Kesbangpol Morowali Intensifkan Kewaspadaan Nasional melalui Sosialisasi dan Pembentukan FKDM di Sombori Kepulauan

  Tuesday 10 February 2026   Octaviana Latong     173

Morowalikab.go.id – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Kesbangpol) terus mengintensifkan penguatan sistem kewaspadaan nasional di daerah. Salah satu upaya strategis tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Peran dan Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di tingkat kecamatan Tahun 2026, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Sombori Kepulauan, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesbangpol Kabupaten Morowali Sukma Gamal, Camat Sombori Kepulauan Suaib Amja, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Sombori Kepulauan, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan unsur organisasi kemasyarakatan.

Mewakili Kepala Badan Kesbangpol, Sekretaris Kesbangpol Morowali Sukma Gamal dalam sambutannya memaparkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Program Peningkatan Kewaspadaan Nasional dan Peningkatan Kualitas serta Fasilitasi Penanganan Konflik Sosial.

“Program ini menjadi instrumen kebijakan daerah dalam merespons dinamika sosial yang berkembang secara cepat dan kompleks, khususnya di wilayah yang mengalami akselerasi pembangunan.”Ungkapnya

Ia menjelaskan, program dimaksud dijabarkan melalui kegiatan perumusan kebijakan teknis serta pelaksanaan pemantapan kewaspadaan nasional dan penanganan konflik sosial di daerah.

Sub Kegiatan diarahkan pada implementasi kebijakan kewaspadaan nasional, penguatan kerja sama intelijen, pemantauan orang asing, tenaga kerja asing, dan lembaga asing, kewaspadaan perbatasan antarnegara, fasilitasi kelembagaan bidang kewaspadaan, hingga penanganan konflik sosial secara terpadu dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Sukma Gamal menegaskan bahwa pelaksanaan sosialisasi dan pembentukan FKDM ini berlandaskan pada regulasi yang kuat, antara lain Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini, serta Surat Keputusan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Morowali Nomor 100.3.3/…/BKBPD/II/2026 tanggal 4 Februari 2026 tentang Panitia dan Narasumber Sosialisasi Pembentukan dan Peran FKDM di Tingkat Kecamatan Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, pembentukan FKDM menjadi kebutuhan mendesak seiring pesatnya perkembangan Kabupaten Morowali sebagai kawasan pertumbuhan industri, khususnya dengan masuknya perusahaan-perusahaan di sektor pertambangan. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya heterogenitas sosial masyarakat, yang apabila tidak dikelola secara arif berpotensi memicu konflik sosial akibat perbedaan suku, budaya, agama, serta latar belakang sosial ekonomi.

“Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat merupakan wadah kolaboratif antara masyarakat dan pemerintah dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan stabilitas keamanan dan konflik sosial. FKDM berperan sebagai garda terdepan dalam pengawasan sosial, pengumpulan informasi, serta pelaporan kondisi faktual di wilayah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dini, terbentuknya FKDM yang efektif, representatif, dan responsif, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan permasalahan keamanan dan ketertiban umum.

Adapun materi sosialisasi disampaikan oleh Ketua FKDM Kabupaten Morowali yang mengulas fungsi dan peran FKDM di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten dalam mendukung deteksi dini dan cegah dini, unsur TNI yang memaparkan peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah, serta unsur Polri yang menekankan peran kepolisian dalam peningkatan keamanan wilayah melalui optimalisasi fungsi Bhabinkamtibmas.

Sosialisasi yang dilaksanakan selama satu hari ini diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh perempuan, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Sombori Kepulauan. Seluruh rangkaian kegiatan didukung oleh anggaran yang melekat pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kabupaten Morowali Bidang Kewaspadaan Nasional.

 

Berita Terkait

bupati-iksan-baharudin-abdul-rauf-resmi-buka-konsultasi-publik-rpjmd-20252029

Bupati, Iksan Baharudin Abdul Rauf Resmi Buka Konsultasi Publik RPJMD 2025–2029

Morowalikab.go.id – Bungku - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, secara resmi membuka kegiatan konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Morowali periode 2025–2029 yang berla

peringati-hut-dwp-ke-25-tahun-sekda-morowali-sampaikan-hal-ini

Peringati HUT DWP ke-25 Tahun, Sekda Morowali Sampaikan Hal Ini

Morowalikab.go.id -Bungku- Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali, Drs.H.Abdul Wahid Hasan, M.Pd menghadiri acara hari ulang tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan ke-25 tingkat Kabupaten Morowali di Gedung Serbaguna Ahmad Hadie, Kelurahan Matano Kecamatan

bupati-morowali-ikuti-rapat-virtual-persiapan-pemilu-serentak-tahun-2020

Bupati Morowali Ikuti Rapat Virtual Persiapan Pemilu Serentak Tahun 2020

Morowali, IKP Kominfo, Menghadapi agenda pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) secara serentak pada bulan Desember Tahun 2020, Bupati Morowali, Drs. Taslim bersama Kapolres Morowali, AKBP. Bayu Indra Wiguno, S.I.K, Ketua KPU Morowa

bupati-iksan-baharuddin-abdul-rauf-pimpin-upacara-harkitnas-ke-117-di-morowali

Bupati Iksan Baharuddin Abdul Rauf Pimpin Upacara Harkitnas ke-117 di Morowali

Morowalikab.go.id – Bungku - Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko Bungku, D

dorong-sdm-di-kawasan-industri-pemkab-morowali-apresiasi-program-pascasarjana-hukum-pertambangan

Dorong SDM di Kawasan Industri, Pemkab Morowali Apresiasi Program Pascasarjana Hukum Pertambangan

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali menyambut baik inisiatif Universitas Tadulako (Untad) dalam menghadirkan Program Pascasarjana Magister Ilmu Hukum, khususnya konsentrasi Hukum Pertambangan, yang dinilai sangat