DPRD Morowali Formalkan Konsultasi Publik Empat Ranperda Inisiatif 2026, Tekankan Presisi Regulatif dan Efektivitas Implementasi

  Thursday 12 February 2026   Octaviana Latong     634

dok dprd1 (1)

Morowalikab.go.id – Bungku – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Morowali, Sultanah Hadie, secara resmi membuka konsultasi publik terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Tahun 2026, yang digelar di Ruang Rapat Aspirasi DPRD Morowali, Kamis (12/02/2026).

Agenda konsultatif tersebut mengelaborasi empat instrumen regulatif strategis, masing-masing Ranperda tentang Penyelenggaraan Reklame, Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air, serta Pengelolaan Data Pertanahan Morowali. 

Dalam sambutannya, Sultanah Hadie menegaskan bahwa pembentukan regulasi daerah tidak sekadar memenuhi prasyarat administratif legislasi, melainkan merupakan ikhtiar konstitusional dalam menghadirkan kepastian hukum yang responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.

“Perda yang kita rumuskan hari ini harus mampu menjadi instrumen pengendali sekaligus solusi atas problematika faktual di tengah masyarakat, khususnya terkait tata kelola reklame, pengendalian konsumsi rokok di ruang publik, kualitas lingkungan hidup, serta validitas data pertanahan,” ujarnya.

dok dprd1 (2)

Ia menekankan urgensi penyusunan regulasi yang berorientasi pada kebermanfaatan substantif, bukan semata formalitas normatif. Menurutnya, Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Mutu Air memiliki dimensi ekologis dan kesehatan publik yang signifikan, sementara regulasi reklame dan pertanahan menyentuh aspek tata ruang dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Mengakhiri sambutannya, Sultanah Hadie secara resmi membuka forum konsultasi publik tersebut dengan harapan seluruh masukan yang berkembang dapat memperkaya substansi akademik dan yuridis rancangan regulasi. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, konsultasi publik Ranperda inisiatif DPRD Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tuturnya.

dok dprd1 (7)

Sementara itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Morowali, Muslimin, menegaskan bahwa inisiatif legislasi DPRD harus diikuti dengan kesiapan teknokratis pada tataran implementasi dan pengawasan. Ia mengingatkan bahwa efektivitas suatu perda tidak hanya ditentukan oleh kualitas redaksional normanya, tetapi juga oleh kapasitas eksekutorial perangkat daerah.

“Kita tidak ingin perda yang telah melalui proses panjang legislasi justru mengalami defisit implementasi di lapangan. Kesiapan monitoring dan pengawasan menjadi variabel krusial agar regulasi tidak berhenti sebagai dokumen normatif,” tegasnya.

Muslimin secara khusus menyoroti Ranperda Penyelenggaraan Reklame yang dinilai memiliki korelasi langsung terhadap potensi PAD. Ia mengungkapkan masih maraknya pemasangan reklame tanpa izin yang berimplikasi pada kebocoran pendapatan daerah serta pelanggaran tata ruang.

“Banyak reklame terpasang tanpa mekanisme perizinan yang sah. Ini bukan hanya persoalan estetika kota, tetapi juga menyangkut kepatuhan fiskal. Ranperda ini harus mampu menjadi instrumen penertiban sekaligus optimalisasi penerimaan daerah,” jelasnya.

dok dprd1 (8)

Ia juga mendorong kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk peran teknis Satpol PP dalam penegakan regulasi, agar setiap perda yang disahkan memiliki daya guna dan daya laku yang efektif.

Konsultasi publik ini dihadiri sejumlah kepala OPD, narasumber ahli, kepala sekolah, kepala desa, serta pemangku kepentingan lainnya. Forum tersebut menjadi ruang partisipatif untuk menghimpun masukan konstruktif sebelum Ranperda memasuki tahapan pembahasan lanjutan dan harmonisasi.


dok dprd1 (5)

Berita Terkait

masyarakat-ikuti-aksi-nasional-kampanye-dan-edukasi-penanggulangan-destructive-fishing-di-desa-mbokita

Masyarakat Antusias Ikuti Aksi Nasional Kampanye dan Edukasi Penanggulangan Destructive Fishing di Desa Mbokita

morowalikab.go.id - Menui Kepulauan - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menggelar Aksi Nasional Kampanye dan Edukasi Penanggulangan Destructive Fishing di Desa

serentak-online-semua-opd-sudah-memiliki-website

SERENTAK ONLINE - SEMUA OPD SUDAH MEMILIKI WEBSITE

Funousingko; Kegiatan Bimtek Operator website OPD lingkup kabupaten Morowali yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika yang berlangsung selama 3 hari Mulai 19 – 21 Desember 2017, ini dilakukan untuk mewujudkan keterbukaan informasi

wabup-morowali-iriane-iliyas-pimpin-upacara-penurunan-bendera-hut-ri-ke-80

Wabup Morowali Iriane Iliyas Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80

Morowalikab.go.id -Bungku- Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup) pada Upacara Penurunan Bendera, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 yang dilaksanakan di Pelataran Alun-alun

semarak-hardiknas-2026-pemkab-morowali-gelar-jalan-sehat-dan-senam-bersama-dukung-kemajuan-pendidikan

Semarak Hardiknas 2026, Pemkab Morowali Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama Dukung Kemajuan Pendidikan

Morowalikab.go.id-Bungku- Masih dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali meriahkan Hardiknas dengan Jalan Santai dan Senam Bersama. Kegiatan tersebut dipusatkan di Alun-alun Rujab Bupat

bupati-morowali-tinjau-lokasi-pelaksanaan-skb-cpns-formasi-2019

Bupati Morowali Tinjau Lokasi Pelaksanaan SKB CPNS Formasi 2019

morowalikab.go.id - Bungku - Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 Pemerintah Kabupaten Morowali dan Morowali Utara digelar pada Jumat, (02/10/20). Bupati Morowali, Drs. Taslim meninjau lokasi pelaksanaan ya