PANDUAN PAKAIAN ADAT TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI

  Wednesday 02 October 2024   helman kaimu     1540

PANDUAN PAKAIAN ADAT TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI

 

PAKAIAN ADAT PRIA BUNGKU

BANGSAWAN (KANTIU)

WhatsApp Image 2024-10-01 at 12-30-23

 

 

Keterangan :

1. Bulu Burung Cendrawasih, pemasangannya di sebelah kiri dari Tali Eko-Eko;

2. Tali Eko-Eko/Tali Mohalo. Tutup kepala bermakna bahwa kita senantiasa menjunjung adat istiadat, ujungnya berakhir di sebelah kiri, warna dominan hitam. Warna hitam bermakna keselamatan dan melindungi, juga kekuatan untuk menghalangi hal-hal yang negatif;

3. Lidah Bahu, digunakan hanya untuk turunan bangsawan;

4. Kancing baju Jas Kantiu, berjumlah 9 buah yang berarti turunan bangsawan tunduk pada huku soasio;

5. Jas Tutup Kantiu untuk pria, baju dan ekor baju menyambung dan berwarna hitam;

6. Selempang, digunakan pada bahu kanan, lebar selempang 10 cm, warna selempang berwarna kuning. Selempang dapat diberi motif bordir.

7. Jas Tutup Kantiu menggunakan motif corak atapande tapi tidak mengikat, artinya dapat menggunakan motif lain;

8. Penggunaan motif atapande di bagian lengan Jas Kantiu, motif dapat menggunakan corak yang lain;

9. Ekor Jas Kantiu, panjang ekor menyesuaikan dengan postur badan, batas ujung bawah hingga sedikit diatas belakang lutut;

10. Celana kain berwarna putih. Warna putih bermakna hati yang bersih, tanpa sarung;

11. Sepatu warna hitam tanpa tali.

 

 

PAKAIAN ADAT WANITA BUNGKU

 (BAJU LABU)

WhatsApp Image 2024-10-01 at 12-30-30 

 

Keterangan:

1. Jilbab/Hijab Kuning/Hitam bagi yang dalam kesehariannya telah menggunakan jilbab/hijab;

2. Kamaki (Rantai Silang) digunakan bahwa wanita bangsawan Bungku senantiasa diikat oleh adat istiadat;

3. Salafi, yang berfungsi sebagai penutup dada, yang berwarna berbeda (kontras) dengan warna kain baju, wajib digunakan oleh golongan turunan bangsawan juga masyarakat umum;

4. Langke Mesunsu (Gelang Bersusun) digunakan sebagai simbol keanggunan wanita

bangsawan;

5. Kancing Pada Lengan Baju 9 Biji untuk turunan bangsawan yang berarti turunan

bangsawan tunduk pada huku soasio;

6. Baju Adat berlengan panjang berwarna kuning/hitam/putih untuk turunan

bangsawan sedangkan masyarakat umum menggunakan warna hitam saja;

7. Kain rok berwarna kuning atau hitam.

8. Panjang rok di bawah mata kaki;

9. Menggunakan slof yang ujungnya tertutup, tertutup melambangkan kesopanan.

 

 

PAKAIAN ADAT PRIA BUNGKU

 UMUM (KANTIU)

WhatsApp Image 2024-10-01 at 12-30-29  

 

Keterangan:

1. Tali Eko-Eko/Tali Mohalo, ujungnya jatuh di sebelah kiri, warna hitam seragam;

2. Kancing baju Jas Kantiu, berjumlah 7 buah;

3. Selempang, digunakan pada bahu kanan, lebar selempang 10 cm, warna selempang berwarna putih;

4. Jas Kantiu berwarna seragam selain hitam;

5. Jas Kantiu menggunakan motif corak atapande tapi tidak mengikat, artinya dapat menggunakan motif  lain;

6. Penggunaan motif atapande di bagian lengan Jas Kantiu, motif dapat menggunakan corak yang lain.

7. Ekor Jas Kantiu, panjang ekor menyesuaikan dengan postur badan, batas ujung bawah hingga sedikit diatas belakang lutut;

8. Celana kain berwarna putih, tanpa sarung;

9. Sepatu warna hitam.

 

PAKAIAN ADAT UMUM WANITA BUNGKU

 

WhatsApp Image 2024-10-01 at 12-30-32 

Keterangan:

1. Jilbab/Hijab bagi yang dalam kesehariannya telah menggunakan jilbab/hijab;

2. Salavi (penutup dada) yang berwarna berbeda (kontras) dengan warna kain baju;

3. Kancing Pada Lengan Baju berjumlah 5 atau 7 Biji;

4. Baju Adat berlengan panjang berwarna selain hitam dan kuning;

5. Kain rok berwarna kuning atau selaras dengan warna baju;

6. Panjang rok di bawah mata kaki;

7. Menggunakan slof yang ujungnya tertutup.

Berita Terkait

pemkab-morowali-gelar-apel-perdana-pasca-libur-idul-fitri-1444-h

Pemkab Morowali Gelar Apel Perdana Pasca Libur Idul Fitri 1444 H

Morowalikab.go.id, Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melaksanakan apel perdana, setelah libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 M, bertempat di halaman Kantor Bupati Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Rabu (26/4/

polres-morowali-lkuti-upacara-peringatan-hut-bhayangkara-ke-76-via-virtual

Polres dan Forkopimda Morowali Ikuti Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-76 via Virtual

Morowalikab.go.id - Bungku - Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah, Selasa (05/07/2022). Upacara t

wakil-bupati-morowali-iriane-iliyas-buka-lomba-evaluasi-perkembangan-desa-dan-kelurahan-tingkat-kabupaten-di-desa-marga-mulya

Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas Buka Lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten di Desa Marga Mulya

Morowalikab.go.id –  Bungku Barat- Atas nama Bupati Morowali, Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Morowali, Darmayanti Iksan, secara resmi membuka kegiatan Penilaian Lomba Evaluasi Perkembangan De

wabup-hnajamudin-resmi-membuka-utsawa-dharma-gita-ke-xi-tingkat-kabupaten-morowali

Wabup H.Najamudin, Resmi Membuka Utsawa Dharma Gita Ke XI Tingkat Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id-Bungku- Wakil Bupati Morowali Dr. H.Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka Kegiatan Utsawa Dharma Gita Ke XI Tingkat Kabupaten Morowali, di Desa Solonsa Jaya, Kec. Witaponda Sabtu (03/09/22).   Kegiatan turut

bpom-palu-monev-program-nasional-gkpd-pjas-dan-pasar-aman-dari-bahan-berbahaya-di-morowali

BPOM Palu Monev Program Nasional GKPD, PJAS dan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya di Morowali

Morowalikab.go.id - Bungku - Balai POM Palu lakukan Monitoring dan Evaluasi Program Nasional Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) Program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Program Pasar Aman berbasis komunitas di Kabupaten Morowali, Selas