2020, BUMDes dapat Kucuran Dana 200 Juta dari APBD

  Thursday 07 November 2019   kary kabidikp     2578

PPID / morowalikab.go.id / Bungku. Salah satu janji politik Taslim - H. Najamudin (Tahajud) pada pilkada 2019, adalah memberikan bantuan dana 200 Juta tiap desa. Janji politik ini diimplementasikan melalui visi, misi, program dan kegiatan yang menjadi skala prioritas daerah sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAs).

Untuk tahun 2020, melalui program 200 juta tiap desa sepertinya akan segera terwujud. Hal tersebut dikuatkan dengan statement yang disampaikan oleh Bupati Morowali, Taslim pada pembukaan Diseminasi dan Pelatihan BUMDes TA. 2019 di Gedung Serbaguna, Kel. Matano, Kec. Bungku Tengah.

"Saya tegaskan, bahwa sesuai dengan janji kami (rek. Tahajud) tentang 200 juta untuk desa akan segera direalisasikan di TA. 2020", ucap Taslim.

Penyampaian ini mendapat sambutan yang luar biasa dari peserta diseminasi dan pelatihan BUMDes. Apalagi jika penyalurannya dilakukan melalui BUMDes yang ada di desa masing-masing, sebagaimana yang diinginkan oleh Bupati Taslim.

Lebih lanjut Taslim menjelaskan jika dana 200 juta tersebut akan direalisasikan melalui kucuran dana pada BUMDes yang telah memiliki legalitas. Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kadis PMD-P3A, Alamsyah, jika hingga saat ini terdapat 96 desa yang telah memiliki BUMDes dari 126 desa yang ada di Kab. Morowali.

"Dana 200 juta itu akan dikucurkan melalui BUMDes, sehingga secara legalitas dana tersebut dapat dijadikan alat untuk mewujudkan kesejahteraan terhadap masyarakat desa secara keseluruhan", lanjutnya.

Melalui suntikan dana 200 juta bagi BUMDes, diharapkan menjadi cambuk bagi desa dalam mengembangkan inovasi pelayanan kepada masyarakat desa. Taslim ingatkan jika 200 juta merupakan dana publik, bukan dana milik segelintir orang. Olehnya, BUMDes harus mampu menciptakan kebersamaan untuk memutus rantai ijon, sehingga kerjasama antar BUMDes mutlak untuk dilakukan.

"Karena 200 juta merupakan dana publik, bukan dana milik segelintir orang, maka wajib bagi pengurus BUMDes untuk memanfaatkan dan mempertanggungjawabkan kepada masyarakat secara benar", pesan Taslim. (IKP/pr47&winda).

Berita Terkait

pemkab-morowali-gelar-konsultasi-publik-terhadap-3-tiga-buah-ranperda

Pemkab Morowali Gelar Konsultasi Publik terhadap 3 (Tiga) Buah Ranperda

Morowalikab.go.id-Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Bagian Hukum dan Perundang-undangan bekerjasama dengan Perkumpulan Lembaga Kajian Hukum dan Otonomi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan Konsultasi Publik terhada

paripurna-dprd-morowali-setujui-dua-buah-raperda-usul-pemda-menjadi-perda

Paripurna DPRD Morowali, Setujui 2 Buah Raperda Usul Pemda Menjadi Perda

Morowalikab.go.id, Bungku, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar rapat paripurna ke-6 dan ke-7 masa persidangan 1 Tahun Sidang 2020-2021, Senin (21/09/20). Rapat berlangsung di Ruang Sidang DPRD, Desa Bahoruru Kecamat

kepala-bappenda-kabupaten-morowali-harsono-lamusa-memasuki-masa-purna-tugas

Kepala Bappenda Kabupaten Morowali, Harsono Lamusa, Memasuki Masa Purna Tugas

  Morowalikab.go.id – Bungku - Drs. Harsono Lamusa, memasuki masa purna tugas setelah bertahun-tahun mendedikasikan diri untuk pembangunan daerah. Sebagai Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Morowali, Har

peringati-hari-kelahiran-nabi-muhammad-saw-pemkab-morowali-gelar-festival-maulid

Peringati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Pemkab Morowali Gelar Festival Maulid

PPID - moroalikab.go.id - Bungku - Peringati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar Festival Maulid pertama Tingkat Kabupaten, di Lapangan Sepak Bola Sangiang Kinambuka, Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku

morowali-tuan-rumah-rakerda-pwri-se-sulteng-perkuat-kolaborasi-dan-konsolidasi-organisasi

Morowali Tuan Rumah Rakerda PWRI se-Sulteng, Perkuat Kolaborasi dan Konsolidasi Organisasi

Morowalikab.go.id – Bungku - Kabupaten Morowali dipercaya sebagai tuan rumah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) se-Sulawesi Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Cafe Bungku Morowali, Desa Tofuti, Kecam