Memuat...
Kemensos: 120.000 Kepala Keluarga di Sulteng Dapat Dana Tunai Rp 600.000  dari April Sampai Juni 2020
Kategori: posts Tanggal: 16 April 2020 Penulis: iqbalmirza Publisher: iqbalmirza 2.067x dibaca

Kemensos: 120.000 Kepala Keluarga di Sulteng Dapat Dana Tunai Rp 600.000 dari April Sampai Juni 2020

Bungku - Morowalikab.go.id - Bupati Morowali Drs. Taslim Didampingi Wakil Bupati Morowali, Dr.H.Najamudin, S.Ag,  S.Pd, M.Pd, Asisten I Pemkab Morowali Drs. Bambang S. Soerojo, M.S...

Bungku - Morowalikab.go.id - Bupati Morowali Drs. Taslim Didampingi Wakil Bupati Morowali, Dr.H.Najamudin, S.Ag,  S.Pd, M.Pd, Asisten I Pemkab Morowali Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, Sekretaris Dinsos Pemkab Morowali,  Mursalim Samuda, dan pimpinan OPD Pemkab Morowali, mengikuti video Converence Bersama Menteri Sosial RI diruang kerjanya bersama Pemerintah Kabupaten / Kota Se Sulteng dan Se Sultra, hari Rabu (15/04/2020).

Dalam Vidcon tersebut, Menteri Sosial menyampaikan melalui  Kementerian Sosial akan memberikan Bantuan Sosial Tunai yang diberikan untuk masyarakat dalam rangka pencegahan Dampak Covid-19.

khusus Provinsi Sulawesi Tengah, Alokasi Bansos Tunai akan diberikan untuk 120.000 Kepala Keluarga (KK) dengan nominal Rp.600.000 / keluarga per bulan, mulai bulan April, Mei dan Juni 2020.

Untuk itu, Menteri Sosial Juliari P. Batubara menghimbau pemerintah daerah agar segera melakukan pendataan penerima bantuan tersebut, agar secepatnya dapat digulirkan kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai dengan data pemerintah daerah.

Lebih lanjut ia mengharapkan agar pemerintah daerah dapat juga menyediakan melalui relokasi anggaran untuk menyediakan Bantuan Sosoal (Bansos) melalui APBD.

Demikian juga melalui Alokasi Dana Desa, Menteri Sosial juga mengharapkan supaya pemerintah desa dapat menyediakan bansos.

Sementara itu, Sekda Prov.Sulteng Dr. H . Moh. Hidayat Lamakarate,M.Si menyampaikan bila pemerintah daerah melakukan pendataan diharapkan agar data yang telah terkirim dan terverifikasi untuk segera diberikan bantuan dari pemerintah pusat.

”berdasarkan pengalaman kemarin kami menangani bencana di Sulawesi Tengah (bencana 28 September 2018), banyak sekali data yang kami kirimkan kemudian tidak mendapat bantuan,”ungkapnya.

Sumber: Oktaviana/Opu

Statistik Pengunjung
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Total Pengunjung
Sedang Online