Tuesday 23 June 2026
helman kaimu
32
Morowalikab.go.id – Bungku - Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Afridin, SH., MSA, memimpin rapat koordinasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan penataan Pasar Bungku di sejumlah lokasi strategis. Rapat yang berlangsung di Aula Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Bungku, Selasa (23/6/2026), merupakan tindak lanjut hasil konsultasi serta arahan Bupati Morowali dalam mewujudkan lingkungan yang tertib, bersih, aman, dan nyaman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali Amir Aminudin, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Muh. Syahrul Amin, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ichwan Bachmid, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Badiuz Zaman, Camat Bungku Tengah Rahmawati Lewa, Sekretaris Dinas Perindag Asfar, Sekretaris Dinas Perhubungan Rahman Yusuf, serta perwakilan DPMPTSP, Dinas PUPR, dan sejumlah perangkat daerah teknis lainnya.

Saat membuka rapat, Afridin mengatakan pertemuan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menyusun perencanaan yang matang menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali. Menurutnya, kesiapan daerah sebagai tuan rumah tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga mencakup penataan kawasan perkotaan agar memberikan kesan tertib dan nyaman bagi masyarakat maupun tamu daerah.

Ia menegaskan, penertiban PKL nantinya tidak hanya difokuskan pada kawasan Pantai Fonuasingko, tetapi juga mencakup seluruh wilayah Kota Bungku tanpa terkecuali. Pemerintah daerah, lanjutnya, perlu menyiapkan lokasi yang layak dan mendukung bagi para pedagang agar proses penataan dapat berjalan secara tertib, humanis, serta tetap memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat.
.jpg)
Afridin meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait untuk memberikan masukan dan menyusun langkah bersama dalam mendukung persiapan Porprov yang tinggal sekitar empat bulan lagi. Usai rapat, seluruh peserta turun langsung meninjau sejumlah lokasi sekaligus bertemu dengan para PKL untuk memberikan pemahaman mengenai rencana penertiban dan penataan yang akan dilaksanakan pemerintah daerah.