Pemkab Morowali Gelar Rapat Penataan Honorer ke Skema Alih Daya Bersama Seluruh OPD

  Wednesday 14 January 2026   Octaviana Latong     1830

WhatsApp Image 2026-01-13 at 00-15-34 (1)

Morowalikab.go.id — Bungku — Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) melaksanakan rapat terkait penyelesaian penataan tenaga honorer menjadi tenaga alih daya (outsourcing) bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Morowali. Selasa (13/01/2026)

Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si, didampingi Kepala BKPSDMD Morowali, Asep Haerudin, S.Hut, dan berlangsung di Aula Pebotoa Dinas Pendapatan Daerah, Morowali.

WhatsApp Image 2026-01-13 at 00-15-34 (2)

Dalam arahannya, Sekda Yusman Mahbub menegaskan bahwa penataan tenaga honorer harus dilakukan secara tertib dan sesuai regulasi yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan konsekuensi dari ketentuan perundang-undangan yang telah membatasi keberadaan tenaga honorer di lingkungan pemerintahan.

“Ini harus diatur dengan baik karena undang-undang sudah membatasi. Tinggal kita menunggu langkah-langkah teknis terkait konsep outsourcing, dan bagaimana OPD mengaturnya agar para tenaga honorer tetap dapat terakomodir dan terlindungi,” ujar Sekda.

Sementara itu, Kepala BKPSDMD Morowali, Asep Haerudin menjelaskan bahwa kebijakan ini mengacu pada Surat Menteri PANRB bulan November 2025 yang menegaskan bahwa sejak pengangkatan terakhir PPPK Paruh Waktu, tidak ada lagi status tenaga honorer.

“Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023 menyatakan ASN hanya terdiri dari PNS dan PPPK. Selain itu, mulai Desember 2024 pemerintah daerah tidak diperbolehkan lagi menganggarkan belanja untuk pembayaran honorer,” jelas Asep.

WhatsApp Image 2026-01-13 at 00-15-34 (3)

Ia menyebutkan bahwa solusi yang diperbolehkan sesuai regulasi adalah melalui mekanisme alih daya (outsourcing) dengan empat kategori, yakni petugas keamanan (security), pengemudi (driver/jurumudi), petugas kebersihan, dan pramubakti. Untuk pramubakti, ruang lingkup tugas bersifat umum seperti administrasi, teknis, dan operator komputer, namun tidak menyangkut pengambilan keputusan atau kebijakan strategis.

Asep juga menegaskan bahwa jabatan inti seperti pengelola perencanaan, keuangan, dan sistem utama pemerintahan tetap harus diisi oleh PNS atau PPPK, sehingga tidak dapat dialihdayakan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat sekitar 315 tenaga honorer yang perlu segera ditangani. Pemerintah daerah telah menyiapkan payung hukum alih daya yang saat ini dalam proses harmonisasi di Bagian Hukum.

“Anggaran sebenarnya ada, namun mekanisme pembayarannya yang tidak bisa dilakukan secara langsung. Dengan skema outsourcing, diharapkan persoalan ini dapat teratasi,” tambahnya.

WhatsApp Image 2026-01-13 at 00-15-34

Terkait tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, Asep menjelaskan bahwa guru dan tenaga kesehatan tidak dapat dialihdayakan karena merupakan core business pelayanan publik. Untuk sektor kesehatan, solusi yang ditempuh adalah percepatan penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sedangkan untuk guru akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan BKN dan Kementerian terkait guna mencari skema khusus.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan arahan Bupati Morowali yang menegaskan bahwa pelayanan publik harus tetap berjalan dan pemerintah berupaya agar tidak ada tenaga yang dirumahkan, sembari menunggu proses kebijakan dan regulasi outsourcing diselesaikan.

 

Rapat ini menjadi langkah awal percepatan penataan tenaga non-ASN di Kabupaten Morowali agar tetap berjalan sesuai aturan, tanpa mengabaikan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

Berita Terkait

kontingen-morowali-siap-berlaga-di-porprov-sulteng-ke-ix-banggai

Kontingen Morowali Siap Menabur Emas di Porprov Sulteng Ke IX Banggai

Morowalikab.go.id-Bungku- Kontingen Kabupaten Morowali yang akan berlaga di sejumlah Cabang Olahraga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulteng  IX, secara resmi dilepas oleh  Bupati Morowali Drs.Taslim di Alun-Alun Rujab Matansal

hadiri-paripurna-dprd-pj-bupati-yusman-mahbub-sampaikan-pendapat-akhir-terhadap-persetujuan-12-buah-ranperda

Hadiri Paripurna DPRD, Pj Bupati Yusman Mahbub Sampaikan Pendapat Akhir Terhadap Persetujuan 12 Buah Ranperda

Morowalikab.go.id, Bungku - Penjabat (PJ) Bupati Morowali, Drs. Yusman Mahbub.,M.Si.,menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali, masa persidangan I Tahun Sidang 2024-2025, bertempat di Ruang Rapat Paripurna D

25-tahun-kabupaten-morowali-pj-bupati-morowali-drsyusman-mahbubmsi-bersama-wujudkan-morowali-yang-lebih-maju

25 Tahun Kabupaten Morowali, Pj Bupati Morowali Drs.Yusman Mahbub,M.,Si : Bersama Wujudkan Morowali yang Lebih Maju

Morowalikab.go.id-Bungku- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Morowali yang ke-25, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menyelenggarakan upacara bendera di Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Desa Matansala. Peraya

dpmdp3a-morowali-laksanakan-bid-mandiri-di-menkep

DPMDP3A Morowali Laksanakan BID Mandiri di Menkep

PPID – morowalikab.go.id – Ulunambo - Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Morowali melaksanakan pembukaan Bursa Inovasi Desa (BID) Mandiri Kecamatan Menui Kepulauan pada Program Inovasi De

bendera-pebotoa-adati-tobungku

BENDERA PEBOTOA ADATI TOBUNGKU

BENDERA PEBOTOA ADATI TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI   Arti: 1. Warna kuning merupakan warna kebesaran Kerajaan dan Adat Tobungku; 2. Lambang ditengah adalah Lambang Pebotoa Adati Tobungku.   Ukuran: 1. Bendera Umum 100 cm x 150 cm