Cegah Tindak Pidana Korupsi, Pemkab Morowali Gelar Sosialisasi PPG

  Kamis 22 Juli 2021   helman kaimu     1539

Gratifikasi 1

Morowalikab.go.id, Bungku, Untuk mencegah tindak pidana korupsi di Jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali, Bupati Morowali, Drs. Taslim bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menggelar Sosialisasi Implementasi Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis (22/07/21).

Kegiatan yang berlangsung secara virtual juga diikuti Pejabat Struktural Eselon III dan IV, Pejabat Fungsional tertentu, PPK, PPTK, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, dan Pengelola Dana BOK Puskesmas, serta Pengelola Dana BOS SD dan SMP lingkup Pemkab Morowali.

Kegiatan Sosialisasi dalam rangka meningkatkan pemahaman dan Implementasi Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) menghadirkan narasumber utama pejabat Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Sugiarto.

Dirjen Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Sugiarto, mengatakan tujuan PPG adalah untuk mengendalikan penerimaan gratifikasi secara transparan dan akuntabel, melalui serangkaian kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif badan pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat untuk membentuk lingkungan pengendalian Gratifikasi.

Gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas yang meliputi pemberian uang tambahan, hadiah uang, barang, rabat atau diskon, komisi pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan Cuma-Cuma, dan fasilitas lainnya.

‘’Gratifikasi yang tidak boleh diterima adalah gratifikasi terlarang yakni yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan kewajiban pegawai negeri atau penyelenggara negara. Olehnya tindakan yang tepat adalah menolak setiap pemberian yang berkaitan dengan jabatan,’’ ujar Sugiarto

Diketahui bahwa, berdasarkan pasal 12 ayat (1) dan ayat (2), Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001. Bahwa setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

Sementara itu, Sanksi Pidana bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah).

Penyelenggara Negara adalah pejabat negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, atau yudikatif dan pejabat lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku hal ini sesuai pasal 1 angka (1) UU Nomor 28 Tahun 1999.

Adapaun pengecualian sanksi hukum dalam pasal 12 c ayat (1) UU No.20 Tahun 2021 bahwa Sanksi Hukum tidak berlaku, jika lapor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

 

 

 

 

Berita Terkait

pad-morowali-2149-bupati-maksimalkan-sumber-potensi-pendapatan

PAD Morowali 21,49 Persen, Bupati: Maksimalkan Sumber Potensi Pendapatan

  morowalikab.go.id - Bungku - Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) menggelar Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Morowali semester I (Januari-Juni) tahun 2020, di ruang pola Kantor Bupati pada Selasa, (23/06). Rapat dipi

lepas-calon-jamaah-haji-najamudin-minta-doa-untuk-morowali

Lepas Calon Jamaah Haji, Najamudin Minta Doa Untuk Morowali

PPID - morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Wakil Bupati DR. H. Najamudin, S.Ag.,S.Pd.,M.Pd, resmi melepas 120 orang Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Morowali Tahun 2019. Pelepasan dilaksanakan di Rumah Jabata

penegakan-perda-satpol-pp-dan-dpkp-morowali-tertibkan-hewan-ternak-sapi

PENEGAKAN PERDA, SATPOL PP DAN DPKP MOROWALI TERTIBKAN HEWAN TERNAK SAPI

Morowalikab.go.id – Bungku – Implementasi Peraturan Daerah tentang penertiban ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah beserta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Morowali melaksanakan penertiban hewan ternak di desa Bahoruru k

surat-edaran-bupati-morowali-tentang-ibadah-bulan-suci-ramadhan-1440-hijriah

SURAT EDARAN BUPATI MOROWALI TENTANG IBADAH BULAN SUCI RAMADHAN 1440 HIJRIAH.

PPID Morowalikab.go.id.Bungku. Sehubungan dengan pelaksanaan ibadah bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah-2019 Masehi. Bupati Morowali mengeluarkan Surat Edaran sebagai berikut,  

pemda-dukung-penuh-lppd-morowali-wakili-sulteng-dalam-ajang-pesparawi-nasional-ke-xiii-di-yogyakarta

Pemda Dukung Penuh LPPD Morowali Wakili Sulteng dalam Ajang Pesparawi Nasional ke XIII di Yogyakarta

Morowalikab.go.id - Bungku - Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Morowali bakal wakili Provinsi Sulawesi Tengah di ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional ke-XIII yang akan diselenggarakan di Yogyakart