Memuat...
Pemkab Morowali Ikuti Penilaian Kinerja 8 Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025
Kategori: posts Tanggal: 05 Mei 2025 Penulis: helman kaimu Publisher: albakarah firmansyah 543x dibaca

Pemkab Morowali Ikuti Penilaian Kinerja 8 Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025

\r\nMorowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Kabupaten Morowali mengikuti penilaian kinerja delapan aksi percepatan penurunan stunting tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring da...

WhatsApp Image 2025-05-05 at 22-22-30

Morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Kabupaten Morowali mengikuti penilaian kinerja delapan aksi percepatan penurunan stunting tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring dari Aula Bappelitbangda Morowali, Senin (5/5/25). Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi konvergensi stunting yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap seluruh kabupaten/kota di wilayahnya.

WhatsApp Image 2025-05-05 at 22-22-32 (1)

Kepala Bappelitbangda Morowali, Hasyim, dalam pemaparannya menjelaskan delapan aksi percepatan penurunan stunting yang telah dilaksanakan di Kabupaten Morowali. Ia menyebut bahwa penilaian ini menjadi momen penting untuk menunjukkan komitmen dan hasil kerja pemerintah daerah dalam menangani stunting. "Pertemuan hari ini adalah salah satu penilaian aksi konvergensi stunting dari provinsi. Alhamdulillah, tahun 2024 angka stunting kita menurun sebesar 4,60% dari tahun sebelumnya yang berada di angka 6,70%," ujarnya.

WhatsApp Image 2025-05-05 at 22-22-34

Hasyim menekankan bahwa penurunan angka stunting ini tak lepas dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Morowali dalam mengalokasikan anggaran dan melaksanakan berbagai program lintas sektor. Ia menilai bahwa visi dan misi Bupati Morowali saat ini sangat selaras dengan aksi konvergensi yang sedang dijalankan. "Penanganan stunting tidak hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan, tetapi harus melibatkan seluruh sektor terkait," tambahnya.

WhatsApp Image 2025-05-05 at 22-22-33

Adapun delapan aksi yang menjadi fokus penilaian meliputi: analisis situasi, penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, regulasi pendukung seperti peraturan bupati, pembinaan kader pembangunan manusia, manajemen sistem data, pengukuran dan publikasi hasil intervensi, serta reviu kinerja tahunan.

Hasyim berharap, meskipun terjadi penurunan angka stunting, tetap dibutuhkan perbaikan data, peningkatan kapasitas kader desa, dan penguatan koordinasi lintas sektor.

WhatsApp Image 2025-05-05 at 22-22-33 (1)

Diketahui, penilaian ini melibatkan tim dari kalangan akademisi Universitas Tadulako (UNTAD) serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil dari penilaian ini diharapkan menjadi acuan dalam peningkatan efektivitas program penurunan stunting di Kabupaten Morowali ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya perwakilan OPD terkait diantaranya, Dinas Kesehatan, RSUD Morowali, RSUD Paku, Dinas Pendidikan Daerah, DPMDP3A, para Kepala Puskesmas, lurah, dan camat se Kabupaten Morowali.

Statistik Pengunjung
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Total Pengunjung
Sedang Online