Wednesday 30 July 2025
Ketut Suta
47
Morowalikab.go.id, Menui Kepulauan - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf mengakui bahwa, masalah jaringan komunikasi di Menui Kepulauan masih menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.
Hal itu Ia sampaikan usai melaksanakan apel umum di Kecamatan Menui Kepulauan, yang disambut dengan aksi simbolik dua anak muda membawa spanduk bertuliskan "Menui Cemas Jaringan, Bupati Jangan Tutup Mata".
Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat setempat selama ini, terhadap lemahnya jaringan komunikasi di wilayah kepulauan.
Menanggapi hal tersebut, Iksan menjelaskan, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah upaya dan akan segera menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong penyelesaian persoalan jaringan di daerah terpencil.
“Saya sudah upayakan, dan ke depan saya akan berdiskusi dengan pihak pusat. Kita tidak bisa abaikan ini, karena rakyat kita juga banyak tinggal di kepulauan.Ini PR besar bagi kami di pemerintah daerah,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).
Di tempat itu juga, Iksan sangat mengapresiasi atas kritikan yang telah disampaikan oleh dua orang pemuda sebagai bentuk kepedulian positif dalam membangun daerah Kabupaten Morowali menjadi lebih baik.
Sehingga kritikan yang disampaikan sekaligus akan menjadi dorongan moral bagi Bupati Iksan untuk bergerak lebih cepat dalam menyelesaikan persoalan jaringan khususnya di Menui Kepulauan.
“Itu hal biasa. Kritik seperti ini menurut saya justru baik. Saya melihatnya sangat wajar karena memang tidak bisa dipungkiri, kita semua butuh sinyal, terutama di wilayah kepulauan seperti ini,” ujar Iksan.
“Awalnya saya pikir itu sambutan biasa, ternyata ada pesan penting di situ. Walaupun hanya dua orang, tapi harapan mereka mewakili suara masyarakat. Ini menjadi motivasi kuat bagi saya,” tegasnya.
Diketahui aksi tersebut merupakan sebuah bukti bahwa masyarakat, terutama generasi muda, memiliki peran penting dalam menyuarakan kebutuhan dasar.
Pemerintah Kabupaten Morowali pun berkomitmen untuk terus hadir dan memperjuangkan hak-hak masyarakat hingga ke pelosok wilayah, termasuk dalam hal akses komunikasi yang layak.
Sumber: https://sitasi.kim.id/