Saturday 02 May 2026
Octaviana Latong
156
Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pendidikan Daerah menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Desa Matansala, Sabtu pagi (02/05/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf selaku pembina upacara. Turut hadir Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Ny. Darmayanti Iksan, Sekretaris Daerah Drs. Yusman Mahbub, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Arifin Lakane, M.Pd., para pejabat teras Pemkab Morowali, stakeholder, para guru se-Kabupaten Morowali, serta ratusan siswa-siswi dan tamu undangan lainnya.
Susunan petugas upacara diisi oleh tenaga pendidik terbaik Morowali, di antaranya Perwira Upacara Hamran Sonaru, S.Pd, Pemimpin Upacara Ashar Ilyas, S.Pd, Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945 Hikmah, S.Pd., M.M, serta Pembaca Doa Ruslin Baco, S.Pd.I. Sementara itu, pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Morowali Tahun 2025.
Upacara semakin semarak dengan penampilan marching band Gita Suara Labua dari SMA Negeri 1 Bungku serta paduan suara guru-guru Kecamatan Witaponda yang membawakan lagu-lagu nasional dan Hymne Guru.
Dalam amanat tertulis Menteri Pendidikan RI, Bupati Morowali menyampaikan bahwa program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dengan sarana memadai guna meningkatkan motivasi dan keberhasilan peserta didik.
Disebutkan, pada tahun 2025 program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan, sementara digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan papan interaktif digital telah digunakan di lebih dari 288.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Selain itu, pemerintah juga berfokus pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL), pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan S1. Pada tahun 2025 beasiswa dialokasikan untuk 12.500 guru dan meningkat menjadi 150.000 guru pada tahun 2026. Berbagai pelatihan seperti pembelajaran mendalam, bimbingan konseling, koding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, serta bahasa Inggris juga terus digencarkan.
Dalam sambutannya, Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memajukan dunia pendidikan. Ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap pengelolaan pendidikan, termasuk penggunaan anggaran yang setiap tahun mencapai angka signifikan.
“Setiap tahun pemerintah daerah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk sektor pendidikan. Oleh karena itu, saya minta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh agar arah kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga diumumkan capaian membanggakan dunia pendidikan Morowali. Salah satu sekolah, yakni SDN 08 Bungku, berhasil masuk dalam 10 besar sekolah terbaik di Provinsi Sulawesi Tengah. Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Morowali menyerahkan penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp10 juta yang diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama Ketua TP PKK.
.jpg)
Rangkaian kegiatan Hardiknas turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan, di antaranya atraksi Polisi dan TNI Cilik dari TK Negeri 5 Bungku, senam Indonesia Sehat oleh siswa SDN 1 Bungku, serta penampilan marching band SMA Negeri 1 Bungku yang memukau para peserta upacara.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Morowali berlangsung penuh semangat dan menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
