Pemkab Morowali Gelar Safari Ramadhan di Mesjid Islamic Center

  Wednesday 28 April 2021   Winda Bestari     2815

IMG-20210428-WA0006

morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Kabupaten menggelar Safari Ramadhan di Mesjid Islamic Center, Selasa (27/04). Pada malam ke - 16 Ramadhan ini, merupakan hari kedua pelaksanaan Safari Ramadhan di Kecamatan Bungku Tengah. Seperti diketahui, Safari Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan Pemkab Morowali di setiap Kecamatan se Kabupaten Morowali. Safari tahun ini sangat berbeda. Sebab, pelaksanaannya harus menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat. Mengingat, Safari tahun 2021 masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan di antaranya Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, pengurus mesjid dan sejumlah Aparatur Sipil Negara dalam lingkup Pemkab Morowali.

Staf Khusus Bupati Bidang Keagamaan, Ustad Maulana Jasmudin Rone dalam safari tersebut berkesempatan memberikan ceramah singkat kepada masyarakat. Dalam tausiahnya, ia menyampaikan bahwa dunia hanya sebagai tempat persinggahan manusia untuk menyiapkan bekal di akhirat. Olehnya, ia mengingatkan agar manusia tidak terperdaya akan hal duniawi sehingga melupakan kehidupan yang kekal.

"Kita mampu berjam-jam menatap layar ponsel. Kebanyakan waktu dipakai hanya untuk urusan dunia. Jangan sampai kita diberi banyak nikmat dunia, justru membuat kita buta", pungkas Jasmudin.

"Olehnya di bulan suci Ramadhan ini, bulan yang penuh ampunan serta keberkahan, mari kita terus tingkatkan keimanan diri dan bertakwa agar tetap taat melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya", tandas dia.

Diketahui, pelaksanaan dakwah Safari Ramadhan telah dimulai sejak Senin, (26/04/21) dan akan berakhir pada Sabtu, (08/05/21). Safari tersebut, dipimpin oleh Bupati Morowali, Drs. Taslim dan Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd., serta didampingi oleh seluruh pimpinan OPD dan jajarannya dalam lingkup Pemkab Morowali.

Berita Terkait

ikuti-webinar-smart-city-2022-diskominfo-morowali-ajak-masyarakat-sukseskan-program-gerakan-100-smart-city

Ikuti Webinar Smart City 2022, Diskominfo Morowali Ajak Masyarakat Sukseskan Program Gerakan 100 Smart City

Morowalikab.go.id-Bungku- Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Morowali ikuti seminar Smart City Tahun 2022 Secara Virtual, di Ruang Media Center Diskominfo, Rabu (09/02/2022). Seminar Mengusung tema " Tantangan dan Peluang Pengembangan Sma

kepala-bpbd-morowali-bahdin-baid-dorong-pembaruan-kontinjensi-bencana-sesuai-ancaman-lokal

Kepala BPBD Morowali Bahdin Baid Dorong Pembaruan Kontinjensi Bencana Sesuai Ancaman Lokal

Morowalikab.go.id – Bungku - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali, Bahdin Baid, SH., MH mendorong pembaruan dokumen kontinjensi bencana agar selaras dengan ancaman lokal yang ada di wilayah Morowali. Langkah i

pimpin-apel-perdana-pasca-lebaran-idul-fitri-ini-instruksi-bupati-morowali-untuk-asn-dan-tenaga-honorer

Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran Idul Fitri, Ini Instruksi Bupati Morowali untuk ASN dan Tenaga Honorer

Morowalikab.go.id-Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melaksanakan apel perdana Pasca Lebaran Idul Fitri 1443 H, di Halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Morowali, dengan pembina apel langsung oleh Bupati Morowali Drs. Taslim

bps-morowali-sosialisasi-fgd-penyusunan-publikasi-kabupaten-morowali-dalam-angka-tahun-2022

BPS Morowali Sosialisasi FGD Penyusunan Publikasi Kabupaten Morowali dalam Angka Tahun 2022

Morowalikab.go.id - Bungku - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Morowali melaksanakan Sosialisasi Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Publikasi Kabupaten Morowali dalam Angka 2022 di Aula Hotel Metro, Senin (21/02/2022). Acara tersebut mengus

aksi-7-berikut-publikasi-hasil-analisis-data-pengukuran-stunting-di-kabupaten-morowali-tahun-2019-2020

Publikasi Hasil Analisis Data Pengukuran Stunting Tingkat Kabupaten Morowali Tahun 2019-2020

Perkembangan Sebaran Prevalensi Stunting Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita ( bayi dibawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandung