Home / Ekonomi / Bupati Taslim Harapkan, Perencanaan dan Penganggaran berorientasi pada prioritas pembangunan daerah

Bupati Taslim Harapkan, Perencanaan dan Penganggaran berorientasi pada prioritas pembangunan daerah

Morowaliikab.go.id- Bungku- Bupati Morowali, Drs. Taslim buka musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) dalam penyusunan Rencana Kerja pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Morowali 2021 yang digelar oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Morowali di ruang pola kantor bupati, Kamis (19/03/2020).

Turut hadir Sekretaris Daerah Morowali, H. Jafar Hamid, S.H, MM, Wakil ketua I DPRd Morowali, H.Syarifudin Hafid, SH, Asisten II bidang pembangunan Drs. Syukri Matorang, Kaban P4D Drs. Emil Monto, M.Si, Seluruh Kepala OPD, Para Pejabat Eselon 3 dan 4, serta Camat Se-Kabupaten Morowali.

Dalam sambutannya, Taslim mengatakan bahwa penyelenggaraan forum OPD tahun ini merupakan momen yang sangat strategis bagi kita untuk mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan yang mampu menjawab isu-isu trategis.

Ditambahkannya, Tahun 2021 merupakan tahun ketiga pemerintah Taslim-Najamudin yang mengusung visi yaitu “ terwujudnya masyarakat Morowali yang sejahtera bersama” Oleh karena itu, penyusunan RKPD Tahun 2021 harus lebih cermat dan terintegratif, serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Morowali secara tepat.

Selain itu, Forum OPD merupakan wahana antara pihak-pihak (pemangku kepentngan) untuk mensinergikan progm/kegiatan seusai dengan kewenangannnya dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Adapun prioritas pembangunan Daerah Kabupaten Morowali untuk Tahun 2021 adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas melalui optimalisasi sarana dan prasarana pendidikan serta peningkatan dan pemerataan kualitas guru antar wilayah.
  2. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui optimalisasi sarana dan prasarana kesehatan. Penyediaan tenaga kesehatan yang handal serta penuruanan angka
  3. Mengurangi kesengajangan antar wilayah melalui penguatan infrastruktur pelayanan dasar.
  4. Meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui penguatan ekonomi sektor UMKM, industri mikro dan jasa kecil lainnya.
  5. Meningkatkan ketahanan pangan yang berkualitas dan berdaya saing melalui optimalisasi sarana dan prasarana, produksi dan produktivitas serta pemanfaatan teknolodi tepat guna.

“Berdasarkan prioritas pembangunan tersebut maka forum organisasi perangkat daerah pada tahun ini menetapkan tema sejalan dengan RPJMD tahun ketiga masa pemerintahan kami yaitu “ pengembangan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan SDM, penyediaan sarana produksi, pengelolaan SDA, dan peningkatan infrastruktur menuju morowali sejahtera bersama”. Tuturnya.

Kegiatan ini berlangsung selama 5 (Lima) hari sejak tanggal 19 Maret sampai dengan 27 Maret 2020. Diharapkan kepada semua OPD agar proaktif dan serius mengikuti kegiatan tersebut. Sehingga ada 4 subtansi utama yang dapat di sepakati antara perangkat daerah yakni:

  1. Singkronisasi program/kegiatan prioritas
  2. Singkronisasi indikator dan target kinerja
  3. Kesepakatan pendanaan
  4. Kesepakatan pembagian tugas pelaksanaan program prioritas berdarakan kewenangan.

Dengan ini, Ia berharap kepada rekan-rekan DPRD  untuk mendukung sukses kegiatan ini agar perencanaan dan penganggaran lebih berorientasi pada prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan sehingga diharapkan dapat berdampak pada penuruanan angka kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendorong pertumbuhan indeks pembangunan manusia (IPM), mengurangi kesenangan pembangunan serta dapat meningkatkan indikator pembangunan lainnya.

Mengakhiri sambutannya, saat ini telah terjadi penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang telah dinyatakan sebagai kejadian luar biasa, maka pemerintah daerah menghimbau kepada seluruh masyarakat Morowali agar :

  1. Mengurangi kegiatan yang melibatkan kerumunan massa dalam jumlah besar dalam situasi kritis dan sesnsitif.
  2. Bila tidak ada hal yang mendesak, masyarakat Morowali dihimbau untuk tidak melakukan perjalanan dinas keluar dari Kabupaten Morowali, serta beraktifitas ditempat-tempat umum, seperti taman, pantai, pusat perbelanjaan dan ruang terbuka lain yang menjadi titik berkumpul manusia.
  3. Menjalankan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan tubuh.
  4. Menyampaikan kepada keluarga dan orang disekitar untuk tetap tenang dan tidak paink menghadapi situasi tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Morowali, H.Syarifudin Hafid S.H mengatakan bahwa pihak DPRD sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan munsrenbang tersebut sehingga harapannya Musrenbang ini akan menjadi pedoman/acuan dan mitra yang baik bagai DPRD kedepanya menuju Morowali sejahtera bersama.  (Jurnalis-Octaviana) Opu

About Octaviana Latong

Check Also

Hasil Pemantauan Covid 19 Kabupaten Morowali yang Tersebar di Sembilan Kecamatan dan Puskesmas

Morowalikab.go.id, Bungku  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *