Wujudkan Daerah Aman dan Kondusif, Kesbangpol Morowali Dorong Peran Masyarakat di Bungku Timur dalam Tangani Konflik
Morowalikab.go.id, Bungku Timur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melalui, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi Peran dan Partisipasi Masyara...
Morowalikab.go.id, Bungku Timur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melalui, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi Peran dan Partisipasi Masyarakat Dalam Penanganan Konflik dengan bertajuk tema “Bersinergi Mencegah Konflik, Mewujudkan Daerah yang Aman dan Kondusif”.
Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan di Kecamatan Bungku Timur, acara dibuka langsung oleh Bupati Morowali diwakili, Asisten III bidang Administrasi dan Umum, Afridin, SH,.M.SA.,bertempat di Aula Kantor Camat Bungku Timur, Desa Kolono, pada Rabu (9/9/2026), pagi.
Dalam sambutan tertulis Bupati Morowali yang dibacakan Asisten III menyampaikan bahwa, konflik tidak selalu dimulai dari persoalan yang besar, namun kerap terjadi dari kesalahpahaman kecil yang tidak segera dikomunikasikan dan diselesaikan.
Selain itu, penangan konflik bukan hanya tugas pemerintah daerah atau aparat keamanan semata, tetapi merupakan tanggungjawab bersama, sehingga forum di tengah masyarakat harus menjadi ruang komunikasi dalam mengedepankan dialog dalam penyelesaiannya.
“Sosialisasi ini diharapkan tidak sebatas pemahaman teori tetapi dapat diterapkan di lapangan dengan langkah sederhana yakni, mengenali dan melaporkan potensi konflik, membangun komunikasi dan mediasi sebelum masalah membesar, selalu libatkan masyarakat dalam mencari solusi yang adil serta dapat diterima,” harapnya.
“Kemudian lebih khusus kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda, agar dapat menjadi jembatan persatuan dan penyejuk di tengah masyarakat, terutama menghadapi informasi yang belum tentu benar dan menimbulkan berpotensi memprovokasi,” imbuhnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Morowali terus berkomitmen membangun daerah yang lebih maju, bukan hanya dari sisi ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dapat menciptakan situasi aman, harmoni, dan memiliki masyarakat yang mampu menyelesaikan perbedaan secara bermartabat.
Sementara itu, Kaban Kesbangpol Morowali, Ir.Moh Rizal Badudin menjelaskan, Kabupaten Morowali adalah daerah dengan multi etnis dengan beragam suku, agama dan budaya, sehingga banyak berpendapat jika daerah ini merupakan miniatur Indonesia.
Keberagaman tersebut tentu tidak menuntup kemungkinan terjadinya konflik, olehnya, sosialisasi ini diinisiasi guna menciptakan pemahaman yang sama dalam mengelola keberagaman dan perbedaan agar tetap menjadi kesatuan dalam situasi aman dan kondusif.
“Sosialisasi ini kiranya dapat menyatukan pemahaman dalam menangani konflik secara komprehensif dengan melibatkan semua komponen masyarakat, karena jika hanya pemerintah tentu tidak cukup, jadi peran seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga ketertiban di daerah ini,” jelasnya.
Adapun acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dibawakan oleh Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Morowali dan Kaban Kesbangpol Morowali yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta terdiri dari unsur pemerintahan kabupaten, unsur pemerintah kecamatan setempat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, hingga para pelajar.