradatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Morowali, di Naka Beac