Idul Adha 1442 H, Pemda Morowali Putuskan Boleh Salat Berjamaah di Masjid dan Lapangan

  Jumat 16 Juli 2021   Winda Bestari     673

WhatsApp Image 2021-07-16 at 15-09-00 (1)

morowalikab.go.id - Bungku - Jumat, (16/07) bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati, Pemerintah Kabupaten Morowali beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi. Rakor dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 15 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dan Penyelenggaraan Salat Idul Adha 1442 H/2021 M dan Pelaksanaan Qurban di Masa Pandemi Covid-19, Surat Edaran Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Idul Adha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban Tahun 2021 di Wilayah PPKM Darurat serta Surat Edaran Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 443/545/Dinkes tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

Rapat dipimpin Bupati Morowali, Drs. Taslim dan dihadiri oleh Kapolres Morowali, AKBP Bayu Indra Wiguno, S.IK.,M.IK., Perwakilan Dandim 1311 Morowali, Sekda Morowali, H. Moh Jafar Hamid, SH., MM., para Pimpinan OPD terkait, Kepala Kantor Kemenag Morowali, Dr. H. Ahmad Hasni, S.Pd.I., M.Pd.I., Ketua MUI Morowali, H. Mauludin, S.Ag., M .Fil., Camat se-Kab. Morowali, Kepala KUA Kecamatan se-Kab.Morowali dan Kepala UPT Puskesmas se-Kab. Morowali serta insan pers.

WhatsApp Image 2021-07-16 at 15-08-57

Taslim dalam arahannya menyebut bahwa ketika menentukan sebuah kebijakan harus melalui pelbagai pertimbangan yang matang, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan hak-hak beribadah dalam hal ini pelaksanaan salat hari raya Idul Adha di tengah pandemi Covid-19. Penentuan salat di hari raya selalu menjadi pro kontra sebab menurut Bupati, yang menjadi kendala utama adalah kurangnya pemahaman masyarakat terkait bahaya yang ditimbulkan akibat kerumunan massa. 

"Hal ini bisa menjadi momentum pemicu cluster baru. Bukan salatnya, tetapi berkerumunnya orang-orang pada saat melaksanakan salat. Banyak yang masih belum memahami kenapa dilarang berkumpul. Berkaitan dengan salat Id ini, tentu sangat sensitif di kalangan masyarakat kita. Olehnya saat mengambil keputusan kita harus mempertimbangkan segala sisi", urai Taslim.

"Yang dilakukan Pemerintah adalah semata-mata demi kemaslahatan bersama. Olehnya dibutuhkan kerjasama dan kekompakan kita semua. Mari kaji bersama segala peluang dan kekuatan kita, agar menjadi rujukan kita dalam menentukan keputusan", pungkasnya.

WhatsApp Image 2021-07-16 at 15-08-59

Sementara itu, Kapolres Morowali, AKBP Bayu Indra Wiguno memaparkan bahwa pihak kepolisian terus berjibaku mengawal titik yang berstatus zona merah di Kab. Morowali. Meskipun demikian, tidak membuat pihaknya lengah pada daerah yang berstatus zona kuning maupun orange. Ia juga menyebut bahwa Polres Morowali siap mendukung segala keputusan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan ibadah hari raya Idul Adha 1442 H.

"Untuk saat ini kami mengintensifkan zona merah. Jika melihat kondisi zona di Kab. Morowali secara utuh dari jumlah per Kecamatan, maka akan terlihat berbeda dari zona per desa. Kecamatan Bungku Tengah hanya 2 titik zona merah yakni Desa Bente dan Bahomohoni. Witaponda hanya Laantula Jaya, Sampeantaba dan Puntari Makmur. Bumiraya tidak ada satupun desa berstatus zona merah. Tapi justru merata zona kuning dan zona orange sehingga menjadikan Bumiraya berstatus zona merah", urai Kapolres.

"Kami juga memberikan penekanan di Polsek-Polsek, daerah yang zona kuning dan orange tidak boleh dianggap enteng. Olehnya, apabila akan dilaksanakan salat berjamaah, pengawalan harus diperketat. Maka keputusan manapun diambil hari ini mari kita dukung. Dalam kondisi ini, yang dibutuhkan adalah kebersamaan dan keseriusan kita", tambahnya.

Adapun hasil kesepakatan dari pertemuan itu adalah Pemerintah Daerah Kab. Morowali memperbolehkan pelaksanaan ibadah salat Idul Adha 1442 H di Masjid dan lapangan dengan pertimbangan sebagai berikut:

  1. Untuk kelancaran pelaksanaan ibadah salat Idul Adha 1442 H, Dinas Kesehatan Morowali membuat panduan Protokol Kesehatan pelaksanaan salat berjamaah dan pemotongan hewan qurban
  2. Camat mengumpulkan imam, aparat desa, BPD dan petugas rumah ibadah untuk meminta kesiapan yang bersangkutan dan dibuktikan dengan surat pernyataan bertanggungjawab penuh dalam pelaksanaan salat berjamaah dan pemotongan hewan qurban dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan
  3. Menunjuk petugas khusus untuk mengawasi kegiatan ibadah terutama imam dan pendampingnya dalam menerapkan Protokol Kesehatan

Berita Terkait

serikat-buruh-tuntut-pekerjakan-kembali-karyawan-yang-dirumahkan

Serikat Buruh Morowali Tuntut Pekerjakan Kembali Karyawan yang "Dirumahkan"

morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah menggelar rapat dengan Serikat Pekerja di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (10/08/20). Rapat dipimpin oleh Bupati Morowali, Drs. Taslim, dan dihadiri oleh perwakilan Serikat Pekerja di antaranya SP - SM

menangkal-isu-hoax-bupati-morowali-rangkul-media

MENANGKAL ISU HOAX, BUPATI MOROWALI RANGKUL MEDIA

morowalikab.go.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, menggelar konferensi pers di Ruangan kerja Bupati, Senin (20/10/18). Hal ini dilakukan untuk menangkal isu hoax yang saat ini berkembang dimasyarakat, utamanya terkait kasus pertikaian antar w

hadiri-perpisahan-mahasiswa-kkn-bupati-harapkan-dukungan-ugm-tingkatkan-sdm-morowali

Hadiri Perpisahan Mahasiswa KKN, Bupati Harapkan dukungan UGM Tingkatkan SDM Morowali

Umbele - morowalikab.go.id - Jelang berakhirnya Kuliah Kerja Nayata (KKN) pada tanggal 7 Februari nanti di Desa Umbele, 30 orang  mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta menggelar kegiatan perpisahan. Kegiatan yang berlangsung di Gedung S

wabup-najamudin-ajak-opd-berdonasi-untuk-korban-banjir

Wabup Najamudin, Ajak OPD Berdonasi Untuk Korban Banjir

PPID - Morowalikab.go.id - BUNGKU - Hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran, senin (10/6/19) Pemerintah Daerah Kab. Morowali melaksanakan apel bersama di halaman Kantor Bupati. Apel bersama ini diikuti oleh Seluruh Kepala OPD beserta jajaran dan

berikut-tanggapan-pemerintah-daerah-terhadap-ranperda-inisiatif-dprd

Berikut Tanggapan Pemerintah Daerah Terhadap Ranperda Inisiatif DPRD

morowalikab.go.id - Bungku - Rabu, (17/03) bertempat di Ruang Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali, Rapat Paripurna ke - 6 (enam) masa persidangan II Tahun sidang 2020-2021 digelar. Agenda Rapat Paripurna tersebut terkait