DPRD Morowali Setujui Pemaparan Hasil Pembahasan APBD-P Tahun Anggaran 2019

  Saturday 24 August 2019   helman kaimu     1869

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar sidang paripurna pada Sabtu (24/08). Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD mengagendakan penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 dan Persetujuan DPRD terhadap Raperda tentang perubahan APBD 2019.

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Irwan Arya dihadiri oleh seluruh Pimpinan Dewan. Sementara dari Pemda hadir pula Bupati Morowali, Taslim dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Penyampaian hasil pembahasan APBD-P disampaikan oleh Badan Anggaran DPRD yang diwakili Sekretaris Dewan Hj. Fatmawati, SE., M.Si, menyampaikan alasan perubahan anggaran dilakukan jika terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum APBD, terjadinya pergeseran anggaran antar Unit Organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja, keadaan yang menyebabkan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan, keadaan darurat dan keadaan luar biasa.

‘’Hal ini telah mendorong Pemerintah Daerah Untuk melakukan penyesuaian terhadap belanja daerah dengan mengalokasikan anggaran yang diperuntukan", ujar Fatmawati.

Fatmawati menambahkan, pendapatan daerah pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 ditargetkan Rp.1.270.086.170.101.16,- turun sebesar Rp. 59.203.629.543.84,- jika dibandingkan dengan perkiraan pendapatan dalam penetapan APBD 2019 yaitu sebesar Rp.1.329.289.799.645.00,-. Penurunan pendapatan tersebut disebabkan karena adanya perubahan target pendapatan pada beberapa pos penerimaan, yaitu: PAD ditargetkan sebesar Rp. 320.368.646.798.16, turun sebesar Rp.78.500.995.543.84, jika dibandingkan dengan perkiraan pendapatan dalam pentapan APBD 2019 yaitu sebesar Rp. 398.869.642.342.00,

‘’Penurunan terjadi pada semua komponen penerimaan PAD kecuali pada komponen Lain-lain PAD yang sah mengalami kenaikan sebesar Rp. 5.040.680.784.00,- yang bersumber dari Dana Kapitasi", ungkapnya.

Jika dibandingkan dengan target penerimaan pembiayaan pada penetapan APBD 2019 sebesar Rp. 105.000.000.000.00,- maka penerimaan pembiayaan mengalami penurunan sebesar Rp. 98.134.413.115.84,-

‘’Selain penerimaan pembiayaan diatas, terdapat pengeluaran pembiayaan daerah yang ditargetkan sebesar Rp. 4.900.000.000.00,- terdiri atas penyertaan modal (Investasi) Pemda sebesar Rp. 3.500.000.000.00,- dan pembayaran pokok utang sebesar Rp. 1.400.000.000.00,-", lanjutnya.

Diuraikannya, Fatmawati mengungkapkan Berdasarkan hal-hal yang dikemukakan di atas struktur perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Morowali Tahun Anggaran 2019 sebagai berikut: Pendapatan Daerah sebesar Rp. 1.270.086.170.101.16,- terdiri dari:

  1. Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 320.368.646.798.00,-
  2. Dana Perimbangan Rp. 807.225.129.000.00,-
  3. Lain-lain pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp. 142.492.394.303.00,-

Sementara itu, untuk belanja daerah sebagai berikut: Belanja Daerah sebesar Rp. 1.272.051.756.985.32,- terdiri dari:

  1. Belanja Langsung sebesar Rp. 728.015.001.602.99,-
  2. Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 544.036.755.382.33,-

Pembiayaan daerah terdiri dari:

  1. Penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 6.865.586.884.16,-
  2. Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp. 4.900.000.000.00,-

Dengan demikian, pembiayaan Netto sebesar Rp. 1.965.586.884.16,- dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun berkenaan bernilai Rp. 0.00,- (Nihil).

Diakhir sidang, Ketua DPRD Morowali Irwan Arya meminta persetujuan Anggota Dewan agar Raperda APBD-P Tahun Anggaran 2019 disepakati menjadi Perda yang kemudian oleh semua Anggota Dewan menyetujuinya.

Selanjutnya, persetujuan APBD-P T.A. 2019 akan diajukan ke provinsi untuk diadakan asistensi. Rencananya, asistensi akan dilakukan 26-27 Agustus. IKP Kominfo/HK

Berita Terkait

wabup-morowali-iriane-iliyas-hadiri-pemusnahan-barang-bukti-inkracht-tahun-2026-di-kejaksaan-negeri

Wabup Morowali Iriane Iliyas Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht Tahun 2026 di Kejaksaan Negeri

Morowalikab.go.id – Bungku – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Morowali,

bupati-resmikan-aula-raha-seba-bintang-morowali

Bupati Resmikan Aula ‘’Raha Seba’’ Bintang Morowali

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim, resmikan pemfungsian Aula ‘’Raha Seba’’ Bintang Morowali milik Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, di Jl. Nangka, Kelurahan Bungi, Kecamatan B

bidang-statistik-diskominfo-sp-morowali-gelar-pertemuan-persiapan-penetapan-standar-dan-pembahasan-jenis-data-dukung-untuk-penilaian-epss-tahun-2025

Bidang Statistik Diskominfo-SP Morowali Gelar Pertemuan Persiapan Penetapan Standar dan Pembahasan Jenis Data Dukung untuk Penilaian EPSS Tahun 2025

  Morowalikab.go.id, Bungku – Bidang Statistik dan Pengelolaan Data, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Daerah Kabupaten Morowali, melaksanakan pertemuan persiapan penetapan standar dan pembahasan jenis data dukung

a-rachmansyah-ismail-komitmen-naikan-insentif-guna-memastikan-jaminan-kesejahteraan-pegawai-lingkup-pemkab-morowali

A. Rachmansyah Ismail Komitmen Naikan Insentif guna memastikan jaminan kesejahteraan Pegawai lingkup Pemkab Morowali.

Morowalikab.go.id-Bungku-” Pada prinsipnya apapun tugas yang diberikan oleh negara, daerah, kampung kita serta dimana kita bertugas saya mohon kita laksanakan dan manfaatkanlah dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.”   Ha

pasca-konflik-antar-warga-pangdam-xiii-merdeka-tinjau-tkp

PASCA KONFLIK ANTAR WARGA, PANGDAM XIII/MERDEKA TINJAU TKP

morowalikab.go.id - Maraknya isu provokatif di Media Sosial, pasca konflik antar warga di Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, menjadi perhatian serius dikalangan pejabat tinggi Pemerintah utamanya TNI/POLRI, hal ini terlihat pada saat peninjauan Tempat