BPBD Morowali Gelar Sosialisasi Penyusunan Kajian Risiko Bencana

  Friday 12 August 2022   Winda Bestari     2150

WhatsApp Image 2022-08-12 at 14-07-46

Morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Sosialisasi Penyusunan Kajian Risiko Bencana di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat (12/08/2022). Sosialisasi tersebut bekerjasama dengan tim ahli akademisi Universitas Tadulako. Digelarnya sosialisasi bertujuan untuk menghasilkan dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Morowali tahun 2022 hingga 2027 yang bermanfaat bagi pemangku/stakeholders wilayah untuk memetakan dan meminimalisir risiko bencana serta referensi untuk perencanaan pembangunan.

WhatsApp Image 2022-08-12 at 14-07-44

Sosialisasi dibuka oleh Bupati Morowali, Drs. Taslim. Turut menghadiri di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si., Kepala BPBD Morowali, Ilham, SH.I., MM., sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali, Ketua Tim Ahli Akademisi, Shadiq Maumbu, S.Sos., M.Si bersama rombongan dan insan pers.

WhatsApp Image 2022-08-12 at 14-07-47

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan, Jumardin Mustapa, SE., M.Si menyampaikan bahwa Kajian Risiko Bencana merupakan mekanisme terpadu untuk memberikan gambaran menyeluruh terhadap risiko bencana suatu daerah dengan menganalisis tingkat ancaman, tingkat kerugian dan kapasitas daerah. Olehnya dalam sosialisasi tersebut mengundang pelbagai stakeholders untuk bisa memberikan saran dan masukan terkait kebencanaan di Morowali.

"Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan yaitu tersedianya dokumen Kajian Risiko Bencana tahun 2022 sampai tahun 2027. Sehingga peserta yang hadir terdiri dari susunan Organisasi Perangkat Daerah se Kabupaten Morowali, Camat dan pimpinan perusahaan di Morowali", ungkapnya.

WhatsApp Image 2022-08-12 at 14-07-46 (1)

Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya menyoal beberapa kebijakan pembangunan di lingkup Pemkab Morowali yang menyebabkan terjadinya bencana. Bupati mengimbau agar seyogyanya setiap pembangunan harus melalui kajian yang matang dan memerhatikan risiko bencana.

"Tujuan pembangunan adalah untuk mencapai kesejahteraan tapi fakta yang terjadi justru menimbulkan bencana. Beberapa kebijakan atas nama pembangunan justru menimbulkan bencana contohnya pembangunan jalan. Tidak kita sadari, tanpa kajian yang matang itu bisa menyebabkan banjir", terang Taslim.

"Semua harus ada kajiannya. Jangan dulu cerita memperkecil risiko namun bagaimana meminimalisir bencana. Olehnya OPD terkait harus bertanggungjawab. Jangan biarkan kebijakan kita menjadi penyebab kemunculan bencana. Maka membangun harus memperhatikan risiko yang ada. Saya mohon pimpinan OPD kedepan setiap kebijakan yang akan kita ambil semua harus melewati kajian. Jangan menukar pembangunan dengan bencana. Dinas Lingkungan Hidup saya mohon untuk optimalkan pengawasan kegiatan di lapangan", urainya.

WhatsApp Image 2022-08-12 at 14-07-49 (1)

Lebih lanjut ia menegaskan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi secara saksama. Hal tersebut guna semua pihak dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan dalam upaya pengurangan risiko bencana serta melahirkan kajian untuk dipedomani sebagaimana mestinya.

"Kehadiran kita semua hari ini berpartisipasi memberikan saran pendapat dan masukan karena ini akan menjadi dokumen untuk kita pedomani dalam menghadapi risiko bencana sehingga ada kesiapsiagaan kita. Mohon diikuti secara aktif hingga selesai agar mendapatkan hasil terbaik", tandas dia.

WhatsApp Image 2022-08-12 at 14-07-48

WhatsApp Image 2022-08-12 at 14-07-49

Diketahui, berdasarkan paparan tim ahli akademisi, Fahmi menerangkan terdapat kurang lebih 9 (sembilan) risiko bencana yang berpotensi terjadi di Kabupaten Morowali di antaranya gempa bumi, tsunami, banjir bandang, banjir genangan, tanah longsor, abrasi, cuaca ekstrem dan lainnya. Hal tersebut kata dia penting untuk dilakukan pemetaan kajian ancaman bencana, kerentanan dan kapasitas masyarakat dan daerah terhadap bencana serta melakukan perhitungan risiko terhadap bencana.

Berita Terkait

mewakili-bupati-morowali-kadis-pendidikan-buka-musda-iii-hmmi-sulteng

Mewakili Bupati Morowali, Kadis Pendidikan Buka Musda III HMMI Sulteng

Morowalikab.go.id, Bungku - Bupati Morowali diwakili Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Morowali, Amir Aminudin, S.Pd.,MM, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia (HMMI) Sulawesi Tengah (Su

pembukaan-mtq-xxix-di-banggai-berlangsung-meriah-gubernur-sulteng-ungkapkan-ini

Pembukaan MTQ XXIX di Banggai Berlangsung Meriah, Gubernur Sulteng Ungkapkan Ini

Morowalikab.go.id - Luwuk Banggai - Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke - 29 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah digelar di Kawasan Perkantoran Bukit Halimun, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan pada Sabtu (23/07/2022) malam

bupati-morowali-sampaikan-pidato-laporan-realisasi-semester-i-apbd-2021-dan-prognosis-6-bulan-berikutnya

Bupati Morowali sampaikan Pidato Laporan Realisasi Semester I APBD 2021 dan Prognosis 6 Bulan berikutnya

Morowalikab.go.id-Bungku- DPRD Kabupaten Morowali, menggelar rapat paripurna penyampaian laporan realisasi Semester I APBD 2021 dan Prognosis 6 bulan berikutnya, yang disampaikan Bupati Morowali Drs. Taslim. Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua I

festival-pulau-sombori-jadi-inovasi-quickwin-morowali-raih-penghargaan-smart-city-kategori-smart-branding

Festival Pulau Sombori Jadi Inovasi Quickwin, Morowali Raih Penghargaan Smart City Kategori Smart Branding

Morowalikab.go.id - Banten - Kabupaten Morowali berhasil meraih penghargaan Smart City dalam program Gerakan Menuju Smart City dengan kategori Smart Branding. Penghargaan tersebut diraih dengan menjadikan Festival Pulau Sombori (Sombori Tourism Fest

jaring-isu-pembangunan-berkelanjutan-dlhd-morowali-susun-klhs-dan-rdtr

Jaring Isu Pembangunan Berkelanjutan, DLHD Morowali Susun KLHS dan RDTR

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Dinas Lingkungan Hidup Kab. Morowali gelar Konsultasi Publik Penjaringan Isu Pembangunan Berkelanjutan dalam rangka penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Aula Kanto