Abdul Malik Hafid Sampaikan Pesan Menyentuh Jelang Purna Bakti ASN Morowali
Morowalikab.go.id – Bungku – Suasana apel pagi Pemerintah Kabupaten Morowali, Senin (31/08/2026), berlangsung penuh haru. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Morowali Yusma...
Morowalikab.go.id – Bungku – Suasana apel pagi Pemerintah Kabupaten Morowali, Senin (31/08/2026), berlangsung penuh haru. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Morowali Yusman Mahbub mempimpin apel memberikan kesempatan kepada Abdul Malik Hafid menyampaikan pesan dan kesan, sebagai Momentum tersebut menjadi hari terakhir pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Morowali setelah mengabdi sejak tahun 1989.
Abdul Malik Hafid yang terakhir menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Morowali, menyampaikan pesan dan kesan sekaligus ungkapan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah serta seluruh rekan ASN yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
Dalam sambutannya, Abdul Malik Hafid mengenang perjalanan panjang kariernya sebagai ASN yang dimulai dari golongan II/A hingga memasuki masa purna bakti dengan pangkat terakhir IV/D.
Selama masa pengabdiannya, ia pernah menduduki berbagai jabatan dan penugasan, mulai dari bertugas di wilayah Bungku Tengah, Bahonsuai, Bungku Selatan, hingga menjabat sebagai Kepala Seksi Kependudukan dan Catatan Sipil di Kolonodale serta Kepala Seksi Pemerintahan.
.jpeg)
Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bumi Raya selama kurang lebih dua setengah tahun, Camat Bungku Barat selama empat setengah tahun, Camat Bumi Raya selama lima tahun, serta sejumlah jabatan lainnya, termasuk sebagai staf ahli dan di bidang perhubungan, sebelum akhirnya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Di hadapan peserta apel, Abdul Malik Hafid menyampaikan pesan utama yang menurutnya menjadi bekal selama menjalankan tugas sebagai ASN, yakni keikhlasan dan menjaga hati.
“Bekal saya selama melaksanakan tugas pertama adalah keikhlasan. Kalau hati kita baik, maka hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan sesama manusia juga akan baik,” pesannya.
Ia mengajak seluruh ASN agar senantiasa mendengarkan hati nurani sebelum mengambil keputusan, terutama dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, setiap rencana dan tindakan yang akan dilakukan harus dipertimbangkan dengan hati yang bersih serta mengutamakan kemaslahatan masyarakat.
“Kalau hati senang, bahwa itu adalah kebaikan dan akan memberikan kemaslahatan kepada masyarakat. Tetapi kalau hati tidak mengiakan, jangan lakukan, karena pasti akan menimbulkan masalah nantinya,” tuturnya.
Abdul Malik Hafid juga menyampaikan sebuah pesan yang diperolehnya dari kisah seorang ulama besar di Mekah. Menurutnya, dari sekian banyak nasihat tentang keselamatan hidup di dunia dan akhirat, salah satu kunci utama adalah memperbaiki hati.
.jpeg)
Ia mengingatkan bahwa hati merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Karena itu, menjaga kebersihan hati, keikhlasan, serta hubungan baik dengan sesama menjadi hal yang sangat penting dalam menjalankan amanah.
Menutup sambutannya, Abdul Malik Hafid meminta doa dari Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, staf ahli, asisten, serta seluruh ASN Kabupaten Morowali agar masa akhir pengabdiannya dapat dilalui dengan baik dan tidak meninggalkan persoalan.
“Insyaallah, semoga di akhir jabatan ini tidak menimbulkan masalah. Semoga kita semua senantiasa mendapat lindungan dari Allah SWT, diberikan keberkahan dalam hidup dan kehidupan, serta menjadikan keluarga kita keluarga yang bahagia di dunia dan akhirat,” ucapnya.

Purna bakti tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang Abdul Malik Hafid sebagai ASN sekaligus menjadi momentum refleksi atas puluhan tahun pengabdian dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Morowali.