Jaga Kondusifitas Investasi, Danrem 132/TDL Sebut Keamanan Morowali Harus Di Perkuat

  Jumat 19 Juni 2020   helman kaimu     184

DANREM 4

Morowali, IKP Kominfo, Komandan Resort Militer (Danrem) 132/Tadulako, Brigadir Jenderal TNI. H. Farid Makruf, M.A, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 132 PD XIII/Mdk, Ny. Shally Farid Makruf bersama rombongan menggelar kunjungan kerja di Kabupaten Morowali.

Tiba di Rujab Bupati Morowali, Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, Rombongan Danrem  disambut dengan tarian adat Kerajaan Bungku pada Kamis (18/06/20) malam.

DANREM 6_thumbnail

Usai penyambutan, Danrem langsung menggelar acara tatap muka dalam rangka kunjungan kerja di Wilayah Kodim 1311/Morowali dengan unsur Forkopimda diantaranya, Bupati Morowali, Drs. Taslim, Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, Kapolres Morowali, AKBP. Bayu Indra Wiguno, S.I.K, M.I.K, Dandim 1311/Morowali, Letkol. Inf. Raden Yoga Raharja,SE.MM.M.I.Pol.

Selain itu hadir pula, Sekretaris Daerah, H. Moh. Jafar Hamid, SH., MH, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali, Ny. Asnoni Taslim, Kepala OPD, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan Tokoh Adat Kerajaan Bungku.

DANREM 5

Sebagai perkenalan awal, Bupati Morowali diwakili Wakil bupati menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus melaporkan kondisi geografis Kabupaten Morowali.

‘’Saya atas nama Bupati Morowali mengucapkan selamat datang Bapak Danrem bersama rombongan di Kabupaten Morowali, semoga kehadiran Danrem dapat memberikan dukungan keamanan yang lebih baik  di Bumi Tepeasa Moroso ini,’’ ujarnya

Najamudin menambahkan bahwa Kabupaten Morowali terdiri dari 9 kecamatan, 133 Desa/Kelurahan, 145 ribu jiwa, dan Kecamatan Bungku tengah merupakan ibu kota Kabupaten Morowali. Dari 9 kecamatan yang tersebar  2 diantaranya berada dikepulauan yakni Kecamatan Bungku Selatan dan Kecamatan Menui Kepulauan, sementara 7 Kecamatan lainnya berada didaratan, yakni Kecamatan Witaponda, Bumi Raya, Bungku Barat, Bungku Tengah, Bungku Timur, Bahodopi, dan Bungku Pesisir.

Dihuni oleh berbagai suku, Daerah ini memiliki sejumlah potensi diantaranya, potensi pertanian dan perkebunan, potensi pertambangan dan potensi perikanan. Berdasarkan data statistik tahun 2019, Morowali berada pada peringkat pertama pertumbuhan ekonomi secara nasional disusul Kab. Halmahera selatan.

‘’Peningkatan pertumbuhan ekonomi terjadi akibat adanya pabrik smelter di Daerah ini yang mempekerjakan ribuan karyawan lokal maupun TKA. Olehnya peningkatan keamanan sangat dibutuhkan, mengingat hal tersebut sebagai salah satu syarat investasi di Kabupaten Morowali, Kehadiran Danrem mudah-mudahan dapat memberikan dukungan keamanan  dengan membangun batalyon diatas lahan 100 Ha yang sudah dipersiapkan oleh Pemda di Desa Makarti Jaya Kecamatan Bahodopi,’’ jelasnya

Di tempat yang sama, Danrem mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Morowali yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya dalam kunjungan kerjanya mulai dari tahap penjemputan hingga pada persiapan lokasi pembangunan Batalyon. ‘’Terimakasih Banyak buat Pemkab Morowali atas sambutannya yang luar biasa, terlebih lagi dengan keseriusan Pemkab Morowali dalam meningkatkan keamanan daerahnya. Hal ini terbukti dengan disiapkannya lahan pembangunan Batalyon. Satu hal yang kami sampaikan bahwa keamanan harus kita perkuat bersama Kapolres di Daerah ini,’’ ujarnya

Danrem menambahkan, kunker ini dilakukan atas perintah Pangdam XIII Merdeka untuk meninjau apa yang perlu diperbuat di Daerah ini. ‘’Sehubungan dengan perkembangan potensi SDA Morowali, dibutuhkan peningkatan keamanan yang lebih baik. Hal ini untuk mendukung mimpi Pemerintah menjadikan Morowali sebagai pemasok utama sumber dari batrei litium. Oleh karena itu diharapkan produksi ini terus bertambah tanpa merusak alam sekitarnya. Teknologi inilah yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah untuk terus mengeploitasi SDA yang ada dan bisa dijadikan pemasok nomor satu di Dunia. Olehnya untuk menunjang industri ini dibutuhkan pengamanan yang baik. Kami sangat siap membantu pembangunan yang sedang berkembang pesat di Morowali, tidak hanya pelayanan 1x24 jam kalau perlu 1x48 jam. Tegasnya.

 

Berita Terkait

bimtek-smart-city-morowali-impian-jadi-kenyataan

BIMTEK SMART CITY MOROWALI, IMPIAN JADI KENYATAAN

 morowalikab.go.id: Smart city merupakan sebuah konsep kota cerdas yang dapat membantu masyarakat dalam pengelolaan ketersediaan sumber daya yang ada serta memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat atau lembaga dalam melakukan kegiatannya, s

pemberangkatan-cjh-morowali-sekda-titip-pesan-untuk-daerah

PEMBERANGKATAN CJH MOROWALI, SEKDA TITIP PESAN UNTUK DAERAH

Bertempat di Masjid Agung Morowali, Minggu (5/8/18), mewakili Bupati Morowali, Sekda, H. Moh. Jafar Hamid, SH.,MM, melepas secara resmi pemberangkatan 154 orang Calon Jama’ah Haji (CJH) Kabupaten Morowali yang terdiri dari Kecamatan Witaponda 10 or

pemkab-morowali-gelar-konsultasi-publik-lima-buah-raperda

Pemkab Morowali Gelar Konsultasi Publik Lima Buah Raperda

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Bagian Hukum dan Perundang-Undangan bekerjasama perkumpulan Lembaga Kajian Hukum dan Otonomi Daerah Nasional, menggelar konsultasi publik lima buah Rancangan Peraturan

penyusunan-rencana-kontinjensi-bencana-bpbd-morowali-bersiap-kumpulkan-data

PENYUSUNAN RENCANA KONTINJENSI BENCANA, BPBD MOROWALI BERSIAP KUMPULKAN DATA

morowalikab.go.id: Kontinjensi bencana merupakan keadaan dalam menyusun skenario penanganan darurat ketika terjadi bencana berdasarkan kajian teknis dari instansi yang berwenang dengan tujuan agar sarana prasarana vital serta kegiatan sosial ekonomi

sosialisasi-zona-wilayah-pesisir-dan-pulau-kecil-di-kabupaten-morowali

SOSIALISASI ZONA WILAYAH PESISIR DAN PULAU KECIL DI KABUPATEN MOROWALI

MOROWALIKAB.GO.ID -Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten morowali melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (PERDA) no.10 tahun 2017  tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesi