BKKBN Sulteng dan Pemkab Morowali gelar Audit dan Manajemen Kasus Stunting

  Wednesday 14 September 2022   Octaviana Latong     2455

WhatsApp Image 2022-09-14 at 09-52-58 (6)

Morowalikab.go.id-Bungku- Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Morowali melaksanakan Audit Kasus Stunting (Aksi) dan Manajemen Kasus Stunting, Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (14/09/22).

 

Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Morowali, Dr.H.Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd. Turut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Setkab Morowali Abdul Malik Hafid,S.Hi., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kab. Morowali Ashar Ma'ruf, M.Si., Pengemban Teknologi Pembelajaran Ahli Madya BKKBN Sulteng Ir. Kartini M.,Si., Bersama Anggota, Direktur RS. Morowali Dr. Agus Partang. 

 

Kegiatan Diikuti oleh Para Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Morowali, Para Camat, Kepala Puskesmas Se Kabupaten Morowali, Koordinator PLKB serta Tamu Undangan lainnya.

 

Bertindak sebagai Moderator Sekretaris PP dan KB Siti Magfirah,S.Km., M.Km. Narasumber adalah Dr. Grace Mantong, Sp.A, Tentang Stunting terhadap tumbuh kembang anak dan Dr. Hendra Santoso, Sp.Og., Tentang Skrining Kehamilan Resiko Tinggi. 

WhatsApp Image 2022-09-14 at 09-52-58 (5)Dalam sambutan tertulis Kepala BKKBN Sulteng, yang dibacakan oleh Ir. Kartika mengatakan bahwa Stunting menjadi ancaman bagi Indonesia, karena berpengaruh buruk terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimana merupakan penduduk yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

 

Ditambahkannya, bahwa Data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, Prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4% dan masih masuk dalam kategori Negara dengan angka Stunting tinggi. Sementara itu Provinsi Sulawesi Tengah masuk dalam 8 (delapan) besar provinsi yang ada di Indonesia yang memiliki prevalensi stunting yang tertinggi.

 

"Berdasarkan data SSGI tahun 2021, prevalensi stunting di Sulawesi Tengah berada pada angka 29,7% yang berarti setiap 100 balita yang ada terdapat kurang lebih 30 anak yang masuk dalam kategori stunting.  Sedangkan 3 kabupaten terbesar yang memberikan andil negatif terhadap tingginya angka stunting di Sulawesi Tengah yaitu berturut-turut kabupaten Sigi sebanyak 40,7%, Kabupaten Parigi Moutong  sebanyak 31,7%, dan Kabupaten Banggai Kepulauan sebanyak 30,6%. Sedangkan prevalensi balita stunting di Kabupaten Morowali sebanyak 28,9%, yang berarti setiap 100 balita terdapat 28 anak yang masuk dalam kategori stunting." Ungkapnya.

WhatsApp Image 2022-09-14 at 09-52-58 (7)

Diharapkan dalam percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tengah, pelaksanaan kegiatan audit kasus stunting dapat terlaksana di setiap jenjang kabupaten/kota. Sehingga kegiatan ini memiliki daya ungkit dalam percepatan penurunan stunting yang diharapkan prevalensi balita stunting di tahun 2024 menjadi 14 persen.

 

Sementara itu,  Wakil Bupati Najamudin menyampaikan peningkatan kualitas manusia merupakan salah satu misi dengan salah satu indikator dan target prevalensi stunting pada balita.

 

" Prevalensi stunting balita yang masih sangat banyak di Indonesia harus segera diselesaikan secara holistik dan terintegrasi dengan multisektor oleh seluruh pemangku kepentingan. Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan. (Perpres 72  tahun 2021)" Pungkasnya.

WhatsApp Image 2022-09-14 at 09-52-58 (1)

Wabup Najamudin juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah terus mendukung dan berupaya memberikan bantuan melalui program-program oleh Dinas terkait dalam rangka mengentaskan penurunan stunting di Kabupaten Morowali.

 

Ia berharap, melalui rapat ini seluruh stakeholder terkait dapat saling berkoordinasi dengan baik, memberikan masukan dan arahan serta bimbingan terutama terkait program kerja dan arahan kebijakan yang diperlukan dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Morowali. 

WhatsApp Image 2022-09-14 at 09-52-58 (3)

Adapun tujuan dari pelaksanaan audit kasus stunting adalah Mengidentifikasi risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran, Mengetahui penyebab risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran sebagai upaya pencegahan dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa, Menganalisis faktor risiko terjadinya stunting pada balita/balita stunting sebagai upaya pencegahan, penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa, Memberikan rekomendasi penanganan kasus dan perbaikan tatalaksana kasus serta upaya pencegahan yang harus dilakukan.

WhatsApp Image 2022-09-14 at 09-52-58

WhatsApp Image 2022-09-14 at 09-52-58 (8)

 

Berita Terkait

dprd-gelar-rapat-paripurna-ke-17-setujui-5-raperda

DPRD Gelar Rapat Paripurna ke-17, Setujui 5 Raperda

Morowalikab.go.id - Bungku - DPRD Kabupaten Morowali menggelar Rapat Paripurna ke-17 Masa Sidang I dengan agenda Persetujuan Lima Buah Rancangan Peraturan Daerah inisiatiF DPRD dan Usul Pemerintah Daerah, pada Selasa (30/11). Berlangsung di Ruang

wabup-iriane-iliyas-sampaikan-pendapat-bupati-atas-pandangan-umum-fraksi-tentang-rapbd-ta-2026

Wabup Iriane Iliyas Sampaikan Pendapat Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi Tentang RAPBD TA 2026

Morowalikab.go.id, Bungku - Atas nama Bupati Morowali, Wakil bupati (Wabup) Iriane Iliyas, menghadiri Rapat Paripurna masa persidangan I Tahun Sidang 2025-2026, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Morowali, Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, Jum

bupati-morowali-serahkan-bansos-bahan-makanangizi-bagi-80-orang-penyandang-disabilitas

Bupati Morowali Serahkan Bansos Bahan Makanan/Gizi Bagi 80 Orang Penyandang Disabilitas

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali, Drs.H.Taslim, secara resmi menyerahkan bantuan sosial berupa bahan makanan atau Gizi Seimbang (GIZI) kepada 80 orang penyandang disabilitas di wilayah Kabupaten Morowali. Selasa (19/09/23)   Penyera

vertikal-drayer-30-ton-pertama-di-sulawesi-tengah-morowali-diresmikan-wujud-pemda-untuk-kesejahteraan-petani

VERTIKAL DRAYER 30 TON PERTAMA DI SULAWESI TENGAH-MOROWALI DIRESMIKAN : WUJUD PEMDA UNTUK KESEJAHTERAAN PETANI

morowalikab.go.id - Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, dalam hal ini Bupati Morowali, Drs.Taslim meresmikan Instalasi pengering Gabah (Vertikal Drayer) Kapasitas 30 Ton, bertempat di Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumiraya, Ming

diikuti-ratusan-peserta-rapat-forkom-pendapatan-se-sulawesi-tengah-ke-7-digelar-di-morowali

Diikuti Ratusan Peserta, Rapat Forkom Pendapatan Se-Sulawesi Tengah Ke-7 Digelar di Morowali

Morowalikab.go.id, Bungku - Gubernur Sulteng, diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Farid Rifai, S.Sos, MSi,.menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi (Forkom) Pendapatan Se-Sulteng di Gedung Se