Home / Pemerintahan / BPBD Morowali Gelar Rakor Kesiagaan Bencana 2020

BPBD Morowali Gelar Rakor Kesiagaan Bencana 2020

Morowalikab.go.id-Bungku- Assisten II Bidang Pembangunan Syukri Matorang  pimpin rapat  koordinasi kesiagaan bencana di Kabupaten Morowali yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali  Tahun 2020, di Ruang Aula Kantor Dinas Kesehatan Komplek Perkantoran Fonuasingko, Selasa (14/1/2020).

Turut hadir juga dalam acara tersebut Staf Ahli Fauziah Ismail SE, Kapolres Morowali, AKBP. Bayu Indra Wiguna, SH, S.IK, M.IK, Dandim 1311 Morowali, Letkol. Inf Raden Yoga Raharja,SE,MM,M.Ipol. Kepala BPBD Kab Morowali Ismail Rasuna, Kepala OPD dan ASN Pemkab Morowali.

Bupati Morowali dalam sambutannya yang diwakili oleh Assisten II Bidang Pembangunan mengatakan, bahwa pemerintah daerah harus cepat dan siap  menindak lanjuti serta mengantisipasi  terkait waspada cuaca  ekstrim. Jangan sampai penanggulannya tidak maksimal ketika terjadi musibah yang membuat masyarakat menderita karena ketidaksiapan kita menghadapi bencana.

“Terkait antisipasi tersebut, agar seluruh aparatur pemerintah daerah bersama TNI/Polri harus siap siaga dalam menghadapi bencana, serta bisa mengalokasikan anggaran yang cukup sesuai kebutuhan di lapangan nantinya ” Bupati Morowali dalam sambutan tertulisnya.

Ditambahkannya,  bahwa  Kabupaten Morowali ini rawan bencana salah satunya yang sering terjadi adalah banjir dan longsor, untuk itu melalui rapat hari ini dapat dibentuknya tim agar bisa maksimal dalam pelaksanaannya.

” Kita diharapkan bahu-membahu, kepada semua OPD sedianya bersama-sama mengantisipasi masalah bencana sebelum terjadi yang musibah yang lebih besar ,” ujarnya.

Sementara itu dalam sambutannya Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguna,SH,SIK,M.IK mengatakan, bahwa bencana alam perlu kita sikapi bersama, serta ke depan perlu di adakan simulasi yang melibatkan semua komponen dengan memberikan  peran kepada masing-masing instansi , sehingga nantinya penanganannya akan lebih maksimal.

” Jangan sampai kejadian di Palu yang penanganannya kurang maksimal, sehingga masyarakat melakukan hal hal yang kurang baik, seperti penjarahan. Dalam hal ini, bencana bukan hanya tanggung jawab BPBD saja,tetapi untuk penanggulangan bencana,Seharusnya seluruh stakeholder juga ikut terlibat.” ungkapnya.

Jurnalis-Octaviana

About Octaviana Latong

Check Also

Bupati Morowali Resmikan Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu

Bungku – morowalikab.go.id – Bupati Morowali, Drs. Taslim, Mengresmikan pengoperasian Pasar Rakyat Desa Pebatae Kecamatan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *