Wabup Morowali Buka FGD Kajian Identifikasi Kabupaten Potensial untuk Pengembangan Sentra IKM Morowali dan Morowali Utara

  Thursday 19 June 2025   Octaviana Latong     260

WhatsApp Image 2025-06-19 at 13-03-00 (1)

Morowalikab.go.id - BungkuWakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kajian Identifikasi Kabupaten Potensial untuk Pengembangan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara, bertempat di Aula Hotel Soldadu, Desa Bente, pada Kamis (19/06/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam dan Maritim (BBSPJIHPMM). FGD ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi daerah dalam pengembangan sentra IKM yang terintegrasi dengan kebutuhan kawasan industri seperti IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) dan IHIP (Indonesia Huabao Industrial Park).

WhatsApp Image 2025-06-19 at 13-09-34

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Morowali menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan FGD sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran daerah dalam pengembangan industri berbasis potensi lokal.

"Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat hadir dan mengikuti Focus Group Discussion ini dalam rangka penyusunan kajian identifikasi Kabupaten potensial untuk pengembangan sentra IKM," ungkapnya.

Lebih lanjut, Iriane menyampaikan bahwa keberadaan kawasan industri besar di Morowali telah menjadi pusat pertumbuhan industri nasional. Namun, keberlanjutan dan efisiensi kawasan tersebut sangat bergantung pada tersedianya rantai pasok lokal yang kuat, termasuk kontribusi dari sektor IKM.

“IKM berperan penting dalam menyediakan barang dan jasa pendukung seperti logistik, makanan dan minuman, bahan kemasan, suku cadang, hingga kebutuhan perumahan dan layanan lainnya,” jelasnya.

WhatsApp Image 2025-06-19 at 13-03-00

Melalui kajian ini, pemerintah daerah berharap dapat mengidentifikasi potensi, hambatan, dan kebutuhan aktual dalam mengembangkan sentra IKM yang mampu mendukung kebutuhan rantai pasok kawasan industri, sekaligus mendorong partisipasi pelaku usaha lokal dalam ekosistem industri besar.

“Kita tidak ingin daerah hanya menjadi lokasi investasi, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam proses industrialisasi yang berkelanjutan dan inklusif,” tegasnya.

Orang Nomor 2 di Bumi Tepe Asa Moroso ini,  juga mengajak seluruh peserta FGD untuk memberikan masukan konstruktif, menyampaikan kondisi lapangan secara terbuka, serta merumuskan langkah strategis yang dapat ditindaklanjuti bersama oleh pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan stakeholder lainnya.

“Saya yakin, dengan semangat kolaborasi, kita mampu merancang intervensi yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan FGD ini turut dihadiri secara daring oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo, dan Direktur dari Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, Satrio Pratomo.

WhatsApp Image 2025-06-19 at 13-03-00 (2)

Sementara itu, hadir secara langsung di lokasi acara antara lain Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Morowali Utara, Kepala BBSPJIHPMM yang diwakili oleh Asma Assa, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali Andi kaharuddin, Kabid Perindustrian Zafitri Zainuddin, serta moderator FGD Mira Yulianti. Turut hadir pula perwakilan OPD teknis lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali dan para peserta FGD dari berbagai elemen terkait.

Dalam sesi pemaparan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng menekankan bahwa pengembangan sentra IKM merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Sentra IKM diharapkan menjadi mitra strategis dalam mendukung pengembangan industri besar melalui kemitraan yang saling menguntungkan.

WhatsApp Image 2025-06-19 at 13-11-02

FGD ini menjadi langkah awal yang penting untuk menyusun arah kebijakan pembangunan industri daerah secara terintegrasi, partisipatif, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

bupati-morowali-resmikan-kecamatan-sombori-kepulauan

Bupati Morowali Resmikan Kecamatan Sombori Kepulauan

Morowalikab.go.id-Sombori- Kecamatan Sombori Kepulauan secara resmi telah terbentuk dari hasil pemekaran Kecamatan Menui Kepulauan. Pemekaran kecamatan ini merupakan pembentukan kecamatan baru di bawah kepemimpinan Bupati Morowali, Drs. Taslim dan W

ramadhan-ke-17-pemkab-morowali-safari-di-seluruh-masjid-bungku-timur

Ramadhan Ke 17, Pemkab Morowali Safari di Seluruh Masjid Bungku Timur

Morowalikab.go.id -Bungku - Ramdhan ke 17 merupakan malam terakhir Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melaksanakan Safari Ramadhan di seluruh masjid Kecamatan Bungku Timur, Jumat (07/04/2023) Safari tersebut, dipimpin oleh Bupati Morowali, Drs.

desa-puntari-makmur-unggul-tim-nasional-kampung-pancasila-hadir-untuk-perkuat-spirit-gotong-royong-dan-persatuan

Desa Puntari Makmur Unggul! Tim Nasional Kampung Pancasila Hadir untuk Perkuat Spirit Gotong-Royong dan Persatuan

Morowalikab.go.id – Bungku - Desa Puntari Makmur, Kecamatan Witaponda, mendapat kehormatan besar dengan kedatangan Tim Nasional Kampung Pancasila pada Kamis, 17 Oktober 2024. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian program nasional yang

disela-pelaksanaan-bid-bupati-morowali-lantik-3-penjabat-kades

DISELA PELAKSANAAN BID, BUPATI MOROWALI LANTIK 3 PENJABAT KADES

Bungku: - morowalikab.go.id -  Dalam rangka upaya mengisi kekosongan jabatan tingkat Kepala Desa yang telah memasuki purna bakti pada wilayah Kecamatan Bungku Timur dan Menui Kepulauan, Bupati Morowali, Drs. Taslim, melantik 3 orang Penjabat Kepala

rawat-dan-jaga-tradisi-masyarakat-tobungku-pemkab-morowali-gelar-semarak-budaya-festival-montunu-hulu-20241445-h

Rawat dan Jaga Tradisi Masyarakat Tobungku, Pemkab Morowali Gelar Semarak Budaya Festival Montunu Hulu 2024/1445 H

Morowalikab.go.id -Bungku- Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah menggelar festival Montunu Hulu Tahun 2024 dengan mengangkat tema “Rawat dan Jaga Tradisi” Sucikan Hati, Satukan Tek