Wednesday 20 August 2025
helman kaimu
35
Morowalikab.go.id – Bungku - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengajak seluruh pengusaha tambang yang beroperasi di wilayahnya untuk membangun sinergitas dalam mewujudkan pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri rapat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Asosiasi Pengusaha Tambang (ASPETA) yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali, Selasa (19/08/25) malam.
Dalam kesempatan itu, Bupati Iksan menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan tambang, khususnya dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Menurutnya, sinergi yang terbangun akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga stabilitas sosial di Morowali.
Ia juga menyoroti perlunya pemberdayaan tenaga kerja lokal agar masyarakat Morowali dapat merasakan manfaat langsung dari aktivitas pertambangan. “Saya minta perusahaan tambang memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak lokal untuk bekerja dan berkontribusi dalam sektor ini,” tegasnya. Selain itu, ia mengingatkan agar seluruh pengusaha patuh terhadap regulasi pertambangan serta memperhatikan aspek pengelolaan lingkungan.
Bupati Iksan menambahkan, perusahaan tambang di Morowali harus siap berkolaborasi dalam menghadapi situasi mendesak yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Ia menegaskan agar setiap kebutuhan darurat dari pemerintah daerah dapat ditangani dengan baik dan tidak dipersulit. “Jika ada yang emergensi untuk kepentingan masyarakat, saya minta pihak perusahaan juga berkontribusi dengan memberikan bantuan alat dengan cepat dan tepat untuk mempercepat pembangunan,” ujarnya.
Rapat bersama ASPETA tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha tambang. Dengan sinergi yang baik, Bupati Iksan optimistis Morowali akan terus berkembang sebagai daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat setempat.