Bupati Morowali: Wujudkan Kabupaten Morowali Sebagai Kabupaten Organik Pertama Di Indonesia
Morowalikab.go.id. Pemerintah Kabupaten Morowali Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melaksanakan pelatihan pengembangan budidaya padi organik dan pupuk organik bekerja sa...
Morowalikab.go.id. Pemerintah Kabupaten Morowali Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melaksanakan pelatihan pengembangan budidaya padi organik dan pupuk organik bekerja sama dengan Nusantara Organik Sri Center [NOSC] Suka Bumi Bogor, bertempat di Desa Lembo Makmur, 29/12/2018.
Pelatihan dibuka Bupati Morowali, Drs. Taslim dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Andi Irman, S,STP, MM, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Drs. Emil Ponto, M.Si, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Rustam Sabaliho, ST, MT, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kasdim Mayor Inf. Arfin Ritawibowo dan Camat Bumi Raya dan Camat Wita Ponda, dan seluruh Kepala Desa, Ketua BPD di dua Kecamatan.
Dalam laporannya, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Abd. Mutakin Sonaru, SP mengatakan bahwa kegiatan pengembangan budidaya padi organik dan pupuk organik ini dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap yakni pelatihan dasar dan pelaksanaan penanaman di lahan sawah. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 100 0rang peserta, masing masing 50 orang dari Kecamatan Bumi Raya dan 50 orang dari Kecamatan Wita Ponda. Kegiatan pelatihan ini dilaksakanakan mulai tanggal 29 - 31 Desember 2018, dengan nara sumber atau instruktur dari Tim NOSC - Bogor.
Bupati morowali dalam sambutannya sebelum membuka pelatihan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dalam mewujudkan janji sejahtera bersama pada saat Pilkada. Program strategisnya adalah meningkatkan sarana dan prasarana pertanian dengan memberikan jaminan bagi ketersediaan pupuk bagi petani. Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana pertanian, maka harus ada kesatuan presepsi, sehingga program ini bisa jalan bisa dengan baik dan dapat di dukung oleh masyarakat kita. Mengatasi kelangkaan pupuk dalam musin tanam yang seringkali terjadi, Taslim menegaskan bahwa sudah saatnya petani ikut mengembangkan pupuk organik agar ketergantungkan petani terhadap pupuk non organik dapat dikurangi.
Lanjut Bupati Taslim mengatakan bahwa dengan kerjasama ini petani kita harus betul-betul menyerap ilmu yang diberikan dari orang-orang yang sudah berpengalaman di bidang pertanian, khususnya dalam pengelolaan pupuk organik. Taslim berpesan kepada PPL dan para petani bahwa ada tanggung jawab besar yang diberikan pemerintah kepada kita. Oleh karena itu, dibutuhkan keseriusan dalam mengikuti kegiatan pengembangan budidaya organik ini, sehingga keinginan sejahtera bersama bisa tercapai.
"Petani harus mampu melaksanakan musim tanam yang serempak, dengan bibit unggul dari padi organik, sehingga mendapatkan kualitas yang baik dengan hasil yang maksimal", ujar Taslim. Bupati Tslim juga mengingatkan petani bahwa pelatihan ini merupakan kesempatan yang jarang terjadi, oleh karena itu petani harus dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan baik. Keberhasilan petani dalam mengembangkan padi organik dan pupuk organik akan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan mimpi besar Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, yakni: Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Morowali Yang Sejahtera Bersama dan menjadi kabupaten dengan penggunaan padi organik dan pupuk organik pertama di Indonesia. (Kominfo-IKP, k4r7 & iksan).
Video dibuat Oleh : Iqbal Mirza/Ilham https://youtu.be/4wRvPRxY4Mc