Memuat...
Wabup H. Najamudin Lepas Pawai Obor Peringati Tahun Baru Islam
Kategori: posts Tanggal: 31 Agustus 2019 Penulis: Penulis tidak tersedia Publisher: kary kabidikp 909x dibaca

Wabup H. Najamudin Lepas Pawai Obor Peringati Tahun Baru Islam

PPID – morowalikab.go.id – Bungku – Pukul 19.30, (Jumat, 30/08) Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, M.Pd, melepas pawai obor dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharra...

PPID – morowalikab.go.id – Bungku – Pukul 19.30, (Jumat, 30/08) Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, M.Pd, melepas pawai obor dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H. Pawai obor ini disponsori oleh Pemerintah Daerah Morowali yang diikuti oleh anak-anak pramuka tingkat penggalang sampai penegak Se-Kecamatan Bungku Tengah, serta seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah. Mengusung tema "Dengan Semangat Peringatan 1 Muharram 1441 H Tahun 2019 M, Kita Tingkatkan Ukhuwah Insaniayah Dan Ukuwah Islamiah Menuju Morowali Sejahterah Juga Bermartabat”. Pawai obor mulai dari Lapangan Sangiang Kinambuka, Kel. Marsaoleh, Kec. Bungku Tengah menuju Alun-alun Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Morowali, Desa Matansala, Kec. Bungku Tengah.

Dalam sambutan Wabup H. Najamudin, mengucapkan terima kasih kepada Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) yang telah bekerja keras, untuk merangcang seluruh rangkaian acara dalam rangka memperingati tahun baru Islam, 1 Muharram 1441 H/2019 M.

"Ucapan terima kasih atas nama Pemerintah Daerah Morowali, kepada seluruh pengurus PHBI, H. Afridin bersama seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras, sehingga suksesnya rangkaian kegiatan, mulai hari ini hingga besok hari", ujar H. Najamudin.

Menurut Wabup, pawai obor merupakan simbolisasi dari semangat untuk menjadi penerang dalam masyarakat. Seluruh komponen masyarakat, terlebih lagi para genersi muda Islam harus mampu menjadikan pribadi yang menjadi pembawa solusi bagi masyarakat, bukan pembawa masalah. Dengan demikian, makna obor itu menjadi nyata dalam menjaga Ukhuwah Insaniayah dan Ukuwah Islamiah.

Pada kesempatan yang sama, Wabup. H. Najamudin mengingatkan bahwa pada Sabtu, (31/08), pukul 15.00 Wita akan digelar juga pawai sarung. Pawai sarung diwajibkan untuk memakai peci berwarna hitam disesuaikan dengan baju kokoh. Secara simbolik, sarung merupakan lambang keakraban yang biasa di lakukan para ulama dan para anak-anak pesantren dalam setiap aktifitas keseharian, utamanya saat memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Selanjutnya, setelah pawai sarung, akan dilanjutkan Zikir Akbar yang akan disampaikan oleh Ustad Maulana. 

"Sesuai dengan jadwal kegiatan, maka saya sampaikan jika besok sore akan dilaksanakan pawai sarung, serta dilanjutkan pada malam hari zikir akbar yang akan dilaksanakan di Mesjid Agung Bungku, selain itu akan ada sunatan masal secara gratis yang digelar di Mesjid Agung Serta Pemberian bantuan kepada panti-panti asuhan dan anak yatim piatu dari panitia hari besar Islam”, jelas H. Najamudin.

Menutup sambutannya, H. Najamudin mengucapkan terima kasih kepada seluruh anak-anak Gerakan Pramuka yang telah menjadi sponsor/ mendukung acara pawai obor juga kepada seluruh panitia PHBI yang sudah berupaya merangkai acara, sehingga menjadi meriah dan sukses. Secara khusus, bagi yang mengawal keamanan kegiatan, TNI/Polri dan Pol PP yang telah menggerakkan pasukannya untuk mengamankan jalannya rangkaian acara. (IKP/Tiya).

Statistik Pengunjung
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Total Pengunjung
Sedang Online