Memuat...
UIN Alauddin Makassar Yudisium 8 Mahasiswa Magister PAI Kelas Kerja Sama Morowali
Kategori: posts Tanggal: 30 Oktober 2026 Penulis: helman kaimu Publisher: Albakarah Firmansyah 40x dibaca

UIN Alauddin Makassar Yudisium 8 Mahasiswa Magister PAI Kelas Kerja Sama Morowali

Morowalikab.go.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melalui Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana menggelar yudisium delapan mahasiswa k...

Morowalikab.go.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melalui Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana menggelar yudisium delapan mahasiswa kelas kerja sama Kabupaten Morowali. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Morowali, Jumat (30/10/2026). Seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium berhasil meraih predikat cumlaude setelah menyelesaikan pendidikan magister selama satu tahun tujuh bulan.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pendidikan, yakni Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan, Isman Hidayat, S.Pd., M.M, Ketua Program Studi (Prodi) Magister PAI UIN Alauddin Makassar, Dr. Saprin, M.Pd.I, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Morowali, Mansyur, S.H., M.H., perwakilan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Morowali, keluarga dan pendamping mahasiswa, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik di Kabupaten Morowali.

Dalam sambutannya, Isman Hidayat menyampaikan ucapan selamat kepada delapan mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Magister Pendidikan. Ia mengapresiasi capaian seluruh mahasiswa yang berhasil meraih predikat cumlaude serta menyelesaikan perkuliahan tepat waktu. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan pemerintah daerah sekaligus diharapkan memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan daerah. Isman juga mendorong para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh melalui inovasi di satuan pendidikan masing-masing, termasuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada UIN Alauddin Makassar atas kerja sama yang telah melahirkan banyak lulusan magister di Morowali dan berharap program tersebut terus berlanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.

Sementara itu, Ketua Prodi Magister PAI UIN Alauddin Makassar, Saprin, menegaskan bahwa gelar magister membawa tanggung jawab moral dan akademik yang harus dibuktikan melalui penguasaan ilmu, kepakaran, serta kontribusi nyata kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seorang magister tidak hanya diukur dari gelar yang diperoleh, tetapi juga dari kemampuan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan dan bidang profesinya. Saprin juga menyampaikan bahwa kerja sama antara UIN Alauddin Makassar dan Pemerintah Kabupaten Morowali tidak hanya dapat dikembangkan dalam bidang pendidikan dan pengajaran, tetapi juga penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Bahkan, kerja sama tersebut berpeluang dilanjutkan melalui program pendidikan doktoral pada masa mendatang.

Yudisium angkatan IV ini menambah jumlah alumni Magister PAI kelas kerja sama Morowali menjadi 52 orang. Rinciannya, angkatan I sebanyak 15 orang, angkatan II sebanyak 18 orang, angkatan III sebanyak 11 orang, dan angkatan IV sebanyak 8 orang. Capaian tersebut menjadi bukti keberlanjutan kerja sama pendidikan antara UIN Alauddin Makassar dan Pemerintah Kabupaten Morowali dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Para lulusan diharapkan mampu mengembangkan profesionalisme, menghadirkan inovasi pembelajaran, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah.



Statistik Pengunjung
— Hari Ini
— Minggu Ini
— Bulan Ini
— Total Pengunjung
— Sedang Online