CEGAH STUNTING DEMI MASA DEPAN GENERASI MOROWALI

  Sunday 28 June 2020   kary kabidikp     2106

CEGAH STUNTING DEMI MASA DEPAN GENERASI MOROWALI YANG BERKUALITAS

by: @karymarunduh

 

Data menunjukkan, Survei Riset Kesehatan Dasar 2018, terdapat angka 30,8% angka stunting di Indonesia. Artinya, 3 dari 10 anak Indonesia di bawah 5 tahun mengalami keterlambatan perkembangan, baik secara fisik maupun otak. Secara nasional, data ini cukup besar, karena batas toleransi untuk suatu negara berada pada angka 20%. Bagaimana dengan Kab. Morowali

Sesuai dengan Keputusan Bupati Nomor 188.4.45/KEP.0104/DINKES/2020 tentang Data Sasaran Stunting Desa/Kelurahan Dan 17 (Tujuh Belas) Desa Lokasi Fokus Stunting di Kabupaten Morowali Tahun 2020, tanggal 18 Maret 2020, untuk tahun 2020 terdapat 893 anak penderita stunting dan tahun 2021 terdapat tambahan 287 anak yang tersebar dalam 17 desa fokus stunting. Angka stunting ini memprihatinkan, sebab ini menyangkut masa depan generasi morowali yang sangat membutuhkan generasi yang berkualitas. 

Dimotori oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), disusunlah rencana aksi pencegahan dan percepatan penanggulangan stunting sejak tahun 2020. Melalui Peraturan Bupati Morowali Nomor 24 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Morowali Nomor 6 Tahun 2020 tentang Percepatan Penurunan Stunting untuk dijadikan rujukan bagi stakeholders dalam bergerak secara konvergensi. Penegasan dalam perbup tersebut mengharapkan peran serta pemerintah desa dan seluruh komponennya untuk terlibat aktif dalam mengintervensi masalah stunting di setiap desa. Melalui sinergitas Kepala Desa. Ketua TP-PKK Desa, dan Bidan Desa diharapkan mampu mencegah dan menurunkan angkat stunting di desa binaan masing-masing.

Setelah diadakan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten tanggal 20 Mei 2020, langkah selanjutnya adalah tinjuan lapangan dan sosialisasi yang dilakukan oleh tim stunting. Tim yang telah dibentuk pada tahun 2019, berdasarkan Keputusan Bupati Morowali Nomor: 188.4.45/KEP.0232/BAPEDDA/2019 tentang Tim Percepatan dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Morowali, tanggal 6 November 2019 bekerja di tengah pandemi Covid 19. Walaupun pergerakan tim terbatas oleh pandemi Covid 19, namun tim mampu bekerja sangat bertanggung jawab dengan turun lapangan di seluruh desa yang menjadi lokus stunting tahun 2020 dan 2021.

Apresiasi yang besar diberikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Morowali atas kerja tim percepatan dan pencegahan stunting. Melalui dukungan yang ada membuat seluruh anggota tim sangat terpacu untuk bekerja maksimal agar angka stunting di Kabupaten Morowali dapat diturunkan, jika memungkinkan dapat dihilangkan demi masa depan generasi morowali yang berkualitas di kemudian hari.

Adapun 17 desa fokus stunting yang tersebar di 7 kecematan, sebagai berikut: (1), Kecamatan Bumi Raya, Desa Bahonsuai, Pebatae, dan Pebotoa; (2). Kecamatan Bungku Barat, Desa Umpanga; (3). Kecamatan Bungku Tengah, Desa Matansala, Ipi, Bente; (4). Kecamatan Bungku Timur, Desa Laroue; (5). Kecamatan Bungku Pesisir, Desa Buleleng, dan Tangofa; (6). Kecamatan Bungku Selatan, Desa Kaleroang; dan (7). Kecamatan Menui Kepulauan, Desa Ulunambo, Masadian, Dongkalan, Samarengga, dan Wawongkolono. (Serpihan Surga Kaleroang IKP Morowali) 

Berita Terkait

musrenbang-rkpd-kecamatan-bungku-barat-bupati-morowali-tegaskan-perencanaan-harus-matang-dan-tepat-sasaran

Musrenbang RKPD Kecamatan Bungku Barat, Bupati Morowali Tegaskan Perencanaan Harus Matang dan Tepat Sasaran

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali, Drs. Taslim membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun perencanaan 2023 tingkat Kecamatan Bungku Barat, Senin (14/02/2022). Musrenbang yang berlang

14-mahasiswa-uin-makassar-kelas-kerjasama-morowali-resmi-sandang-gelar-magister-pendidikan

14 Mahasiswa UIN Makassar Kelas Kerjasama Morowali Resmi Sandang Gelar Magister Pendidikan

Morowalikab.go.id - Bungku - Yudisium Magister Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascarsarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Kelas Kerjasama Kabupaten Morowali, resmi digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (10/01/20

bapelibangda-morowali-gelar-konsultasi-publik-rad-pg

Bapelibangda Morowali Gelar Konsultasi Publik RAD-PG

Morowalikab.go.id – Bungku - Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelibangda) Kabupaten Morowali menggelar Konsultasi Publik Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) di Aula Sudirman Hotel Soldadu, Desa Bente Kecamat

penuhi-hak-anak-wakil-bupati-morowali-buka-sosialisasi-sekolah-ramah-anak

Penuhi Hak Anak, Wakil Bupati Morowali Buka Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

Morowali, IKP Kominfo, Untuk memenuhi Hak Anak, Pemerintah Derah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak menggelar Sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di Ruang Rapat Kantor Bupati

pemda-gelar-fgd-percepatan-pengembangan-layanan-akses-telekomunikasi-dan-internet

Pemda Gelar FGD, Percepatan Pengembangan Layanan Akses, Telekomunikasi dan Internet

PPID - morowalikab.go.id - Bungku. Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali gelar Focus Group Discussion (FGD) sehubungan dengan percepatan pengembangan layanan akses telekomunikasi dan internet yang ada di Kab. Morowali, (senin, 08/07/19). FGD ini rangk