Cegah Penyebaran MPOX: Pj Bupati Yusman Mahbub, Imbau Masyarakat Waspada dan Patuhi Protokol Kesehatan

  Thursday 05 September 2024   Tiya Lestari     2403

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, dalam hal ini Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si, mengeluarkan Surat Edaran tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Penyakit MONKEYPOX (MPOX) atau Cacar Monyet pada Kamis (05/09/2024). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Nomor: HK.02.02/C/2160/2024 tanggal 20 Agustus 2024, tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap MPOX di pintu masuk, pelabuhan, dan bandar udara yang melayani lalu lintas domestik serta di wilayah lainnya.

Hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam Surat Edaran Pj Bupati Morowali adalah sebagai berikut:

 

  1. Bagi masyarakan yang melakukan perjalanan luar daerah Morowali dan kembali ke daerah asal  yang kemudian merasakan yang mengalami gejala sebagai berikut:

·         Ruam kulit bernanah dan keropeng (biasanya muncul di wajah atau kelamin dan akan menyebar keseluruh tubuh)

·         Sakit kepala

·         Demam akut >38,5’c

·         Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, selangkangan atau leher

·         Batuk, pilek

·         Nyeri otot/myalgia

·         Sakit pinggang

·         Asthenia (kelemahan tubuh)

Maka segera untuk memeriksakan diri ke Fasilitasn Pelayanan Kesehatan terdekat (Puskesmas, Klinik atau Rumah Sakit).

2.  Mensosialisasikan cara pencegahan Mensosialisasikan cara pencegahan penularan Mpox sebagai berikut:

·         Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan keluarga dan Masyarakat

·         Menghindari perilaku seks yang tidak aman (gonta ganti pasangan ataupun perilaku seks sesama jenis)

·         Memakai masker saat merasa tubuh tidak sehat/bergejala

3.  Bagi Puskesmas dan Jejaringnya (Klinik dan Praktek Mandiri Dokter):

·         Meningkatkan kewaspadaan dini dengan melakukan penemuan kasus di Instalasi Gawat Darurat maupun di perawatan melalui sindrom ruam akut yang memiliki faktor risiko sesuai definisi operasional kasus.

·         Memantau dan melaporkan laporan kasus yang ditemukan sesuai dengan definisi operasional secara berjenjang ke Dinas Kesehatan Kabupaten.

·         Menyebarluaskan informasi tentang mpox kepada petugas dan masyarakat.

·         Melakukan rujukan kasus suspek mpox ke Rumah Sakit. 

4.  Bagi Rumah Sakit, untuk melakukan hal-hal berikut;

·         Meningkatkan kewaspadaan dini dengan melakukan penemuan kasus (termasuk di instalasi gawat darurat, klinik umum, penyakit infeksi, dermatologi, urologi, obstetri ginekologi, layanan HIV/AIDS, dsb) melalui sindrom ruam akut yang memiliki faktor risiko sesuai definisi operasional kasus.

 

·         Memantau dan melaporkan laporan kasus yang ditemukan sesuai dengan definisi operasional.secara berjenjang ke Dinas Kesehatan Kabupaten.

·         Melalukan perawatan isolasi terhadap pasien suspek mpox.

·         Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten terkait pengiriman specimen mpox ke Laboratorium Keschatan Masyarakat yang dapat melakukan pemeriksaan.

·         Memperkuat kewaspadaan standar dalam upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di Rumah Sakit.

Berita Terkait

sekda-yusman-mahbub-buka-musrembang-bungku-timur-pembangunan-tahun-2025-akan-lebih-terarah

Sekda Yusman Mahbub Buka Musrembang Bungku Timur: Pembangunan Tahun 2025 Akan Lebih Terarah

Morowalikab.go.id - Bungku Timur - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bungku Timur dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si, Jumat (1/03/24) pagi.  Musrenbang yang berlangsung di

bupati-morowali-hadiri-workshop-menghafal-1-halaman-alquran-metode-gaza

Bupati Morowali Hadiri Workshop menghafal 1 Halaman Alquran Metode Gaza.

Morowalikab.go.id- Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim menghadiri sekaligus membuka Kegiatan Workshop menghafal 1 Halaman Al Quran Metode Gaza, yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Morowali, di Masjid Ag

letakkan-batu-pertama-pembangunan-masjid-al-muamalah-desa-lanona-bupati-morowali-pembangunan-masjid-harus-dengan-semangat-gotong-royong

Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Muamalah Desa Lanona, Bupati Morowali: Pembangunan Masjid harus dengan Semangat Gotong Royong

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Muamalah di Desa Lanona, Kec. Bungku Tengah, Minggu Pagi (20/03). Dalam sambutannya, Bupati Morowali Drs. Taslim menyampaikan bahwa pemb

pemkab-morowali-gelar-bimtek-tentang-pengelolaan-keuangan-daerah-berbasis-sipd-dan-akuntansi-pelaporan

Pemkab Morowali Gelar Bimtek Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis SIPD dan Akuntansi Pelaporan

  Morowalikab.go.id-Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Bekerjasama dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang pengelolaan keuangan daer

morowali-tuan-rumah-rakerda-pwri-se-sulteng-perkuat-kolaborasi-dan-konsolidasi-organisasi

Morowali Tuan Rumah Rakerda PWRI se-Sulteng, Perkuat Kolaborasi dan Konsolidasi Organisasi

Morowalikab.go.id – Bungku - Kabupaten Morowali dipercaya sebagai tuan rumah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) se-Sulawesi Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Cafe Bungku Morowali, Desa Tofuti, Kecam