Memuat...
Hari Kontrasepsi Sedunia, Pemkab Morowali Dorong Perencanaan Keluarga Sehat
Kategori: posts Tanggal: 15 September 2026 Penulis: Octaviana Latong Publisher: Albakarah Firmansyah 76x dibaca

Hari Kontrasepsi Sedunia, Pemkab Morowali Dorong Perencanaan Keluarga Sehat

Morowalikab.go.id – Bungku – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Peremp...

Morowalikab.go.id – Bungku – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Morowali menyelenggarakan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di halaman Puskesmas Bungku, Kec. Bungku Tengah, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ny. Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda Morowali, Kepala Perwakilan BKKBN sulteng Nuryamin, Kadis Kesehatan Morowali Nirmawati, Kadis P3AP2KB Morowali Nursia, jajaran pemerintah daerah, Tokoh Adat, Tokoh Agama, tenaga kesehatan, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), akseptor KB, serta keluarga berisiko stunting, serta Masyarakat Kab. Morowali.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya penguatan program keluarga berencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan menekan angka stunting di Sulawesi Tengah, termasuk di Kabupaten Morowali.

Ia mendorong adanya perhatian khusus bagi keluarga yang memiliki anak berisiko stunting melalui dukungan pemenuhan gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan anak serta pemantauan secara berkala.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah Nuryamin, menyampaikan bahwa Hari Kontrasepsi Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB sekaligus mendorong masyarakat merencanakan kehamilan secara sehat.

Pelayanan KB serentak dilaksanakan mulai 7 September hingga 7 Oktober 2026, dengan sasaran peserta KB baru. Di Sulawesi Tengah, target peserta KB baru mencapai sekitar 7.000 orang.

Di Kabupaten Morowali, program tersebut didukung 41 penyuluh KB dan 133 Tim Pendamping Keluarga dengan sekitar 399 personel. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelayanan KB, khususnya KB pasca persalinan dan metode kontrasepsi jangka panjang.

Dikesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Nirmawati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah dalam kegiatan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Kabupaten Morowali.Ia berharap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut dengan baik sehingga capaian program KB di Kabupaten Morowali dapat terus meningkat.

“Saya mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menyambut baik kehadiran Gubernur dalam kegiatan Hari Kontrasepsi Sedunia. Ini merupakan hal yang sangat luar biasa karena memberikan motivasi kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Morowali,” ujar Nirmawati.

Senada, Kepala DP3AP2KB Morowali Nursia menegaskan bahwa kontrasepsi bukan sekadar upaya pengendalian penduduk, tetapi bagian dari pembangunan keluarga yang sehat, berkualitas, sejahtera, dan mampu merencanakan masa depan anak.

“Berani sehat berarti berani peduli, berani merencanakan, dan berani mengambil keputusan yang tepat untuk masa depan keluarga dan generasi ke depan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako dari Gubernur Sulawesi Tengah kepada masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Gubernur Sulteng, jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali, serta masyarakat yang hadir.

Statistik Pengunjung
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Total Pengunjung
Sedang Online