DPRD Morowali Setujui Pemaparan Hasil Pembahasan APBD-P Tahun Anggaran 2019

  Saturday 24 August 2019   helman kaimu     1753

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar sidang paripurna pada Sabtu (24/08). Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD mengagendakan penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 dan Persetujuan DPRD terhadap Raperda tentang perubahan APBD 2019.

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Irwan Arya dihadiri oleh seluruh Pimpinan Dewan. Sementara dari Pemda hadir pula Bupati Morowali, Taslim dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Penyampaian hasil pembahasan APBD-P disampaikan oleh Badan Anggaran DPRD yang diwakili Sekretaris Dewan Hj. Fatmawati, SE., M.Si, menyampaikan alasan perubahan anggaran dilakukan jika terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum APBD, terjadinya pergeseran anggaran antar Unit Organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja, keadaan yang menyebabkan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan, keadaan darurat dan keadaan luar biasa.

‘’Hal ini telah mendorong Pemerintah Daerah Untuk melakukan penyesuaian terhadap belanja daerah dengan mengalokasikan anggaran yang diperuntukan", ujar Fatmawati.

Fatmawati menambahkan, pendapatan daerah pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 ditargetkan Rp.1.270.086.170.101.16,- turun sebesar Rp. 59.203.629.543.84,- jika dibandingkan dengan perkiraan pendapatan dalam penetapan APBD 2019 yaitu sebesar Rp.1.329.289.799.645.00,-. Penurunan pendapatan tersebut disebabkan karena adanya perubahan target pendapatan pada beberapa pos penerimaan, yaitu: PAD ditargetkan sebesar Rp. 320.368.646.798.16, turun sebesar Rp.78.500.995.543.84, jika dibandingkan dengan perkiraan pendapatan dalam pentapan APBD 2019 yaitu sebesar Rp. 398.869.642.342.00,

‘’Penurunan terjadi pada semua komponen penerimaan PAD kecuali pada komponen Lain-lain PAD yang sah mengalami kenaikan sebesar Rp. 5.040.680.784.00,- yang bersumber dari Dana Kapitasi", ungkapnya.

Jika dibandingkan dengan target penerimaan pembiayaan pada penetapan APBD 2019 sebesar Rp. 105.000.000.000.00,- maka penerimaan pembiayaan mengalami penurunan sebesar Rp. 98.134.413.115.84,-

‘’Selain penerimaan pembiayaan diatas, terdapat pengeluaran pembiayaan daerah yang ditargetkan sebesar Rp. 4.900.000.000.00,- terdiri atas penyertaan modal (Investasi) Pemda sebesar Rp. 3.500.000.000.00,- dan pembayaran pokok utang sebesar Rp. 1.400.000.000.00,-", lanjutnya.

Diuraikannya, Fatmawati mengungkapkan Berdasarkan hal-hal yang dikemukakan di atas struktur perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Morowali Tahun Anggaran 2019 sebagai berikut: Pendapatan Daerah sebesar Rp. 1.270.086.170.101.16,- terdiri dari:

  1. Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 320.368.646.798.00,-
  2. Dana Perimbangan Rp. 807.225.129.000.00,-
  3. Lain-lain pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp. 142.492.394.303.00,-

Sementara itu, untuk belanja daerah sebagai berikut: Belanja Daerah sebesar Rp. 1.272.051.756.985.32,- terdiri dari:

  1. Belanja Langsung sebesar Rp. 728.015.001.602.99,-
  2. Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 544.036.755.382.33,-

Pembiayaan daerah terdiri dari:

  1. Penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 6.865.586.884.16,-
  2. Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp. 4.900.000.000.00,-

Dengan demikian, pembiayaan Netto sebesar Rp. 1.965.586.884.16,- dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun berkenaan bernilai Rp. 0.00,- (Nihil).

Diakhir sidang, Ketua DPRD Morowali Irwan Arya meminta persetujuan Anggota Dewan agar Raperda APBD-P Tahun Anggaran 2019 disepakati menjadi Perda yang kemudian oleh semua Anggota Dewan menyetujuinya.

Selanjutnya, persetujuan APBD-P T.A. 2019 akan diajukan ke provinsi untuk diadakan asistensi. Rencananya, asistensi akan dilakukan 26-27 Agustus. IKP Kominfo/HK

Berita Terkait

kadis-kesehatan-morowali-ashar-maaruf-ungkap-optimalisasi-reformasi-birokrasi-sektor-kesehatan-fokus-tingkatkan-pelayanan-dasar

Kadis Kesehatan Morowali, Ashar Ma’aruf Ungkap Optimalisasi Reformasi Birokrasi Sektor Kesehatan, Fokus Tingkatkan Pelayanan Dasar

Morowalikab.go.id – Bungku - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Morowali, Ashar Ma’aruf, menyampaikan bahwa pelaksanaan reformasi birokrasi di sektor kesehatan selama sepuluh tahun t

lomba-desa-dan-kelurahan-tingkat-kabupaten-morowali-desa-nambo-optimis-juara

Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Morowali, Desa Nambo Optimis Juara

Morowalikab go.id - Bungku - Desa Nambo merupakan desa ke 5 yang mendapat kesempatan kedatangan dari tim penilai lomba desa dan kelurahan Tingkat Kabupaten Morowali, Kamis (25/05/2023) Pagi. Bupati Morowali yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan

bupati-taslim-sampaikan-jawaban-atas-pemandangan-umum-fraksi-terhadap-nota-keuangan-perubahan-apbd-t-a-2019

Bupati Taslim Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Keuangan Perubahan APBD T.A. 2019

PPID / morowalikab.go.id / Bungku. Bertempat di Ruang Sidang, Kantor DPRD Morowali, Bupati Morowali, Taslim menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi terhadap pengantar nota keuangan dan rancangan perubahan APBD T.A. 2019, (Selasa, 20/08). S

wabup-iriane-iliyas-resmi-dilantik-sebagai-ketua-kwarcab-pramuka-morowali-masa-bakti-20252030

Wabup Iriane Iliyas Resmi Dilantik Sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Morowali Masa Bakti 2025–2030

  Morowalikab.go.id – Bungku – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, resmi dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Morowali Masa Bakti 2025–2030. Pelantikan berlangsung khidmat di Hotel Solda

peringati-hari-mangrove-internasional-pemkab-morowali-bekerjasama-yayasan-imip-peduli-dan-untad-tanam-16667-mangrove

Peringati Hari Mangrove Internasional, Pemkab Morowali Bekerjasama Yayasan IMIP Peduli dan UNTAD Tanam 16.667 Mangrove

  Morowalikab.go.id, Bungku, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali bekerjasama Yayasan IMIP Peduli dan  Pusat Kajian Pengembangan Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Universitas Tadulako (UNTAD) melakukan aksi penanaman 16.667 pohom