Klarifikasi Kekecewaan Mahasiswa, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Daerah Kabupaten Morowali

  Friday 03 September 2021   helman kaimu     3986

IMG_20210903_222415

Amir Aminudin, S.Pd., M.M

Kadis Pendidikan Daerah Kabupaten Morowali

 

Morowalikab.go.id, Bungku, Kepala Dinas Pendidikan Daerah, Amir Aminudin, S.Pd., M.Pd mengklarifikasi terkait kekecewaan Mahasiswa atas ketidak hadiran Pemkab Morowali dalam pelaksanaan kegiatan Pelantikan Pengurus dan Diskusi Publik yang digelar HMI MPO Mahasiswa Morowali di Gedung Serba Guna Achmad Hadi pada Kamis (02/09/21).

Dalam klarifikasinya, Kadis Pendidikan mengungkapkan bahwa tidak bisa dipungkiri, Mahasiswa merupakan agen perubahan yang harus didukung dalam berbagai hal termasuk kegiatan yang diselenggarakan adik-adik mahasiswa di Gedung Serba Guna Kelurahan Matano.

‘’Saya paham betul, mahasiswa itu adalah Agent of Change atau agen perubahan dalam pembangunan nasional, sehingga perlu didukung oleh semua pihak terutama pemerintah daerah. Namun perlu juga mahasiswa pahami bahwa ini sangat situasional, dimana dihari yang bersamaan pemkab Morowali memiliki agenda kegiatan yang tidak kalah penting untuk kemajuan daerah yakni pelantikan Dewan Adat Tobungku, olehnya, saya selaku Kadis Pendidikan Daerah selaku penanggung jawab acara tentunya ini tidak bisa saya tinggalkan,’’ jelas Amir sapaan Kadis Pendidikan Morowali.

Amir melanjutkan, bahwa dihari yang bersamaan pula,  seluruh pejabat lingkup Dinas Pendidikan Daerah mengikuti asistensi anggaran perubahan, sehingga tidak ada keterwakilan Dinas Pendidikan Daerah dalam mengikuti kegiatan mahasiswa dimaksud.

‘’Dihari yang sama dan waktu yang bersamaan pula, seluruh Kepala Seksi, Kabid dan Sekretaris Dinas Pendidikan mengikuti asistensi anggaran perubahan yang menurut kami merupakan salah satu agenda penting untuk kepentingan daerah, sehingga ini tidak bisa kami tinggalkan. Olehnya, ketidak hadiran kami bukan berarti untuk menghindar dari sorotan adik-adik mahasiswa. Untuk itu, yang terpenting, Pemda dalam hal ini Dinas Pendidikan Daerah pada prinsipnya sangat membuka diri untuk para mahasiswa termasuk masyarakat yang ingin berdiskusi guna kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Morowali,’’ ujarnya.

Terkait anulir tema kegiatan, lanjut Amir, itu hanya sebatas koreksi dan masukan bahwa saya tidak pantas dijadikan sebagai narasumber berdampingan dengan Bupati atau Wabup sebagai panelis dengan membahas topik yang sama.

‘’Kalau bapak Bupati hadir dan saya hanya sebatas mendampingi saja saya kira ini sudah wajar, namun jika saya diundang bersama bapak Bupati dan Wabup untuk duduk bersama sebagai panelis dengan membahas topik yang sama, saya kira ini akan menjadi tontonan menarik bagi adik-adik mahasiswa tapi bagi saya rasanya kurang elok. Intinya, semua kegiatan mahasiswa kami sangat mendukungnya, namun karena persoalan kurangnya waktu luang, membuat kami tidak dapat menghadiri kegiatan adik-adik mahasiswa,’’ tutur Amir.

Selain itu, dirinya juga mempersilahkan mahasiswa dan juga masyarakat umum untuk memberikan kritikan sekaligus masukan yang sifatnya membangun.

‘’Kritikan atau masukan mahasiswa yang merupakan agen perubahan yang menjadi harapan kita kedepan dipersilahkan untuk memberikan kritikan yang sifatnya membangun serta  memberikan masukan kepada kami terkait hal-hal yang menyangkut pendidikan, namun lagi-lagi saya katakan bahwa kritikan yang sifatnya membangun selalu berdasarkan data dan fakta lapangan, jika tidak, itu hanya perbincangan biasa-biasa saja. Olehnya kami selaku pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Daerah tentunya akan terus memberikan informasi kepada siapapun yang membutuhkannya sepanjang itu masih dalam konteks yang wajar,’’ pungkas Amir.

Berita Terkait

wabup-iriane-iliyas-sampaikan-pendapat-akhir-bupati-morowali-dalam-rapat-paripurna

Wabup Iriane Iliyas Sampaikan Pendapat Akhir Bupati Morowali dalam Rapat Paripurna

Morowalikab.go.id - Bungku - Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menyampaikan pendapat akhir Bupati Morowali dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024–2025 yang digelar di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabu

plt-sekwan-dprd-morowali-drs-syukri-matorang-sampaikan-laporan-hasil-pembahasan-badan-anggaran-tentang-pertanggungjawaban-pelaksanaan-apbd-tahun-anggaran-2019

Hasil Pembahasan Badan Anggaran Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019,Dibacakan Plt Sekwan Morowali

Morowalikab.go.id-Bungku- Rabu (8/07), DPRD Kabupaten Morowali Gelar paripurna Ke-11 masa persidangan III, terhadap laporan hasil pembahasan badan anggaran tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019. Turut hadir, Wakil Bupati Mor

hadiri-pembukaan-skpp-bupati-harapkan-kader-mampu-memberikan-pemahaman-kepada-masyarakat

Hadiri Pembukaan SKPP, Bupati Harapkan Kader Pengawas Partisipatif Mampu Memberikan Pemahaman Kepada Masyarakat

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim didampingi Kaban Kesbangpol, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, dan Kasat Pol PP, Drs. Ambo Lewa, M.Pd, menghadiri pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tingkat Dasar Kabupaten Mor

dukungan-pemda-morowali-dalam-dunia-pendidikan-berhasil-melahirkan-siswa-siswa-yang-kreatif-dan-inovatif-di-smpn-2-bumiraya

DUKUNGAN PEMDA MOROWALI DALAM DUNIA PENDIDIKAN BERHASIL MELAHIRKAN SISWA SISWA YANG KREATIF DAN INOVATIF DI SMPN II BUMIRAYA

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali, Drs.Taslim menghadiri Promosi Budaya Profil Pelajar Pancasila dan Launching Majalah Dinding (Mading)Jenius yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal sekaligus pisah kenang Guru PPPK-Siswa kelas 9 SMPN 2 Bumir

lestarikan-budaya-permainan-tradisional-tobungku-pemkab-morowali-gelar-metandi-mehule

Lestarikan Budaya Permainan Tradisional Tobungku, Pemkab Morowali Gelar ‘’Metandi Mehule’’

  Morowalikab.go.id, Bungku,  Untuk melestarikan kebudayaan tradisional masyarakat Tobungku, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar pertandingan gasing atau ‘’Metandi Mehule’’. Perlombaan yang diinisiasi o