Bupati Morowali Resmikan Pencanangan Kampung Tangguh Covid-19 Desa Tofuti

  Rabu 07 April 2021   Winda Bestari     110

morowalikab.go.id - Bungku - Bupati Morowali, Drs. Taslim meresmikan Pencanangan Posko Kampung Tangguh Covid-19 Desa Tofuti, Rabu (07/04). Acara tersebut merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran Bupati Morowali Nomor 188.5/0370/DPMDP3A/14/2021 yang merupakan implementasi dari Instruksi Mendagri Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro sekaligus membentuk posko penanganan Covid-19 di level desa dan kelurahan.

Hadir di antaranya Kapolres Morowali, AKBP Bayu Indra Wiguno, S.IK., M.IK., Dandim 1311 Morowali, Letkol Inf. Raden Yoga Raharja, SE., MM., M.Ipol., Camat Bungku Tengah, Wirda Rosanti, S.STP., MPA., Kepala Desa Tofuti, M. Najib Karim, para Kepala OPD lingkup Pemkab Morowali serta para insan pers.

Camat Bungku Tengah, Wirda Rosanti mengungkap, berdasarkan data Puskesmas Bungku, bahwa status wilayah Kecamatan Bungku Tengah telah berubah dari zona merah menjadi orange. Ia berharap, agar penerapan Protokol Kesehatan semakin diperketat sehingga status wilayah Kecamatan Bungku Tengah dapat mencapai zona hijau.

"Semoga fakta riilnya yang terjadi di lapangan benar sudah menurun dari jumlah kasus. Semoga kedepan bisa menjadi zona hijau. Harapan kami, semoga kondisi ini tidak menjadikan kita abai dan lalai sehingga menjadi santai terhadap penyebaran Covid-19", tuturnya.

Menyinggung peran Pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat, Wirda menyebut, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan gambaran bagaimana instruksi Mendagri diaplikasikan pada tingkat desa, yang merupakan ujung tombak terdekat Pemda kepada masyarakat dalam penanganan Covid-19.

"Jika sebelumnya penanganan yang dilakukan masih dalam skala besar, berjenjang dan bertingkat mulai dari Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten, sekarang penanganannya difokuskan di desa dengan dukungan  total 8% dari Dana Desa", ucap dia. 

"Adanya simulasi PPKM secara mikro ini diharapkan dapat mengendalikan wabah Covid-19.Semoga kegiatan ini terduplikasi dengan baik di tempat lain", tandasnya.

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya berujar bahwa kegaiatan hari ini adalah satu dari berbagai solusi yang dilakukan demi menanggulangi dampak dari penyebaran wabah Covid-19. Menurutnya, segala inovasi dan solusi mesti dikerahkan. Sebab, jika lengah  mengendalikan wabah, ia akan berdampak masif terhadap stabilitas nasional dan mempengaruhi seluruh lini kehidupan masyarakat.

"Wabah ini telah menjadi perhatian nasional bahkan dunia. Kenapa kita selalu berusaha mencari solusi? Semua solusi harus dilakukan sebab wabah ini memberikan dampak di semua sektor. Yang kena dampak adalah kita. Tanpa pandang bulu, seluruh masyarakat dari lapisan manapun dapat merasakan dampaknya", pungkas Taslim.

Menguraikan kondisi yang dialami Kabupaten Morowali selama masa pandemi, Taslim menuturkan bahwa meskipun Morowali tidak begitu merasakan dampak ekonomi, namun tak henti-hentinya ia mengingatkan agar terus menerapkan Prokes dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin menegakan Prokes adalah perisai yang kuat bagi daerah untuk menjaga ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat Kabupaten Morowali.

"Alhamdulillah selama adanya penyebaran Covid-19 di Morowali, dampak ekonomi yang dirasakan tidak begitu signifikan. Tetapi jika kita tidak mampu mengendalikan penyebarannya, maka tidak menutup kemungkinan Morowali akan kolaps seperti daerah lainnya", terang dia.

"Olehnya tidak bosan-bosannya di setiap kesempatan kita terus mengedukasi masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan, agar masyarakat mampu mengubah mindset dan cara hidup yang lebih sehat", tutupnya.

Dalam acara tersebut dilakukan penekanan tombol sirine oleh Bupati Morowali sebagai tanda diresmikannya pencanangan Kampung Tangguh Covid-19 di Desa Tofuti. Acara kemudian dilanjutkan dengan simulasi penanganan Covid-19 dengan metode PPKM berbasis mikro. Acara lalu ditutup dengan penyerahan masker handsanitizer dan bantuan beras, kepada masyarakat Desa Tofuti yang sangat patuh terhadap penerapan Protokol Kesehatan.

Berita Terkait

taslim-sampaikan-nota-keuangan-rapbd-perubahan-ta-2020

Taslim Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Perubahan TA 2020

morowalikab.go.id - Bungku - DPRD Morowali menggelar Rapat Paripurna ke II masa persidangan ke I dengan agenda rapat penyampaian nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (RAPBD) perubahan Tahun Anggaran (TA) 2020 Kamis, (10/0

jawaban-bupati-atas-pemandangan-umum-fraksi-terhadap-usulan-pemerintah-daerah-dan-inisiatif-dprd-di-rapat-paripurna-masa-sidang-ke-iii-tahun-2020

Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap Usulan Pemerintah Daerah dan Inisiatif DPRD di Rapat Paripurna Masa Sidang ke III Tahun 2020

Pembacaan Pidato Oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Morowali Morowalikab.go.id-Bungku- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar rapat paripurna Ke V Masa persidangan III Tahun 2020, terhadap jawaban bupati atas pemandanga

cegah-stunting-bupati-morowali-buka-posyandu-remaja-desa-matansala

Cegah Stunting, Bupati Morowali Buka kegiatan Posyandu Remaja Desa Matansala

Morowalikab.go.id- Bungku-  Dengan Tema “ Remaja sehat, Generasi kuat, sejahtera Bersama” Pemerintah Kabupaten Morowali melalui dinas Kesehatan meluncurkan program posyandu remaja dengan maksud memberi wadah para remaja dalam mengeks

koordinasi-lpls-dukung-pembudayaan-germas-di-morowali

Koordinasi LP/LS Dukung Pembudayaan GERMAS di Morowali

morowalikab.go.id - Bungku - Menerapkan pola hidup bersih dan sehat di era new normal pandemi COVID-19 harus terus dipertahankan. Mendukung hal tersebut, Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor (LP/LS) dalam Pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup S

bupati-morowali-ikuti-rakor-kpap-sulteng-tindak-lanjuti-surat-edaran-mendagri

Bupati Morowali Ikuti Rakor Komisi Penanggulangan AIDS Se-Sulawesi Tengah

morowalikab.go.id - Bungku - Rapat Koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi dan KPA Kabupaten Kota se - Sulawesi Tengah digelar melalui video conference pada Selasa, (29/09). Rakor tersebut dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Ment