Drs Muh Adzan Djirimu,M.Si, Sosilisasikan Perwira Wisata

  Monday 24 May 2021   Iqbal Mirza     3352

1

morowalikab.go.id. Menui Kepulauan, Bertempat di dikawasan Wisata Sombori desa Mbokita tepatnya di Pulau kayangan  telah dilaksanakan Sosialisasi proyek perubahan Perwira Wisata ( Sabtu,22/05/21) yang digagas oleh Drs Adzan Djirimu.M,Si.yang juga Kadis Porapar Morowali.sebagai salah satu syarat dalam mengikuti  PKN Tk II ( PIM II )

2

Dalam sosialisasinya Adzan Menyampaikan Perwira Wisata adalah Singkatan Dari Pemuda berwirausaha berbasis Pariwisata,ini diharapkan agar peran pemuda lebih signifikan dalam pengembangan usaha  kepariwisataan  Kabupaten Morowali. Pemuda sangat tepat di berdayakan untuk mendukung usaha ini,dengan membentuk kelompok pemuda yang dapat dilibatkan dalam pengelolaan pariwisata.dengan membekalinya dengan pelatihan kewirausahaan ,mendukung permodalan dan pendampingan  serta membuka ruang yang selebar- lebarnya untuk berekspresi.

3

Lebih jauh Adzan Djirimu menjelaskan " Morowali sebagai daerah yang banyak memiliki destiasi wisata khususnya wiasata bahari yang menarik dan eksotis,diketahui  sebagian wilayahnya yang terdiri dari gugusan pulau yang indah dan memiliki keunukan tersendiri.,denga kunjunan wisatawan manca negara sebanyak 218 orang dan wisatanawan nusantara 5,461 orang di tahun 2019 dengan melihat potensi ini pemudalah yang sangat diharapkan mendukung ini serta juga dapat melahirkan entrepenuer muda yang bergerak di bidang usaha  pengadaan souvenir dan pemasarannya, coffee shop,Home stay usaha bidang kuliner ," 

Dengan penguatan dan pelibatan pemuda tentunya akan membuka lapangan usaha,menurunkan angka pembangunan,menedukasi untuk melakukan hal positif dan bermampaat,tentunya akan berdampak pada kesejahteraan Pemuda dan masyarakat serta menjadikan usaha pariwisata bergairah.Urai Kadis {orapar Morowali.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pulau Kayangan di hadiri oleh  Hipmi Morowali,Mandalika EO, Kelompok Penggiat Lingkungan  SDC Morowali,pengiat Wisata,Pemuda dan  masyarakat desa Mbokita.

 

 

Berita Terkait

20700-petani-se-morowali-diberi-perlindungan-direktur-kepesertaan-bpjamsostek-sebut-morowali-menginspirasi-sulawesi-tengah

20.700 Petani se Morowali Diberi Perlindungan, Direktur Kepesertaan BPJamsostek Sebut Morowali Menginspirasi Sulawesi Tengah

Morowalikab.go.id - Bungku - Launching Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) bagi Petani se Kabupaten Morowali resmi digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis (16/06/22). Capai 94,4 persen tertinggi se Indone

sekda-morowali-buka-forum-advokasi-komitmen-pemda-dan-lintas-sektor-tahun-2021

Sekda Morowali Buka Forum Advokasi Komitmen Pemda dan Lintas Sektor Tahun 2021

Morowalikab.go.id-Bungku- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali Drs. Jafar Hamid, membuka Forum Advokasi Komitmen Pemda dan Lintas Sektor Ruang Aula Kantor Bupati, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Kec. Bungku Tengah, Kamis (11/02/2021). Ke

pemrov-sulteng-sosialisasi-perda-rzwp3k

Pemprov Sulteng Sosialisasi Perda RZWP3K

PPID – morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Biro Hukum dan Perundang-undangan Sekretariat Daerah, melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sulteng Nomor 10 Tahun 2017 tentang Rencana Zonasi Wi

pj-bupati-morowali-studi-kaji-pelayanan-publik-di-kota-medan-sumut

Pj Bupati Morowali Studi Kaji Pelayanan Publik di Kota Medan Sumut

Morowalikab.go.id, Medan - Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan Kunjungan kerja (Kunker) dalam rangka Studi Kaji Pelayanan Publik di Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (22/1/2

vertikal-drayer-30-ton-pertama-di-sulawesi-tengah-morowali-diresmikan-wujud-pemda-untuk-kesejahteraan-petani

VERTIKAL DRAYER 30 TON PERTAMA DI SULAWESI TENGAH-MOROWALI DIRESMIKAN : WUJUD PEMDA UNTUK KESEJAHTERAAN PETANI

morowalikab.go.id - Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, dalam hal ini Bupati Morowali, Drs.Taslim meresmikan Instalasi pengering Gabah (Vertikal Drayer) Kapasitas 30 Ton, bertempat di Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumiraya, Ming