PANDUAN PAKAIAN ADAT TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI

  Wednesday 02 October 2024   helman kaimu     1661

PANDUAN PAKAIAN ADAT TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI

 

PAKAIAN ADAT PRIA BUNGKU

BANGSAWAN (KANTIU)

WhatsApp Image 2024-10-01 at 12-30-23

 

 

Keterangan :

1. Bulu Burung Cendrawasih, pemasangannya di sebelah kiri dari Tali Eko-Eko;

2. Tali Eko-Eko/Tali Mohalo. Tutup kepala bermakna bahwa kita senantiasa menjunjung adat istiadat, ujungnya berakhir di sebelah kiri, warna dominan hitam. Warna hitam bermakna keselamatan dan melindungi, juga kekuatan untuk menghalangi hal-hal yang negatif;

3. Lidah Bahu, digunakan hanya untuk turunan bangsawan;

4. Kancing baju Jas Kantiu, berjumlah 9 buah yang berarti turunan bangsawan tunduk pada huku soasio;

5. Jas Tutup Kantiu untuk pria, baju dan ekor baju menyambung dan berwarna hitam;

6. Selempang, digunakan pada bahu kanan, lebar selempang 10 cm, warna selempang berwarna kuning. Selempang dapat diberi motif bordir.

7. Jas Tutup Kantiu menggunakan motif corak atapande tapi tidak mengikat, artinya dapat menggunakan motif lain;

8. Penggunaan motif atapande di bagian lengan Jas Kantiu, motif dapat menggunakan corak yang lain;

9. Ekor Jas Kantiu, panjang ekor menyesuaikan dengan postur badan, batas ujung bawah hingga sedikit diatas belakang lutut;

10. Celana kain berwarna putih. Warna putih bermakna hati yang bersih, tanpa sarung;

11. Sepatu warna hitam tanpa tali.

 

 

PAKAIAN ADAT WANITA BUNGKU

 (BAJU LABU)

WhatsApp Image 2024-10-01 at 12-30-30 

 

Keterangan:

1. Jilbab/Hijab Kuning/Hitam bagi yang dalam kesehariannya telah menggunakan jilbab/hijab;

2. Kamaki (Rantai Silang) digunakan bahwa wanita bangsawan Bungku senantiasa diikat oleh adat istiadat;

3. Salafi, yang berfungsi sebagai penutup dada, yang berwarna berbeda (kontras) dengan warna kain baju, wajib digunakan oleh golongan turunan bangsawan juga masyarakat umum;

4. Langke Mesunsu (Gelang Bersusun) digunakan sebagai simbol keanggunan wanita

bangsawan;

5. Kancing Pada Lengan Baju 9 Biji untuk turunan bangsawan yang berarti turunan

bangsawan tunduk pada huku soasio;

6. Baju Adat berlengan panjang berwarna kuning/hitam/putih untuk turunan

bangsawan sedangkan masyarakat umum menggunakan warna hitam saja;

7. Kain rok berwarna kuning atau hitam.

8. Panjang rok di bawah mata kaki;

9. Menggunakan slof yang ujungnya tertutup, tertutup melambangkan kesopanan.

 

 

PAKAIAN ADAT PRIA BUNGKU

 UMUM (KANTIU)

WhatsApp Image 2024-10-01 at 12-30-29  

 

Keterangan:

1. Tali Eko-Eko/Tali Mohalo, ujungnya jatuh di sebelah kiri, warna hitam seragam;

2. Kancing baju Jas Kantiu, berjumlah 7 buah;

3. Selempang, digunakan pada bahu kanan, lebar selempang 10 cm, warna selempang berwarna putih;

4. Jas Kantiu berwarna seragam selain hitam;

5. Jas Kantiu menggunakan motif corak atapande tapi tidak mengikat, artinya dapat menggunakan motif  lain;

6. Penggunaan motif atapande di bagian lengan Jas Kantiu, motif dapat menggunakan corak yang lain.

7. Ekor Jas Kantiu, panjang ekor menyesuaikan dengan postur badan, batas ujung bawah hingga sedikit diatas belakang lutut;

8. Celana kain berwarna putih, tanpa sarung;

9. Sepatu warna hitam.

 

PAKAIAN ADAT UMUM WANITA BUNGKU

 

WhatsApp Image 2024-10-01 at 12-30-32 

Keterangan:

1. Jilbab/Hijab bagi yang dalam kesehariannya telah menggunakan jilbab/hijab;

2. Salavi (penutup dada) yang berwarna berbeda (kontras) dengan warna kain baju;

3. Kancing Pada Lengan Baju berjumlah 5 atau 7 Biji;

4. Baju Adat berlengan panjang berwarna selain hitam dan kuning;

5. Kain rok berwarna kuning atau selaras dengan warna baju;

6. Panjang rok di bawah mata kaki;

7. Menggunakan slof yang ujungnya tertutup.

Berita Terkait

peletakan-batu-pertama-bupati-morowali-resmikan-pembangunan-pondok-pesantren-al-hikmah-desa-lambelu

Bupati Morowali Resmikan Pembangunan Pondok Pesantren Al-Hikmah Desa Lambelu.

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali, Drs. Taslim meletakkan batu pertama Pondok Pesantren yayasan Al-Hikmah Minggu, (20/09). Pembangunan Pondok Pesantren tersebut berlokasi di Desa Lambelu, Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali. Hadir dalam

ringankan-beban-masyarakat-pemkab-morowali-serahkan-bantuan-jadup-di-kecamatan-menkep-dan-bungku-selatan

Ringankan Beban Masyarakat, Pemkab Morowali Serahkan Bantuan ''Jadup'' di Kecamatan Menkep dan Bungku Selatan

Morowalikab.go.id, Setelah Bungku Tengah dan Bungku Timur, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Dinas Sosial Kembali menyerahkan bantuan jaminan hidup (Jadup) Tahfiz Pondok Pesantren (Ponpe), Lansia, Janda Kurang Mampu, dan Penyandang Disa

bupati-iksan-baharudin-abdul-rauf-resmi-buka-konsultasi-publik-rpjmd-20252029

Bupati, Iksan Baharudin Abdul Rauf Resmi Buka Konsultasi Publik RPJMD 2025–2029

Morowalikab.go.id – Bungku - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, secara resmi membuka kegiatan konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Morowali periode 2025–2029 yang berla

tangis-syukur-penerima-manfaat-iringi-peresmian-perumahan-baznas-di-morowali

Tangis Syukur Penerima Manfaat, Iringi Peresmian Perumahan Baznas di Morowali

Morowalikab.go.id – Bungku – Program pembangunan perumahan yang diinisiasi melalui kolaborasi antara Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Morowali dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Morowali tidak hanya dima

bupati-morowali-lantik-13-kades-di-menkep-dan-5-anggota-bpd

Bupati Morowali Lantik 13 Kades di Menkep dan 5 Anggota BPD

PPID - morowalikab.go.id - Ulunambo - Sebanyak 13 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa serentak Tanggal 28 September 2019 periode 2019-2025 di Wilayah Kecamatan Menui Kepulauan resmi dilantik oleh Bupati Morowali, Jum’at (25/10/