Rapat Tim Gugus Tugas COVID-19, Bahas Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi

  Tuesday 11 August 2020   Winda Bestari     2035

morowalikab.go.id - Bungku - Dipimpin oleh Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, SAg., S.Pd., M.Pd., rapat koordinasi tim gugus tugas penanganan COVID-19 berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin, (10/08/20). Rapat tersebut membahas tentang penyesuaian kebijakan pembelajaran di masa pandemi.

Rapat dihadiri oleh Kadis Kesehatan, Ashar Ma'ruf, SE., M.Si., Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Amir Aminudin, S.Pd., M.Pd., pimpinan OPD terkait dan jajaran, para camat serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Morowali.

Najamudin menilai, sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring yang tengah diterapkan pemerintah saat ini kurang efektif dan memiliki banyak kelemahan. 

"selama ini, sistem pembelajaran tatap muka  diterapkan di Indonesia, sehingga untuk PJJ sendiri kita masih kelabakan dan menemui banyak kelemahan seperti kurangnya fasilitas pendukung, bandwidth, internet, smartphone, " ucapnya.

Kebijakan ini menurut Najamudin akan memberi dampak jangka panjang terhadap kualitas peserta didik. Olehnya, melalui rapat koordinasi tersebut ia berharap agar kebijakan yang akan dikeluarkan harus dicermati seluruh komponennya.

"Setiap kebijakan akan ada outputnya. Pendidikan hadir bagaimana menanamkan ilmu kepada peserta didik melalui berbagai metode belajar sehingga mampu melahirkan peserta didik yang berkualitas. Dampak kebijakan PJJ menurut Mendiknas melahirkan masalah jangka panjang di antaranya tidak efektifnya proses pembelajaran, kemungkinan siswa banyak yang tidak belajar dan waktu yang  digunakan ia jadikan waktu bekerja dan bermain, bahkan jangka panjang dapat menyebabkan maraknya kasus pernikahan dini", urai Najamudin.

Wabup dalam arahannya mengimbau, penetapan kebijakan harus selalu mengacu pada aturan  yang berlaku. Hal ini dilakukan guna menjalankan roda birokrasi berdasarkan rambu-rambu yang telah diatur oleh Pemerintah Pusat sehingga tidak terjadi kegaduhan dan keserampangan dalam prosesnya.

"Patuhi aturan dan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah khususnya terkait strategi belajar selama pandemi. Untuk itu, Dinas Pendidikan selaku tim teknis akan memaparkan pertimbangan terkait pemberlakuan belajar online atau tatap muka. Sehingga melalui keputusan yang akan dikeluarkan nantinya selaras dengan protokol dan prosedur yang dibuat" pungkas dia.

Sementara itu, Kadis Pendidikan, Amir Aminudin, S.Pd., M.Pd., mengungkap beberapa hal yang menjadi pertimbangan belajar tatap muka harus segera diberlakukan sebagai solusi dari polemik yang terjadi akibat sulitnya menerapkan PJJ.

"Hari ini sebagian besar komponen pengajar menginginkan tatap muka karena PJJ sangat tidak kondusif dilakukan. Lemahnya koneksi internet membuat proses belajar mengajar sulit dipahami oleh siswa. Guru juga kesulitan berkonsultasi dengan orangtua siswa. Hingga kondisi untuk belajar memaksa guru melakukan kunjungan ke rumah-rumah tiap siswanya, hal ini tentu tidak efektif", terang Amir.

Olenya, Amir menuturkan bahwa pemberlakuan belajar tatap muka harus segera dilaksanakan dengan memerhatikan prosedur yang ada. Ia kemudian menguraikan adanya klasifikasi tiap daerah. Masing-masing memiliki kebijakan yang diatur berdasarkan protokol kesehatan yang ketat.

