Home / Pemerintahan / Bupati dan Wakil Bupati, Hadiri Halal Bihalal di Desa Umpanga

Bupati dan Wakil Bupati, Hadiri Halal Bihalal di Desa Umpanga

PPID – Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Daerah Morowali melaksanakan kegiatan Halal Bihalal atas selesainya pembangunan Masjid Nurul Iman, Sabtu (15/6/19) di Desa Umpanga, Kec. Bumi Raya. Acara yang dihadiri Bupati Morowali, Drs. Taslim bersama Wakil Bupati, DR. H. Najamudin, M.Pd dan Ketua TP PKK, Ny. Asnoni Taslim digelar bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat di Desa Umpanga. Wakil Bupati Morowali, Selain dihadiri oleh pejabat daerah, acara halal bihalal juga dihadiri tokoh agama dan tokoh masyarakat desa maupun kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Taslim, mengatakan bahwa dengan berdirinya Masjid Nurul Iman merupakan salah satu tujuan pembangunan untuk kebutuhan masyarakat di Desa Umpanga. Tentunya dengan adanya fasilitas ibadah ini, maka masyarakat akan mudah melaksanakan sholat berjamaah di masjid tersebut. Untuk itu, beliau harap kepada masyarakat setempat agar senantiasa menjaga/memperhatikan kebersihan dan keindahan masjid agar terlihat indah dan nyaman.

Beliau juga menambahkan bahwa semua orang pasti memiliki sisi-sisi perbedaan tetapi jika saling menghargai serta mau menerima, maka hal itu akan membawa dampak baik di masa yang akan datang. Melalui kegiatan halal bihal itulah semua masyarakat yang berada di Kab. Morowali khususnya di Desa Umpanga ada saudara-saudara yang berbeda agamanya, beliau menghibau kepada masyarakat setempat agar menjalin silaturahmi demi kokohnya tali persaudaraan, “kita kokohkan persaudaraan kita dengan tali silaturahmi”, ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Najamudin, mengisi hikma halal bihalal dengan menjelaskan mengenai perbedaan doa berjamaah dengan doa sendirian. “Jika berdoa sendiri tentu Allah hanya akan menerima satu orang dan belum tentu yang lainnya diterima, berbeda dengan sholat berjamaah jika orang sholat berjamaah insyah Allah doa dan amalan semua orang akan diterima oleh Allah swt”, jelasnya.

Oleh karena itu, menurut H. Najamudin, bahwa lebih bermakna sholat berjemaah dari pada sholat sendiri. Sholat berjemaah diibaratkan dari sekian banyak yang hadir hanya satu orang yang dekat dengan Allah SWT dan Orang itu tentunya yang akan mengantar amal baik semua orang di hadapan Allah SWT, jika sudah ada yang memimpin doa dalam sholat berjamaah hanya perlu mengikuti agar amalan-amalan yang dikerjakan senantiasa di terima oleh Allah SWT, ” kalau sudah ada imam kita perlu mengikutinya saja, agar semua amalan yang kita kerjakan di terimah oleh Allah SWT”, tutupnya. IKP/ Tiya

About Tiya Lestari

Check Also

Surat Bupati Morowali Nomor: 560/0369/BUP-TND/III/2020 tentang Penegasan Keputusan Pemda Kabupaten Morowali Kepada Pimpinan Perusahaan se- KabupatenMorowali.

Surat Bupati Morowali Nomor 560/0369/BUP-TND/III/2020   tentang Penegasan keputusan Pemda Morowali (klik Disini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *