Friday 17 July 2026
helman kaimu
12
Morowalikab.go.id – Bungku – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mengelola anggaran Tahun Anggaran 2026 secara cermat dan terukur. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan pada Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan I dan Triwulan II OPD Kabupaten Morowali Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Morowali, Jumat (17/7/2026). Rapat tersebut dipimpin Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, dihadiri Sekda, Yusman Mahbub, Asisten III, Afridin, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali.

Dalam arahannya, Iriane menjelaskan bahwa rendahnya penyerapan anggaran saat ini merupakan langkah penyesuaian terhadap kemampuan pendapatan daerah yang telah dihimpun. Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat membelanjakan anggaran secara maksimal hanya berdasarkan pagu yang tercantum dalam APBD apabila realisasi pendapatan belum sesuai target. Ia menegaskan, kehati-hatian tersebut penting agar pemerintah tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban pembayaran hingga akhir tahun anggaran.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk menjadikan pengalaman pengelolaan anggaran tahun 2025 sebagai bahan evaluasi dalam menyusun strategi pelaksanaan program tahun 2026. Ia menilai berbagai pembelajaran dari tahun sebelumnya harus menjadi acuan agar pelaksanaan anggaran tahun ini lebih efektif, tepat sasaran, dan tetap sejalan dengan kemampuan keuangan daerah. Seluruh OPD diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pelaksanaan program pembangunan dan kondisi riil pendapatan daerah.

Lebih lanjut, Iriane mengungkapkan bahwa pelaksanaan anggaran tahun 2026 masih ditopang oleh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp300 miliar. Menurutnya, dana tersebut masih digunakan hingga pertengahan tahun sehingga pemerintah daerah belum dapat menggunakan seluruh anggaran 2026 secara penuh. Di sisi lain, target pendapatan daerah tahun ini juga masih menjadi perhatian sehingga setiap belanja daerah harus dilakukan secara selektif dan berdasarkan skala prioritas.
Mengakhiri arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh kepala OPD untuk menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen dalam memaksimalkan pelaksanaan anggaran Tahun Anggaran 2026. Ia berharap hasil evaluasi tersebut dapat menjadi pijakan bersama untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah, mempercepat realisasi program pembangunan, serta memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan arahan Bupati Morowali demi mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.