Bupati Taslim Tutup Kejurprov Catur Di Morowali
PPID – morowalikab.go.id – BUNGKU – Kejuaraan provinsi (KEJURPROV) catur Sulawesi tengah di Kabupaten Morowali yang diselenggarakan di gedung serbaguna matano, ditutup oleh Bupati...
PPID – morowalikab.go.id – BUNGKU – Kejuaraan provinsi (KEJURPROV) catur Sulawesi tengah di Kabupaten Morowali yang diselenggarakan di gedung serbaguna matano, ditutup oleh Bupati Morowali, Drs. Taslim, Senin (25/08/19). Dihadiri oleh Ketua Umum Harian Percasi Sulteng, AKBP H. Ahmar, FN., SH., Ketua Pecasi Kab. Morowali Fadli Rijali.
Mengawali sambutannya, Bupati Morowali, Taslim mengatakan permohonan maaf yang setinggi-tingginya atas ketidakmaksimalnya partisipasi dalam kegiatan Kejurprov catur serta memohon maaf kepada seluruh peserta dan panitia, khususnya kepada Ketua Parcasi Sulteng, karena pada acara pembukaan ia tidak dapat hadir. Taslim berharap agar peserta tidak membawa kekecewaan yang ada, karena bersama dengan Wakil Bupati, H. Najamudin ingin agar Kejurprov berhasil dan sukses dalam penyelenggaraan maupun dalam prestasi. Olehnya, upaya maksimal sudah diupayakan, namun jika masih terdapat kekurangan mohon dimaafkan.
"Saya memohon maaf kepada seluruh peserta, panitia lokal, Pengurus Percasi Sulteng dan secara khusus kepada Ketua Percasi Sulteng, jika pada saat pembukaan Kejurprov, saya tidak hadir karena ada agenda kedinasan lain yang tidak bisa diwakilkan", ujar Taslim.
"Janganlah para peserta kembali dengan membawa kekecewaannya sampai pada daerah masing-masing, sebenarnya saya dan Wakil Bupati sangat ingin agar sukses penyelenggara dan prestasi, sehingga upaya maksimal sudah diupayakan, namun jika saja masih terdapat kekurangan mohon dimaafkan", lanjut Taslim.
Sebagai utang permohonan maaf, Bupati Taslim meminta kesempatan agar ke depannya kembali mengadakan Kejurprov catur kembali dapat dilaksanakan di Kab. Morowali. Nantinya, melalui KONI anggaran dan koordinasi pelaksanaan akan lebih ditingkatkan agar lebih baik dari apa yang dilaksanakan saat ini.
"Melalui KONI, anggaran sudah akan disiapkan, sehingga panitia tidak akan disibukkan lagi dengan proposal yang diedarkan kepada beberapa pihak. Dengan demikian, maka daerah bisa fokus dalam mempersiapkan atlet catur untuk mengikuti lomba tanpa disibukkan lagi dengan upaya mencari dana", tegas Taslim.
Secara khusus kepada pecatur lanjutnya, Bupati Taslim berpesan agar tidak masalah jika tidak meraih juara, kerena dengan kekalahan tersebut anak-anak di Morowali dapat menjadikan kekalahannya sebagai motivasi agar terus berprestasi dalam kejuaraan catur, Ivent tersebut merupakan sebuah wadah dalam menuntun kemampuan/menguji kecerdasan seseorang dan pasti akan menemukan yang terbaik dan ada pula yang harus belajar.
“adik-adik yang kalah jangan berputus asa, Insyah Allah tahun depan kita dapat meraih juara dan bagi anak-anak yang juara harus terus berprestasi agar bisa memawa harum nama Sulawesi Tengah”, pesan Taslim.
Ia juga mengajak seluruh peserta agar mencontoh dari cara/pola kerja pemain catur, tidak banyak bicara namun bekerja terus dan hasil yang di capai juga sangat memuaskan. IKP/ Tiya, Iksan