2020, BUMDes dapat Kucuran Dana 200 Juta dari APBD

  Thursday 07 November 2019   kary kabidikp     2642

PPID / morowalikab.go.id / Bungku. Salah satu janji politik Taslim - H. Najamudin (Tahajud) pada pilkada 2019, adalah memberikan bantuan dana 200 Juta tiap desa. Janji politik ini diimplementasikan melalui visi, misi, program dan kegiatan yang menjadi skala prioritas daerah sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAs).

Untuk tahun 2020, melalui program 200 juta tiap desa sepertinya akan segera terwujud. Hal tersebut dikuatkan dengan statement yang disampaikan oleh Bupati Morowali, Taslim pada pembukaan Diseminasi dan Pelatihan BUMDes TA. 2019 di Gedung Serbaguna, Kel. Matano, Kec. Bungku Tengah.

"Saya tegaskan, bahwa sesuai dengan janji kami (rek. Tahajud) tentang 200 juta untuk desa akan segera direalisasikan di TA. 2020", ucap Taslim.

Penyampaian ini mendapat sambutan yang luar biasa dari peserta diseminasi dan pelatihan BUMDes. Apalagi jika penyalurannya dilakukan melalui BUMDes yang ada di desa masing-masing, sebagaimana yang diinginkan oleh Bupati Taslim.

Lebih lanjut Taslim menjelaskan jika dana 200 juta tersebut akan direalisasikan melalui kucuran dana pada BUMDes yang telah memiliki legalitas. Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kadis PMD-P3A, Alamsyah, jika hingga saat ini terdapat 96 desa yang telah memiliki BUMDes dari 126 desa yang ada di Kab. Morowali.

"Dana 200 juta itu akan dikucurkan melalui BUMDes, sehingga secara legalitas dana tersebut dapat dijadikan alat untuk mewujudkan kesejahteraan terhadap masyarakat desa secara keseluruhan", lanjutnya.

Melalui suntikan dana 200 juta bagi BUMDes, diharapkan menjadi cambuk bagi desa dalam mengembangkan inovasi pelayanan kepada masyarakat desa. Taslim ingatkan jika 200 juta merupakan dana publik, bukan dana milik segelintir orang. Olehnya, BUMDes harus mampu menciptakan kebersamaan untuk memutus rantai ijon, sehingga kerjasama antar BUMDes mutlak untuk dilakukan.

"Karena 200 juta merupakan dana publik, bukan dana milik segelintir orang, maka wajib bagi pengurus BUMDes untuk memanfaatkan dan mempertanggungjawabkan kepada masyarakat secara benar", pesan Taslim. (IKP/pr47&winda).

Berita Terkait

tegakkan-disiplin-prokes-tim-gabungan-covid-19-morowali-gelar-operasi-yustisi

Tegakkan Disiplin Prokes, Tim Gabungan Covid-19 Morowali Gelar Operasi Yustisi

BUNGKU, morowalikab.go.id, Tim gabungan Covid-19 Kabupaten Morowali menggelar operasi yustisi protokol kesehatan (Prokes) di Simpang 4 Lampu merah Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (18/02/21). Operasi Yustisi yang melibatkan

bupati-resmikan-pembukaan-mtq-ke-x-tingkat-kabupaten-morowali

Bupati Resmikan Pembukaan MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id, Witaponda, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Bagian Kesra, menggelar kegiatan upacara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X Tingkat Kabupaten Morowali di Arena MTQ Desa Lantula Jaya Kecamatan Witaponda

berikan-pengarahan-bagi-phl-bupati-sebut-disiplin-dan-kejujuran-kunci-utama-optimalkan-pelayanan-masyarakat

Berikan Pengarahan Bagi PHL, Bupati Sebut Disiplin dan Kejujuran Kunci Utama Optimalkan Pelayanan Masyarakat

Morowalikab.go.id, Bungku, Untuk mengoptimalkan pelayanan masyarakat, Bupati Morowali, Drs. Taslim memimpin apel bagi seluruh Pegawai Harian Lepas (PHL) lingkup Pemkab Morowali pada Jumat (10/10/21). Apel yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati

bupati-morowali-iksan-ajak-masyarakat-jaga-persatuan-pada-peringatan-hut-ke-80-ri

Bupati Morowali Iksan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan pada Peringatan HUT ke-80 RI

Morowalikab.go.id – Witaponda – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengingatkan seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta tidak mudah terprovoka

cegah-stunting-demi-masa-depan-generasi-morowali

CEGAH STUNTING DEMI MASA DEPAN GENERASI MOROWALI

CEGAH STUNTING DEMI MASA DEPAN GENERASI MOROWALI YANG BERKUALITAS by: @karymarunduh   Data menunjukkan, Survei Riset Kesehatan Dasar 2018, terdapat angka 30,8% angka stunting di Indonesia. Artinya, 3 dari 10 anak Indonesia di bawah 5 tahun me