Memuat...
Sekda Moh. Jafar Hamid Buka Sosialisasi Pemantapan Ideologi Pancasila   
Kategori: posts Tanggal: 27 Juli 2019 Penulis: Penulis tidak tersedia Publisher: kary marunduh 1.414x dibaca

Sekda Moh. Jafar Hamid Buka Sosialisasi Pemantapan Ideologi Pancasila  

PPID - morowalikab.go.id - BUNGKU. Jumat, (26/07/19), Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah gelar Sosialisasi Pemantapan Ideologi Pa...

PPID - morowalikab.go.id - BUNGKU. Jumat, (26/07/19), Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah gelar Sosialisasi Pemantapan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Tahun 2019. Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Morowali  H. Muhammad Jafar Hamid, Kaban Kesbangpol, H. Abdul Wahid Hasan, Perwakilan Kodim 1311, Danramil 01 Bungku Tengah, Kapten Fathur Rahman, ASN, mahasiswa, dan pelajar SMA.

Mewakili Bupati Morowali, H. Muhammad Jafar Hamid membuka resmi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi sekaligus memberikan sambutan Bupati. Ia mengatakan bahwa para pendiri negara menyadari bahwa keberadaan masyarakat yang majemuk merupakan kekayaan bangsa indonesia yang harus diakui, diterima, dihormati dan dijaga serta diikat oleh suatu identitas bersama.

"Keberagaman dan kemajemukan suku, agama dan ras adalah milik bangsa ini, olehnya haruslah kita akui, terima, hormati serta kita jaga sebagai bagian yang tidak dapat kita pisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara", tegasnya.

"Mewujudkan konsepsi kebangsaan dan kenegaraan yang berkaitan dengan 4 pilar kebangsaan, yaitu: Pancasila, Konstitusi Negara Undang -undang Tahun 1945, Bentuk negara Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan wawasan kebangsaan kita mencerminkan karakter bangsa yang  diwujudkan dengan tujuan untuk mempersatukan seluruh kemajemukan yang ada dalam wilayah NKRI", lanjutnya.

Oleh karena itu, penguatan idiologi Pancasila dan wawasan kebangsaan bagi kita semua sebagai warga negara sangat penting karena merupakan suatu bentuk pengokohan eksistensi sebagai bangsa yang kuat, bersatu dan berdaya saing, serta terjaganya sejarah dan kecintaan terhadap tanah air", tutup Jafar. (IKP/k4r7&Widya)

Statistik Pengunjung
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Total Pengunjung
Sedang Online