Memuat...
PEMBUKAAN BIMTEK DAUR ULANG PENGELOLAAN SAMPAH
Kategori: posts Tanggal: 20 Mei 2017 Penulis: Penulis tidak tersedia Publisher: Publisher tidak tersedia 1.620x dibaca

PEMBUKAAN BIMTEK DAUR ULANG PENGELOLAAN SAMPAH

PEMBUKAAN BIMTEK PROGRAM ADIPURA DAN DAUR ULANG PENGOLAHAN SAMPAH\r\nKOMINFO MOROWALI - Bertempat di Gedung Serbaguna Ahmad Hadi, Bungku, Dinas Lingkugan Hidup Daerah (DLHD) Kabupa...

PEMBUKAAN BIMTEK PROGRAM ADIPURA DAN DAUR ULANG PENGOLAHAN SAMPAH

KOMINFO MOROWALI - Bertempat di Gedung Serbaguna Ahmad Hadi, Bungku, Dinas Lingkugan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Morowali dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Projo Nawacita melaksanakan Bimtek Program Adipura dan Daur Ulang pengolahan sampah selama tiga hari mulai, Selasa - Kamis tgl 16 s.d. 18 (05/2017). Turut hadir Bupati Morowali Drs H Anwar Hafid M.Si. Wakil Bupati Drs. SU. Marunduh, M.Hum. Sekertaris Daerah Drs . Moh Jafar Hamid, SH,MM. dan sejumlah pejabat eselon II dan III lingkup pemda morowali. Dari Tim dari Projo Nawacita Jakarta Bapak Mahendro Slamet Haryono, Ibu Ayu Pagesti, SH. Msi, Riwat Santi, Wiwit Handayani. Kegitan tersebut diikuti oleh 200 peserta dari perwakilan organisasi, OPD, dan dari Tim PKK Kabupaten dan PKK Kecamatan serta Desa Se-Kabupaten Morowali. Kepala Dinas Lingkugan Hidup Daerah Kab. Morowali, Drs. Fajar pada Laporan beliau menyampaikan secara singkat bahwa dasar pelaksanaan kegitan ini UU No. 18 tahun 2008 tentang Pengolahan Sampah, dan Permendagri No. 33 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengolahan Sampah, serta Nota Kesepahaman bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dengan Projo Nawacita. “Tujuan pelaksanaan bimtek yaitu dalam rangka meningkatkan peran masyarakat dalam pengolahan sampah dengan melibatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, aktif dalam kegiatan penguragan, pengumpulan, dan pengolahan sampah”. ungkap Fajar. Ketua Umum Dewan Pusat Projo Nawajita, Mahendo Slamet Haryono pada sambutannya menyampaikan kepada para peserta yang ikut pengolahan daur ulang sampah bahwa andai Morowali ini jadi pusat industri kerajinan daur sampah, itu berti satu nilai tambah. Harapan kita, dari kertas biasa menjadi- barang berharga, tambahnya. Mahendro yakin bersama Projo Nawacita Morowali ini akan menjadi satu kabupaten terdepan dalam pengelolaan sampah. Pada kesempatan ini Mahendro juga menjelaskan apa itu Projo Nawacita adalah satu ormas yang mengawal implementasi kebijikan pemerintah yang garis besarnya Nawacita. Jadi satu kekuatan teman-teman muda yang terbuka berideologi dan seperti yang di gagas oleh presiden yaitu Trisakti dan NKRI, lanjut Ketua Projo Nawacita. Sementara Bupati Morowali, Drs. Anwar Hafid, M.Si dalam sambutan sebelum membuka secara resmi program bimtek adipura dan daur ulang sampah. Beliau mengatakan dari peserta yang hadir ini, lima hingga sepuluh orang saja yang berhasil, maka yakin morowali pasti berkembang samapai 2018 bekerja sama dengan Projo Nawacita ini. Bupati juga menjelaskan bahwa bimtek ini adalah bagian dari adipura walapun masih banyak yang harus kita persiapan karena penilayaan adipura itu tidak seperti kita bayangkan, hanya semata menjaga kebersihan saja. Tetapi banyak hal yang harus di benahi menujuh morowali bebas dari sampah, lanjut Bupati. Dulu sampah diangap tidak bermanfat, akan tetapi sekarang bias memberi kontribusi yang sangat besar dan bernilai ekonomis, jalas Bupati. Diakhir sambutannya Bupati membuka secara resmi bimtek program adipura dan daur sampah. (iksan kominfo).

Statistik Pengunjung
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Total Pengunjung
Sedang Online