"kami telah membagi 3 cluster, yaitu Daerah kepulauan yang terdiri dari Kecamatan Menui Kepulauan, Bungku Pesisir dan Bungku Selatan. Untuk daerah kepulauan diwajibkan pembelajaran full tatap muka namun harus tetap menggunakan masker dan physical distancing. Kedua, daerah daratan seperti Kecamatan Bungku Tengah, Bungku Timur, Bungku Barat, Witaponda dan Bumiraya, teknisnya nanti akan diberlakukan NIS ganjil genap dimana tiap siswa akan belajar 3 hari dalam seminggu tatap muka. Tidak ada jam istirahat (7.30 - 11.00), kantin tidak boleh buka. Diwajibkan siswa untuk membawa bekal masing-masing. Yang terakhir adalah daerah khusus lingkar tambang, Bahodopi IMIP/BDM, dikatakan khusus karena kapasitas RKB tidak mencukupi untuk jumlah siswa yang ada. Sehingga akan sulit diterapkan physical distancing, olehnya akan diberlakukan penambahan jam belajar atau shift", jelasnya.

Adapun hasil keputusan rapat tersebut masih menunggu rekomendasi dari Bupati Morowali selaku Ketua Tim Gugus Tugas COVID 19. Hasil rekomendasi akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi untuk segera ditindaklanjut.

  •    Dibuat oleh Winda Bestari
  •   Dipublish oleh kary marunduh

Berita Terkait

tingkatkan-sdm-berkualitas-bupati-morowali-tandatangani-nota-kesepahaman-dengan-universitas-terbuka-tentang-penyetaraan-guru-guru-pns-dii-ke-jenjang-s1-ta-2021

Tingkatkan SDM berkualitas: Bupati Morowali Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Terbuka tentang Penyetaraan Guru-guru PNS DII Ke jenjang S1 T.A 2021.

Morowalikab.go.id-Bungku- Sebagai upaya untuk mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Morowali, melalui Pendidikan yang Berkualitas. Bupati Morowali Drs. Taslim melakukan Penandatanganan Nota kesepahaman dengan Universitas Terbuk

apresiasi-program-optimalisasi-sawah-bupati-morowali-upayakan-bantuan-peralatan-moderen

Apresiasi Program Optimalisasi Sawah, Bupati Morowali Upayakan Bantuan Peralatan Moderen

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Bupati Morowali, Drs. Taslim, didampingi Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, menghadiri acara syukuran panen padi sawah program optimalisasi sawah melalui Dana Desa Tahun 2019, di Kompleks

bupati-dan-wakil-bupati-morowali-hadiri-tasyakuran-pemfungsian-sekretariat-dewan-adat-tobungku

Bupati dan Wakil Bupati Morowali Hadiri, Tasyakuran Pemfungsian Sekretariat Dewan Adat Tobungku

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim bersama Wakil Bupati Morowali Dr.H.Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menghadiri Tasyakuran Pemfungsian Sekretariat Dewan Adat Tobungku, Bertempat di Kantor Dewan Tobungku, Jln. Trans Sulawesi Kel

refleksi-19-tahun-kabupaten-morowali-bag-i

REFLEKSI 19 TAHUN KABUPATEN MOROWALI

REFLEKSI 19 TAHUN KABUPATEN MOROWALI BERSATU DALAM KERAGAMAN, BERDAMAI DENGAN KEHIDUPAN by: Kary Marunduh morowalikab.go.id - Spesial HUT Ke 19 Kabupaten Morowali Tahun 1018 Sejarah telah menuliskan tinta emas terbentuknya Kabupaten Morowali tang

peringati-hut-dwp-ke-25-tahun-sekda-morowali-sampaikan-hal-ini

Peringati HUT DWP ke-25 Tahun, Sekda Morowali Sampaikan Hal Ini

Morowalikab.go.id -Bungku- Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali, Drs.H.Abdul Wahid Hasan, M.Pd menghadiri acara hari ulang tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan ke-25 tingkat Kabupaten Morowali di Gedung Serbaguna Ahmad Hadie, Kelurahan Matano Kecamatan