Musrenbang Tingkat Kabupaten Morowali Tahun 2021 Dihelat, Bupati Tegaskan Adanya Inovasi

  Thursday 25 March 2021   Winda Bestari     2105

morowalikab.go.id - Bungku - Mengusung tema "Pemantapan Kualitas dan Pemerataan Pelayanan Dasar untuk Meningkatkan Ketahanan Ekonomi dan Sosial Masyarakat", Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kabupaten Morowali digelar Kamis, (25/03). Musyawarah yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Matano itu dibuka langsung oleh Bupati Morowali, Drs. Taslim. Hadir di antaranya Wakil Bupati Morowali, Dr. Hj. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd., Dandim 1311 Morowali, Letkol Inf. Raden Yoga Raharja, SE., M.Ipol., Kapolres Morowali, AKBP Bayu Indra Wiguno, S.IK., M.IK., Kepala Bappeda, Drs. Emil Monto, M.Si., para Kepala OPD dan jajaran lingkup Pemkab Morowali serta para Camat se - Kabupaten Morowali.

Diketahui, pelaksanaan Musrenbang tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, berdasarkan amanat Mendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, dalam menyusun dokumen RKPD harus terintegrasi dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). SIPD merupakan sistem informasi yang memuat seluruh sistem perencanaan pembangunan daerah dan sistem keuangan daerah, serta sistem pemerintahan daerah yang lain, termasuk sistem pembinaan dan pengawasan pemerintahan daerah. Sesuai aturan tersebut, jika Kabupaten/Kota tidak menerapkan SIPD maka konsekuensinya akan dikenakan sanksi penundaan transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. 

Adapun beberapa hal yang melatarbelakangi pentingnya penerapan SIPD adalah kebutuhan akan akuntabilitas dan transparansi pemerintahan sebagai salah satu bentuk Open Government Indonesia (OGI), perubahan pola kerja pada sistem fisik cyber sebagai bentuk adaptasi dalam menjawab tuntutan revolusi industry 4.0. Serta kodefikasi program dan kegiatan di daerah yang masih memiliki banyak variasi sehingga cukup sulit dalam proses sinkronisasi dan harmonisasi pembangunan pusat dan daerah. Untuk itulah, digagas suatu sistem perencanaan dan penganggaran yang sinkron dan terpadu dalam satu sistem aplikasi yang terintegrasi secara elektronik. 

Menyinggung tema terkait ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat, Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya kembali menegaskan kepada seluruh stakeholder agar terus berinovasi dalam memaksimalkan segala potensi daerah yang ada. Hal tersebut guna menciptakan pemerataan ekonomi secara global di Kabupaten Morowali.

"Terkait ketimpangan ekonomi di Morowali, sebetulnya masih banyak potensi yang harus kita (red: Pemerintah) dongkrak. Tinggal bagaimana kita mampu berinovasi dalam menghidupkan sektor ekonomi daerah kita. Sehingga, beberapa wilayah di Morowali mampu mengimbangi pertumbuhan ekonomi Bahodopi. Mari ciptakan pertumbuhan itu entah dalam bentuk mengembangkan usaha yang sudah ada atau butuh inovasi baru dalam mendukungnya", pungkas Taslim.

"Kita harus menjadi motor penggerak sehingga banyak potensi unggulan daerah yang dapat dimanfaatkan dengan baik" sambungnya.

Bupati juga berujar bahwa melalui Musrenbang tingkat kabupaten diharapkan mampu melahirkan solusi terbaik dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Taslim, validnya data sangat  penting dalam menunjang perumusan program yang diyakini dapat menjadi solusi oleh persoalan yang dihadapi.

"Apa yang menjadi usulan-usulan dari desa itulah yang menjadi standar yang akan kita olah dan analisa serta ramu bersama. Program yang lahir nanti seyogianya bukan persoalan keinginan saja namun mesti berbasis kebutuhan masyarakat", tegas dia.

Ia juga mengajak seluruh OPD agar meningkatkan kinerja dan profesionalitasnya sehingga seluruh rangkaian program yang akan dilaksanakan kedepan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.

"Mari kita tingkatkan kerja keras, 2 tahun terakhir melakan penghematan adalah pengabdian kita demi kepentingan masyarakat. Mari percepat pelayanan secara maksimal, sehingga ada efisiensi", tutupnya.

Berita Terkait

pengurus-dwp-kabupaten-morowali-masa-bakti-2024-2029-resmi-dikukuhkan

Pengurus DWP Kabupaten Morowali Masa Bakti 2024-2029 Resmi Dikukuhkan

Morowalikab.go.id, Bungku - Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Morowali, masa bakti 2024-2029 secara resmi dikukuhkan, bertempat di Aula Kantor Bupati Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Jumat (8/8/2025).Pengukuhan pengurus

rakerda-hukum-2025-di-morowali-bahas-produk-hukum-daerah-untuk-percepat-pembangunan

Rakerda Hukum 2025 di Morowali Bahas Produk Hukum Daerah untuk Percepat Pembangunan

Morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Kabupaten Morowali menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Hukum Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Sombori Hotel Metro, Desa B

fgvhjhufcgcc

Pemkab Morowali Jamu Makan Malam Pangdam XIII/Merdeka

Morowalikab.go.id, Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Morowali, menjamu makan malam Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Suhardi S.I.P,.Kamis (23/1/2025), malam. Acara makan malam yang juga

pemkab-morowali-ikuti-rakor-peningkatan-kualitas-penyusunan-dokumen-perencanaan-pembangunan-daerah-berbasis-data

Pemkab Morowali Ikuti Rakor Peningkatan Kualitas Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Data

Morowalikab.go.id - Bungku - Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) melaksanakan Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah tentang Peningkatan Kualitas Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Data secara

desa-lahuafu-punya-peluang-wakili-sulteng-di-tingkat-regional

Desa Lahuafu Punya Peluang Wakili Sulteng di Tingkat Regional

PPID - morowalikab.go.id - Lahuafu - Lomba desa dan evaluasi perkembangan desa/kelurahan tingkat provinsi Sulawesi Tengah digelar di Pantai Puluti, Desa Lahuafu, Kec. Bungku Timur pada Kamis, (13/06/19). Desa Lahuafu menjadi desa yang mewakili Kab.Mo