Memuat...
Pemkab Morowali Perkuat Pendidikan Politik dan Kesetaraan Gender
Kategori: posts Tanggal: 30 September 2026 Penulis: helman kaimu Publisher: Albakarah Firmansyah 42x dibaca

Pemkab Morowali Perkuat Pendidikan Politik dan Kesetaraan Gender

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan kegiatan Fasilitasi Pendidikan Politik dan Etika Buda...

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan kegiatan Fasilitasi Pendidikan Politik dan Etika Budaya Politik di Aula Lantai II Kantor Bupati Morowali, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, dan dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Morowali, Muhammad Rizal Badudin. Peserta kegiatan terdiri atas perwakilan partai politik, TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Morowali, mahasiswa, serta pelajar SMA. Kegiatan menghadirkan Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Nasrun, Komisioner KPU Morowali, Ruslan, dan akademisi Armawati sebagai narasumber.

Mengusung tema “Penguatan Peran dan Kesetaraan Gender dalam Pendidikan Politik”, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai etika dan budaya politik yang demokratis. Selain meningkatkan pengetahuan dan kesadaran politik masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan budaya politik yang santun, berintegritas, dan bertanggung jawab, mendorong partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi, serta memperkuat stabilitas politik dan demokrasi di Kabupaten Morowali.

Wakil Bupati Iriane Iliyas dalam sambutannya mengatakan, pendidikan politik merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali dalam meningkatkan kualitas demokrasi di daerah. Menurutnya, pendidikan politik tidak hanya penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, tetapi juga membangun etika dan budaya politik yang sehat, santun, serta berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Demokrasi yang kuat tidak hanya ditentukan oleh proses pemilihan umum, tetapi juga oleh kesadaran politik masyarakat, sikap saling menghormati dalam perbedaan pilihan, serta perilaku politik yang berintegritas dan bertanggung jawab,” ujarnya. Ia berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta mampu menyampaikan gagasan dan aspirasi secara bijak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Iriane juga mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan aktif dalam diskusi konstruktif. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing sehingga manfaat pendidikan politik dapat dirasakan secara lebih luas.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesbangpol beserta jajaran, para narasumber, panitia, dan seluruh peserta atas kontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Semoga kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dan Etika Budaya Politik ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah bersama dalam mewujudkan kehidupan demokrasi yang berkualitas, beretika, dan berkeadaban di Kabupaten Morowali,” harapnya.



Statistik Pengunjung
— Hari Ini
— Minggu Ini
— Bulan Ini
— Total Pengunjung
— Sedang Online