Memuat...
GUBERNUR BUKA PORPROV KE – VIII, HARAPKAN  ATLIT JUNJUNG TINGGI SPORTIFITAS.
Kategori: posts Tanggal: 24 April 2019 Penulis: Winda Bestari Publisher: kary marunduh 1.893x dibaca

GUBERNUR BUKA PORPROV KE – VIII, HARAPKAN ATLIT JUNJUNG TINGGI SPORTIFITAS.

\r\nPPID (morowalikab.go.id) – Parigi; Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke – VIII digelar di pelataran Kantor Bupati Kab. Parigi Moutong pada Selasa, (23/04). Pembukaan...

PPID (morowalikab.go.id) – Parigi; Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke – VIII digelar di pelataran Kantor Bupati Kab. Parigi Moutong pada Selasa, (23/04). Pembukaan tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si., Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Prof. Drs. H. Aminuddin Ponulele, M.Si, Sekretaris Daerah Sulawesi Tengah, Dr. H. Hidayat Lamakarate, M.Si, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Drs. H. Anwar Ponulele, M.Si, serta Bupati atau yang mewakili masing - masing Kabupaten se – Sulawesi Tengah.

Ketua umum panitia pelaksana  PORPROV, H. Badrun Nggai, SE dalam laporannya menyebut jumlah peserta PORPROV Kabupaten/Kota adalah sebanyak 3.141 orang yang terdiri dari 2.468 atlit, dan official pelatih sebanyak 673 orang. Sedangkan cabang olahraga yang dilombakan adalah sebanyak 25 cabor, di antaranya; atletik, balap motor, biliar, bola basket, bola voli, bola pasir, bulu tangkis, catur, dayung, futsal, gateball, karate, panjat tebing, pencak silat, sepak bola, sepak takraw, taekwondo, tenis lapangan dan tenis meja. Yang berbeda dari tahun ini adalah  dipertandingkan 5 cabor eksebisi yaitu panahan, renang,  balap sepeda, menembak dan patangque.

 

Sambutan Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si., berujar bahwa PORPROV tahun ini harus dijadikan sebagai motivator dan penggerak kegairahan masyarakat untuk berolahraga guna mencapai tingkat kebugaran yang optimal. Ia menambahkan, PORPROV akan menjadi wadah yang tepat untuk merekrut atlit yang memiliki daya saing tinggi. “PORPROV bertujuan untuk menjaring bibit atlit potensial atau berbakat, meningkatkan prestasi olahraga daerah serta sebagai tolok ukur pembangunan dan pembinaan keolahragaan di daerah” Ujarnya.

 

Longki menghimbau, Bupati/Walikota masing-masing kontingen lebih fokus dan mengutamakan pembinaan atlit. Karena melalui proses pembinaan, akan lahir atlit-atlit berprestasi. PORPROV tahun ini akan menjadi barometer PORPROV berikutnya sehingga harapan dan cita-cita untuk melahirkan atlit-atlit muda berbakat asal provinsi sulawesi tengah bisa meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Ia berharap, melalui PORPROV, akan muncul atlit-atlit yang memiliki jiwa tanding yang tinggi dan menjunjung sportifitas. Sehingga, para atlit mampu mengharumkan nama daerah dan menjadi delegasi terbaik kontingen Sulawesi Tengah dalam ajang laga Pekan Olahraga Nasional (PON) ke - 20 di Papua tahun depan.  “Bertandinglah dengan jujur biarkan yang terbaik yang menang kita boleh bersaing dengan semangat namun jangan sampai terjadi keributan sehinga kebersamaan dalam meraih prestasi yang tinggi dapat terlaksana dengan baik” Harap Longki.

Seperti diketahui, kontingen Kab. Morowali yang mengikuti PORPROV ke - VIII di Kab. Parigi Moutong berjumlah 178 orang di antaranya, 133 atlit, 34 pelatih official dan 11 pendamping. (Winda/Iksan)

Statistik Pengunjung
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Total Pengunjung
Sedang Online